4 Cara Meningkatkan Kepercayaan Diri dari Buku Positive Thinking Itu "Dipraktekin"

Buku positive thinking itu di "praktekin" Buku positive thinking itu di "praktekin" (foto:muslimahdaily/suha yumna)

Muslimahdaily - Seringkali kita mendapat saran dari orang sekitar untuk terus berpikir positif di berbagai situasi. Tapi pada akhirnya nasihat itu hanya menjadi angin lalu dan terasa begitu sulit untuk di terapkan, apalagi dalam situasi sulit.

Namun, lewat buku ini penulis memaksa pembacanya untuk terus bisa mempraktikkan positive thinking. Penulis memulainya dengan menjelaskan makna berpikir positif sesungguhnya.

"Positive thinking terletak pada kemauan untuk percaya bahwa segala hal mengarahkan pada makna, atau maksud tertentu yang bersifat positif. Yang perlu dilakukan adalah percaya bahwa sedemikian rumitnya masalah yang dihadapi pasti akan berjalan dengan maksud yang baik."

"Sesungguhnya positive thinking adalah menarik makna dari segala hal atau segala peristiwa yang menimpa. Orang yang mempunyai sikap positif adalah orang yang peka terhadap keadaan. Ia tak akan gegabah menerjemahkan situasi. Selain itu, ia juga tidak menutup mata terhadap apa yang melanda dirinya."

Salah satu cara untuk mempraktekkan positive thinking menurut buku ini adalah dengan menambah rasa percaya diri, berikut 4 cara yang bisa kamu lakukan:

Jadilah orang yang optimis

Percayalah pada diri sendiri. Untuk itu, kamu perlu membangun sikap optimis berdasarkan dirimu sendiri sejauh ini. Orang optimis menghasilkan rasa percaya diri terhadap masa depan, dan ini ditandai oleh harapan besar mereka bahwa segalanya akan berjalan dengan baik sesuai rencana.

Sementara itu, si optimis mampu menghasilkan kepekaan akan hal-hal yang bermasalah, sehingga membuat mereka merasa ragu dan gamang ketika harus melangkah. Hal ini ditandai dengan langkah antisipatif mereka.

Jujurlah pada diri sendiri

Alamiah memang jika kamu menginginkan segalanya berjalan atau berakhir secara sempurna, tetapi menargetkan semuanya pada kesempurnaan justru akan membuat dirimu terbebani.

Oleh karena itu, jika kamu adalah tipe yang suka dengan ide-ide untuk menjadikan semuanya sempurna, terkadang kamu justru harus menantang dirimu sendiri. Benarkah kamu mampu meraihnya? benarkah kamu tidak sedang menghancurkan dirimu sendiri? dan apakah kamu tidak sedang berpura-pura untuk tampil baik?

Jujur pada diri sendiri sangat diperlukan, agar tetap realistis.

Buatlah targetmu sendiri

Jika targetmu dapat diraih dengan sempurna, maka rasa percaya diri akan bertambah. Kamu akan semakin merasakan kepribadianmu menjadi lebih solid. Oleh karena itu, upayakan untuk membuat targetmu sendiri.

Arahkanlah pandangan dan kegiatanmu setinggi-tingginya, dan tetap jaga agar target tersebut kamu letakkan dengan realistis.

Namun begitu, upayakan juga untuk tidak membuat target yang terlalu rendah. Mengapa? mungkin kelihatannya akan lebih mempermudah, namun kenyataannya, kamu justru menjadi kurang terlatih. Hindari juga membandingkan diri dengan orang lain.

Jangan lupa untuk merayakan setiap keberhasilanmu. Dengan begitu, kamu akan lebih menghargai diri sendiri.

Upayakan "Tanpa Gagal"

Bisakah kamu meraih target-target dengan baik? Harus bisa. Dengan melakukan sebaik-baiknya target yang telah kamu buat, kamu akan semakin memiliki citra positif terhadap dirimu sendiri.

Gunakanlah positive thinking untuk membantumu meraih kepercayaan diri. Sampaikan pada dirimu sendiri bahwa kamu sudah memperhitungkan segalanya, dan kamu pasti bisa.

Berkonsentrasilah pada kesuksesan, niscaya kegagalan akan menjadi minimal.

Orang yang percaya diri mereka akan fokus pada pencapaian dan menyampingkan kekecewaan. Untuk meminimalisir kegagalan, bukan berarti setiap saat kamu harus membuat afirmasi positif. Hal itu harus ditambah dengan latihan yang rutin.

Untuk semakin menunjukkan pribadi yang sukses, kamu juga bisa melakukannya dengan bahasa tubuh. Berjalanlah dengan mantap.

Terakhir, jangan lupa untuk terus memperdalam pemahamanmu, karena sejauh ini, inilah yang paling ampuh.

Leave a Comment