Kurangi Resiko ISK, Zaskia Mecca Pilih Sunat Anak Kelima Sejak Bayi

Zaskia Adya Mecca dan Bhaj Kama Zaskia Adya Mecca dan Bhaj Kama ( Foto: Instagram/zaskiadyamecca )

Muslimahdaily - Seperti kebanyakan orangtua di Indonesia, mereka lebih memilih untuk menyunatkan anak laki-laki di usia 8-12 tahun. Namun, apa yang dilakukukan oleh artis Zaskia Adya Mecca tentu bukan hal yang biasa.

Pasalnya, ibu 5 anak ini justru memilih menyunatkan anak kelimanya 15 hari setelah lahir. Pada, Sabtu (26/7), melalui video yang diunggah oleh Youtube The Bramantyos, Bia, sapaan akrabnya menjelaskan alasan di keputusannya tersebut.

Zaskia pertama kali mengetahui informasi seputar sunat bayi saat salah satu iparnya bercerita. Adik dari Hanung tersebut memang tinggal di Madinah sejak 11 tahun lalu.

“Adeknya Mas Hanung itu tinggal di Madinah udah hampir 11 tahun, dia cerita setiap bayi laki-laki di Arab itu ketika mereka pulang dari rumah sakit, sudah dalam keadaan disunat,” kisahnya.

Informasi tersebut tentu bertentangan dengan yang biasa dilakukan oleh para orang tua di Indonesia. Karena belum memiliki anak laki-laki, Zaskia masih kurang peka.

“Kayaknya itu budaya (sunat saat usia anak-anak). Saat itu aku belum punya anak laki-laki, aku masih santai. Sampai akhirnya keponakanku sendiri mengalami satu kasus yang bikin kita sedih dan panik luar biasa,” kata Zaskia.

Sang kakak, Tasya Nur Medina ternyata punya pengalaman kurang mengenakan seputar alat reproduksi pria. Keefe, anak Tasya ternyata pernah mengalami fimosis, yakni suatu keadaan saat kulup penis melakat pada kepala penis dan tidak dapat ditarik kembali. Kondisi ini sebenarnya umum dialami baya bayi atau anak-anak yang belum sunat. Walau demikian, momen tersebut sempat membuat keluarga besarnya khawatir dan panik bukan main.

“Harus dioperasi, kalau cowok itu bagian ‘dudu’-nya harus dibersihkan, ternyata kena fimosis,” cerita Tasya pada video yang sama.

Karena takut kejadian yang sama berulang, ditambah dengan pesan dari sang sahabat, Shireen Sungkar, Zaskia dan Hanung memutuskan untuk menyunatkan Kaba, anak laki-laki pertama mereka sejak masih bayi.

Namun, karena pengalaman pertama, baik Zaskia dan Hanung masih ragu dan khawatir. Terlalu lama mengulur waktu, justru membuat Kaba yang saat itu tengah berusia lebih dari enam bulan jadi kurang aman untuk disunat.

“Khawatir kena ISK (Infeksi Saluran Kemih), lahirlah Kaba. Budaya di Indonesia kan tunggu anak gede. Pas udah enam bulan mau disunatin, taunya udah kegedean. Akhirnya Kaba belum sunat, Kenalah ISK,”” tutur wanita berusia 32 tahun tersebut.

“Kalau mau sunatin anak dari bayi, lebih baik pas baru lahir atau sebelum enam bulan,” pesannya.

Setelah belajar dari pengalaman, Zaskia tak mau lagi mengulur waktu. Tepat 3 hari setelah Bhre Kata lahir, ia memutuskan untuk menyunatkan anaknya.

“Bhre Kata lahir 3 hari, aku langsung sunat,” ujarnya.

Sementara di kelahiran kelimanya, Zaskia baru bisa menyunatkan anaknya 15 hari setelah lahir. Hal tersebut lantaran rumah sakit di Jogyakarta, tempat tinggal sementara Zaskia sekeluarga masih awam dengan sunat bayi.

“Di Jogja itu belum common. Akhirnya aku pulang ke Jakarta, 15 hari lahir hal pertama yang aku lakuin adalah sunat,” tutur Zaskia.

Tentu keputusannya ini mengundang banyak respon dari followers-nya. Beragam pertanyaan dan mitos pun dilontarakan. Namun, di video tersebut Zaskia menjawab mitos-mitos tersebut.

“Ada yang bilang katanya kalau sunat lebih dini, nanti perkembangan petumbungan ‘dudu’-nya nggak maksimal, aku udah tanya sama banyak dokter, katanya nggak ada teori itu. ‘Dudu’ itu katanya bawaan dari lahir dia akan sebesar apa,” katanya.

Leave a Comment