Perjuangan Ilhan Omar hingga Menjadi Muslimah Berhijab Pertama yang Menang Pemilu AS

By November 25, 2018 0
Ilustrasi Ilustrasi ( Foto : Newyorker.com )

Muslimahdaily - Musimah berhijab mencatat sejarah pertama di negeri Paman Sam. Ialah Ilhan Omar yang berhasil menjadi muslimah berhijab pertama yang memenangkan pemilu dan menduduki jabatan legislatif di Kongres AS, yakni setara DPR di Indonesia. Mewakili Minnesota, Ilhan merupakan imigran asal Somalia yang tumbuh besar di camp pengungsian.

Berita tentang kemenangan Ilhan menjadi topik hangat dalam beberapa pekan terakhir. Sosoknya dielukan dan menjadi kebangsaan para imigran muslim di Amerika. Pribadinya bahkan menjadi teladan para gadis muslim di negara adidaya tersebut. Namun dibalik kesuksesannya, Ilhan mengalami masa kehidupan yang sulit. Ia melakukan perjuangan yang luar biasa hingga sampai ke titik ini.

Perjuangan Ilhan dimulai sejak ia menghadapi perang di negerinya sendiri. Di usia 8 tahun, Ilhan harus melarikan diri bersama keluarganya dari negara kelahirannya, Somalia. Saat itu terjadi perang saudara di negara Afrika tersebut. Ia mengisahkan kenangannya yang mengerikan saat kabur dari negeri sendiri dan menjadi pengungsi tanpa daya dan harta.

Saat itu waktu telah masuk tengah malam, Ilhan dan keluarganya meninggalkan rumah mereka di Mogadishu. Ilhan mengisahkan bagaimana ia melewati mayat-mayat yang bergelimpangan dan puing-puing bangunan akibat perang. Setelah selamat dari Somalia, ia dan keluarganya menjadi pengungsi di kamp Utango. Bukan sehari dua hari Ilhan tinggal di kamp kumuh itu, melainkan empat tahun lamanya.

Setiap hari, Ilhan bertugas mengumpulkan kayu bakar dan mencari air bersih untuk keluarganya. Bagi pengungsi, sangat sulit untuk melanjutkan sekolah. Untuk tidur saja, mereka harus berbagi tenda dengan pengungsi lain. “Tempat itu terisolasi, layaknya di hutan. Banyak kematian akibat malaria,” kata Ilhan mengisahkan pengalaman hidupnya di Kamp Utango, dilansir The Guardian.

Ketika Camp itu ditutup, Ilhan dan keluarganya mengungsi ke Amerika Serikat. Saat itu usia Ilhan menginjak 12 tahun. Syok budaya pun diterimanya. Ia tak bisa berbahasa Inggris kecuali dua kata saja, yakni “Hello” dan “Shut up”. Perjuangan berat dialami Ilhan dan keluarganya untuk membangun kehidupan baru di Amerika. Namun di negara inilah ia memiliki harapan baru, dapat bersekolah, kuliah, bahkan terjun ke dunia politik.

Pengalaman hidupnya yang pahit sebagai pengungsi kemudian menjadi kekuatan Ilhan untuk maju menjadi calon legislatif. Ia ingin menyuarakan hak pengungsi dan memprotes kebijakan Donald Trump yang menutup Amerika bagi para pengungsi.

Ilhan memang dikenal sebagai sosok yang sangat perhatian dengan isu sosial terkait pengungsi. Wanita yang wajahnya pernah muncul di majalah Times ini berkeinginan agar kemenangannya dapat memberikan harapan bagi warga pengungsi.

“Saya berbicara semua waktu tentang saat usiaku delapan tahun, dan semua anak usia delapan tahun yang tinggal di camp (pengungsian). Saya berharap kemenangan saya memberikan mereka harapan,” kata wanita berusia 35 tahun tersebut kepada Reuters.

Bukan hanya sebagai muslim pertama yang menang pemilu AS, Ilhan pula menjadi warga Somalia-Amerika pertama yang berhasil masuk parlemen gedung putih. Para pengungsi pun begitu bangga pada Ilhan. Mereka bahkan menjulukinya sebagai “Daughter of Dadaab”. Ilhan memang sering kali mengunjungi para pengungsi di Dadaab, yakni camp pengungsi di perbatasan Kenya-Somalia.

“Saya sangat ingin mendengar kisah seperti yang saya alami. Saya akan menggunakannya sebagai inspirasi untuk bertahan. Pelajaran untuk berharap, bermimpi, dan bercita-cita lebih tinggi lagi,” pungkas Ilhan.

Sebagaimana diketahui, gelar muslim pertama yang menjadi anggota kongres disemat oleh Keith Ellison. Pria muslim berdarah Afro-Amerika ini terpilih pada tahun 2006 lalu. Adapun muslimah pertama di Kongres AS baru ditemui pada pemilu tahun ini.

Selain Ilhan Omar, seorang muslimah lain pun terpilih menjadi anggota kongres di masa pemilu yang sama, yakni Rashida Tlaib. Hanya saja, Tlaib yang merupakan keturunan Palestina itu belum mengenakan hijab. Ilhan pun dalam beberapa fotonya nampak hanya menutup kepala. Namun di foto terakhirnya saat memenangkan pemilu, ia mengenakan hijab dengan gaya lebih tertutup.

Last modified on Sunday, 25 November 2018 09:37

Leave a comment

© 2018 Muslimahdaily.com All Rights Reserved. Part Of Genmediautama