3 Kisah Mengharukan di Balik Orang-orang yang Ditemui Baim Wong

Baim Wong dan pencari ikan Baim Wong dan pencari ikan (instagram.com/baimwong)

Muslimahdaily - Ramadhan adalah kesempatan untuk melakukan kebaikan sebanyak-banyaknya. Karena akan ada banyak pahala dan keberkahan yang melimpah dari Allah. Kesempatan ini digunakan dengan baik oleh artis yang kali ini juga menjadi Youtuber, Baim Wong.

Ia pergi keluar rumah mencari orang-orang yang kesusahan di tengah wabah virus corona ini. seperti penjual di pinggir jalan, pemulung dan para pejuang keluarga lainnya. Berikut kisah 3 orang yang ditemui Baim dengan tak sengaja dan menginspirasi untuk berbagi sesama:

1. Penjual Tissue

Awal bertemu dengan penjual issue ini sebenarnya sudah sejak tahun 2019. Baim dan kakaknya tak sengaja melihat bapak itu dan berhenti untuk membantunya. Pada Ramadhan kali ini, Baim akhirnya mencoba untuk mecari bapak itu lagi dengan niat untuk mengetahui kabarnya. Dalam vlognya baim bercerita bahwa ternyata ia melalui kakaknya sampai saat ini rutin membayarkan uang bulanan kontrakan si bapak.

Pertemuan kedua kalinya membuat si penjual tissue itu terharu dan bahagia. Walaupun kondisi fisiknya yang saat ini tidak sempurna, bapak penjual tissue enggan untuk meminta-minta demi sesuap nasi. Ia lebih baik bekerja apapun untuk anak dan istrinya di rumah.

2. Pencari Ikan di Sungai Keruh

Pak Misnan namanya, di tengah usahanya berlumuran lumpur untuk mencari ikan, Baim tak sengaja berhenti dan mengajaknya berbincang. Saat itu Baim sedang dalam perjalanan pulang dari Banten bertemu dengan keluarga Sugiri dan Wulan.

Bagaikan mimpi di siang bolong, Pak Misnan mendapatkan banyak uang dari Baim. Ia tak menyangka dan terdiam lemas kemudian menangis. Ia sempat tak mau menerima uang tersebut karena takut dipertanyakan oleh keluarganya darimana uang itu berasal. Namun, Baim mencoba meyakinkan dan berfoto dengannya untuk memberikan bukti pada keluarga.

“ga mungkin Allah suruh saya tiba-tiba berhenti disini kalau bukan karena kamu orang baik,” ujar Baim. Kemudian pak Misnan kembali menangis.

3. Pemulung yang tak memiliki tempat tinggal

Pak Slamet adalah pemulung yang tak sengaja Baim temui di pinggir jalan. Semenjak ada corona ini, untuk mencari uang 15 ribu sehari saja ia sangat kesulitan. Bahkan ia juga tak bisa menjual barang-barang pulungannya untuk saat ini, kalaupun ada dijual dengan harga yang sangat murah.

Baim akhirnya berkunjung ke rumah pak Slamet, yang sebenarnya tak layak dibilang sebagai rumah karena keadaannya sangat menyedihkan. Ia tidur di atas triplek dan kumpulan rongsokan. Ia harus membayar 600 ribu perbulannya. Namun, saat ini ia benar-benar bingung. Kemudian Baim datang dengan membawa bantuan untuknya. Ia terharu dan mencoba untuk menahan air matanya.

Terakhir, Baim selalu mengingatkan orang-orang yang ditemuinya untuk tidak meninggalkan Shalat lima waktu dan mendoakannya serta pengikut channel Baim Paula.

 

Leave a Comment