Gita Savitri : "Dakwah Itu Harus Punya Strategi"

By June 20, 2017 0
Gita Savitri Devi Gita Savitri Devi ( Foto : Balqis/Muslimahdaily.com )

Muslimahdaily - Menyebarkan kebaikan dan inspirasi bisa dilakukan siapa saja, walaupun orang tersebut tidaklah bergelar ustadz maupun ustadzah.

Hal ini juga berusaha dilakukan oleh seorang youtuber muslimah inspiratif yang saat ini sedang digandrungi anak muda Gita Savitri Devi. Dalam beragam videonya, ia berusaha untuk menyampaikan pandangannya tentang beragam hal dengan cara yang baik. Salah satu konten video yang menjadi viral ialah tentang "beropini". Bukan hanya itu Gita sapaan akrabnya juga menyuarakan pandangannya tentang keagamaan melalui blog pribadi yang ia tulis.

"Aku ingin menjadi orang yang lebih bermanfaat, karena dulu kan tujuannya apa-apa duniawi," ujar selebgram kelahiran 1992 ini diacara talkshow Muslimahdaily.com(11/06).

Gita juga merasa prihatin melihat keadaan umat beragama di Indonesia saat ini yang saling menyerang satu sama lain terutama di jejaring sosial hanya karena perbedaan pandangan maupun pilihan.

"Sedih, lihat kondisi sekarang, dulu akur - akur saja tuh," curhatnya.

Seharusnya sebagai muslim yang baik menurutnya harus bijak menggunakan jejaraing sosial serta menjaga ucapan agar tidak saling menyakiti.

"Harusnya setiap yang kita ucapkan itu harus dipikirkan, nyakitin teman dan saudara kita atau tidak nih," lanjutnya.

Bagi Gita dalam menyampaikan kebaikan tidak bisa dipaksakan, karena setiap orang memiliki pandangan yang berbeda dan tak perlu mudah menghakimi.

"Lihat deh Rasulullah dulu tuh berdakwah tidak keras. Makanya aku berusaha juga mau ikutin, aku mau ajak yang masih abu-abu soal agama itu dengan berdiskusi, tidak langsung menghakimi apalagi menyerang tapi pelan pelan. Kita harus paham juga dakwah itu harus pakai strategi," tutupnya.

Last modified on Tuesday, 20 June 2017 19:03

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

© 2017 Muslimahdaily.com All Rights Reserved.