Ingin Menikah? Kamu Wajib Baca 3 Buku Karya Fahd Pahdepie Ini

ilustrasi ilustrasi

Muslimahdaily - Dalam Islam, menikah merupakan salah satu sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam. Di dalamnya banyak keberkahan dan kebahagiaan jika kita menjalankannya sesuai dengan syariat Allah. Namun, sebagian orang ada yang merasa takut untuk menikah karena akan banyak penyesuaian di dalamnya.

Keresahan sebelum dan sesudah menikah tentu menjadi topik menarik yang selalu dirasakan oleh laki-laki maupun perempuan. Banyak pertanyaan yang menghampiri, mulai dari permasalah jodoh hingga tanggung jawab yang harus dilakukan satu sama lainnya.

Namun, sahabat muslimah tak perlu khawatir, Muslimahdaily akan memberikan rekomendasi tiga buku karya Fahd Pahdepie untuk bisa dijadikan referensi media pembelajaran untuk mengatasi keresahan sebelum menikah dan kehidupan setelah menikah.

Berikut ketiga buku tersebut:

1. Rumah Tangga

“Berumah dalam cinta, di tangga menuju surga.” Begitulah kalimat yang terdapat pada sampul buku ini. Dari kalimat tersebut, tentu kita sudah tahu secara garis besar bahwa buku ini akan membahas tentang perjalanan rumah tangga si tokoh utama, yaitu Fahd.

Buku ini dikemas layaknya sebuah diary, yang mana Fahd menceritakan perjalanannya untuk menghalalkan istrinya, Rizqa. Mulai dari keresahan-keresahan Fahd sebelum menikah sampai perjalanannya setelah menikah. Tidak hanya bercerita tentang kedua suami istri ini, dalam bukunya, Fahd juga menceritakan tentang kehidupan orang tua dan anak-anaknya, yaitu Kalky, dan Kemi.

Dalam buku Rumah Tangga, Fahd dan Rizqa berhasil membangun cinta yang sederhana namun tetap indah. Tentu saja cobaan selalu mendatangi mereka, namun mereka dapat menyelesaikan permasalahan tersebut dengan cara mereka hingga menemukan arti kebahagiannya sendiri. Ada satu kutipan yang sangat berkesan dari buku ini.

“… dengan sejumlah rasa pengertian dan kesepahaman, engkau bersenang hati menghormatiku sebagai suami dan aku berbahagia menyayangimu sebagai seorang istri.”

Satu kesan kuat yang didapat setelah membaca buku ini adalah "Siapkah kita membangun rumah tangga kita sendiri?"

Buku ini sangat cocok untuk sahabat muslimah yang ingin menikah ataupun yang sedang merasakan keresahan sebelum maupun sesudah menikah.

2. Sehidup Sesurga

Ciri khas dari Fahd Pahdepie adalah, ia dapat membuat orang tertarik untuk membaca bukunya dengan hanya melihat kalimat yang ada pada sampulnya. Kali ini, di bukunya Sehidup Semati, Fahd menuliskan kalimat, “Menikahimu sekali saja, mencintaimu selama-lamanya."

Sama seperti di buku Rumah Tangga, Fahd juga menuliskan keresahan-keresahan sebelum melangkah ke gerbang pelaminan. Ada delapan bagian di buku ini, antara lain:

• Apakah Engkau Sudah Siap Menikah?
• Mengatur Langkah Setelah Menikah
• Membangun Rumah, Menyusun Tangga
• Musuh Dalam Satu Selimut
• Mencicil Surga Dalam Bait-Bait Doa
• Sebab Tidak Ada Pernikahan Yang Sempurna
• Belajar Dewasa Dengan Menjadi Orang Tua
• Menjaga Harta Yang Paling Berharga

Dari buku ini, kita akan menemukan hikmah dari proses pembelajaran seputar pernikahan. Mulai dari membangun cinta, menjaga cinta, serta menjalani peran sebagai orang tua. Buku ini dikemas oleh Fahd dengan cara yang sangat apik, secara islami dan romantis. Sebagai contoh, ia dapat mengaitkan puasa dengan persiapan diri untuk menikah.

Buku ini sangat cocok untuk sahabat muslimah, karena selain bisa belajar tentang pernikahan, kamu juga bisa memperdalam ajaran Islam tanpa merasa digurui.

3. Jodoh

Apabila sahabat muslimah bertanya-tanya apa sebenarnya yang dimaksud dengan jodoh, dalam buku inilah kita akan menemukan jawabannya. Kali ini, Fahd tak hanya menceritakan tentang dirinya. Tokoh utama dalam buku ini adalah Sena dan Keara. Fahd mengemas cerita dalam sebuah novel romantis namun tetap memiliki makna yang dalam.

Bercerita tentang Sena dan Keara yang sama-sama jatuh cinta sejak pertama kali bertemu pada hari pertama mereka masuk sekolah SD. Mungkin kita akan menyebut cinta ini sebagai cinta sementara yang sekedar lewat. Namun, berbeda dengan Sena dan Keara, nyatanya mereka dapat mempertahankan cintanya hingga dewasa

Perjalanan cinta mereka tentu memiliki rintangannya sendiri, mulai dari masalah kecil hingga berat. Mulai dari gelak tawa hingga mampu menitikkan air mata.

Novel ini menceritakan sebuah perjuangan cinta dimana jodoh dapat datang dengan cara yang tak pernah direncanakan dan terduga.

Itulah ketiga buku Fahd Pahdepie yang bisa menjadi referensi pembelajaran sebelum memulai kehidupan baru, menuju pernikahan yang bahagia. Selamat membaca, semoga bermanfaat!

 

Last modified on Jumat, 05 Jun 2020 13:45

Leave a Comment