Hari Kartini: 7 Film Terbaik tentang Wanita Indonesia

Dian Sastrowardoyo dalam "Kartini" (2017) Dian Sastrowardoyo dalam "Kartini" (2017)

Muslimahdaily - Setiap 21 April, bangsa Indonesia merayakan hari Kartini sebagai momen untuk mengenang pahlawan Indonesia pembela kaum wanita. Tahun ini, film bertajuk Kartini juga rilis di bioskop tanah air sejak Rabu (19/4/2017) dengan bintang utama Dian Sastrowardhoyo, Ayu Shita dan Acha Septriasa.

Sebelumnya, film bertema wanita Indonesia juga sering kali dilahirkan rumah-rumah produksi tanah air. Sebagian besar, film tersebut diangkat dari biografi ataupun kisah nyata. Berikut tujuh film terbaik dari sekian banyak film bertema wanita Indonesia.

7. R.A. Kartini (1982)

Film klasik ini mengisahkan kehidupan RA. Kartini sebagaimana yang sering tertulis dalam buku sejarah. Yakni wanita ningrat yang berusaha melawan kehidupan feodal dan membela kaum wanita. Sebagai film yang diproduksi tahun 80-an, film ini cukup layak diacungi jempol. Apalagi pemeran RA. Kartini merupakan aktris yang sangat pas memerankan sang pahlawan wanita, yakni Jenny Rachman.

6. Merry Riana, Mimpi Sejuta Dolar (2014)

Diangkat dari kisah nyata pebisnis sukses Merry Riana, film ini mampu memotivasi para wanita untuk gigih berusaha sekeras apapun itu. Merry Riana merupakan wanita keturunan Tionghoa yang harus kabur ke Singapura saat kerusuhan 98. Bahkan sejak berangkat dari bandara, Marry dan keluarganya dijarah hingga orang tuanya mengirim Merry seorang diri ke Singapura tanpa bekal apapun kecuali baju yang ia kenakan. Berangkat dari nol, Merry dengan upaya yang sangat gigih, kemudian dikenal sebagai wanita muda yang mampu memiliki kekayaan senilai satu juta dolar. Jika dikurs, maka kekayaannya senilai puluhan miliar rupiah yang diraihnya saat usianya baru 26 tahun.

5. Pasir Berbisik (2001)

Pasir Berbisik sangat spesial karena skenarionya ditulis langsung oleh Nan Triveni Achnas yang biasa melahirkan film dokumenter. Berlatar di Parang Tritis dan Gunung Bromo, film ini berkisah tentang kehidupan seorang ibu dan anak perempuannya yang diperankan brilian oleh Christie Hakim dan Dian Sastro.

4. Eliana, Eliana (2002)

Nama besar sutradara Riri Riza sudah cukup menjadi alasan untuk menonton film ini. Belum lagi aktris yang memeriahkannya yakni Rachel Maryam. Eliana, Eliana berkisah tentang kehidupan seorang wanita bersama ibunya di sebuah kawasan kumuh Jakarta, di mana gedung-gedung tinggi selalu menjadi pemandangan mereka sehari-hari.

3. Berbagi Suami (2006)

Nia Dinata sebagai sutradara “Berbagi Suami” dianggap sangat berani mengangkat isu poligami dalam sebuah film. Ia mengangkat kisah seorang pria yang melakukan praktek poligami dengan amat sangat salah. Alhasil, para istri lah yang menjadi korban hingga sangat menderita. Film ini tak menentang poligami, melainkan menentang para pria yang semena-mena dan memaksakan kehendak untuk berpoligami. Diperankan banyak aktris terkenal, seperti Jajang C. Noer, Rieke Dyah Pitaloka, Shanty dan Dominique, penonton akan dibuat gemas dengan kelakuan pria yang tak tahu diri dan tak sadar materi namun menikahi banyak wanita.

2. Perempuan Punya Cerita (2008)

Film ini terbagi menjadi empat film pendek yang semuanya mengisahkan kehidupan perempuan. Empat film itu yakni Cerita Pulau dengan tema aborsi, Cerita Yogyakarta dengan tema pergaulan bebas ala remaja, Cerita Cibinong tentang perdagangan manusia dan Cerita Jakarta tentang penderita AIDS. Keempat tema yang diangkat merupakan isu yang sering kali kita dengar dan baca dari berita di koran maupun televisi. Namun ternyata isu-isu itu menjadi sangat mengharukan saat menonton dalam bentuk film layar lebar.

1. Tjoet Nyaa’ Dhien (1986)

Film ini sangat fenomenal dan tak akan terlupakan. Sosok pahlawan wanita asal Aceh, Cut Nyak Dien diperankan dengan sangat apik oleh Christie Hakim. Menontonnya, kita akan dibuat takjub dengan sosok ratu Aceh tersebut dalam kegigihannya dan kehebatannya dalam mengusir penjajah. Bahkan keharuan pula tak mampu dibendung ketika memasuki adegan akhir, ketika ia dikhianati, ditangkap Belanda, namun tetap menghunuskan rencongnya meski dalam kondisi yang mengenaskan.

Sumber : Movimagz.com

Leave a Comment