Bagaimana Tradisi Muslim Uighur di Cina Menyambut Idul Fitri?

By June 7, 2019 0
Muslim Uighur di Cina Muslim Uighur di Cina ( Foto : Republika )

Muslimahdaily - Perayaan Lebaran atau Idul Fitri termasuk dalam salah satu hari libur nasional paling penting dalam kalender Islam di Cina. Mayoritas Muslim di Cina akan turun ke jalan dan menyiapkan pesta meriah di sekitar area Masjid. Setiap orang bersiap untuk menikmati kemeriahaan suasana dengan iringan musik, tari - tarian dan jamuan makan selepas matahari terbenam.

Dari sekitar 56 etnis yang ada di Cina, lebih dari 10 di antaranya merupakan mayoritas Muslim. Dua etnis yang paling menonjol adalah Muslim Uighur dan Hui. Etnis Hui tersebar di seluruh daratan Cina, terutama di Ningxia, wilayah otonomi Hui, dan Gansu, Qinghai, serta Yunnan.

Keturunan Saudagar di Jalur Sutra Asia Tengah

Kebanyakan etnis Hui merupakan keturunan dari para saudagar yang dulu bertransaksi di jalur Sutra Asia Tengah. Mereka beragama Muslim yang menjadi bagian dari pasukan Mongolia, Genghis Khan.

Kelompok – kelompok etnis Muslim lainnya, seperti Uighur, Kazakh, dan Tajik, yang berasal dari Turki, juga memiliki kebudayaan dan tradisi yang tidak jauh berbeda dalam merayakan Idul Fitri.

Secara umum orang-orang Uighur lebih ketat dalam menjalankan syariat agama Islam. Ketika berkunjung ke provinsi Xinjiang, akan lebih mudah menjumpai wanita berhijab atau mendengarkan kumandang adzan dari masjid lokal setiap hari.

Perayaan Idul Fitri Muslim Uighur di Cina

Sama seperti Muslim di tempat lain di seluruh dunia, komunitas Muslim Cina pun turut merayakan Idul Fitri.

Sekalipun, baru – baru ini otoritas Cina terus mengawasi pergerakan komunitas etnis Muslim di Cina akibat munculnya isu teroris dan Islamophobia, untungnya perayaan Idul Fitri tidak dibatasi.

Di masjid-masjid seluruh negeri Tirai Bambu, para jamaah berkumpul untuk sholat 5x sehari, serta mendengarkan khutbah Imam membacakan kitab suci Al - Qur'an.

Selepas matahari terbenam, puasa Ramadhan berakhir dan saatnya pesta besar yang diselenggarakan oleh panitia masjid dan warga setempat.

Provinsi Xinjiang dan Ningxia, yang didominasi masyarakat Muslim Uighur, Idul Fitri merupakan hari libur nasional. Baik Muslim atau non- Muslim mendapatkan cuti atau libur kerja dan libur sekolah. Bahkan, jalan tol digratiskan alias tidak dipungut biaya.

Perayaan Idul Fitri di Masjid Id Kah, Kashgar

Sementara itu, pusat perayaan Idul Fitri yang terbesar dari Muslim Uighur berlokasi di Masjid Id Kah, Kashgar. Ribuan Muslim Uighur akan berkumpul dan mendengarkan ceramah serta doa – doa yang dibacakan dalam bahasa Uighur (berbatasan dengan Turki).

Setelah doa selesai, pesta dimulai. Para lelaki akan bermain musik dan menari di jalan – jalan dekat masjid. Momen ini juga turut menjadi ajang wisata bagi para turis dan pelancong untuk menikmati perayaan tradisional Uighur.

Perayaan Idul Fitri lainnya yang terkenal di Tiongkok adalah di Xining, provinsi Qinghai. Di kota ini terdapat sekitar 200.000 Muslim, sebagian merupakan etnis Muslim Hui dan Salar.

Mereka akan berkumpul di Masjid Dongguan untuk mendengarkan ceramah dalam dua bahasa, yaitu bahasa Arab dan Mandarin Cina. Sementara, masjid lain yang juga banyak menjadi perhatian ketika perayaan Idul Fitri di Cina adalah Masjid Niujie, yaitu masjid tertua dan terbesar di Negeri Tiongkok.

Leave a comment

© 2018 Muslimahdaily.com All Rights Reserved. Part Of Genmediautama