Masya Allah, Inilah 4 Masjid yang Dibangun oleh Rasulullah

Ilustrasi Ilustrasi ( Foto : dok.Muslimahdaily.com )

Muslimahdaily - Menjadi tamu Allah di tanah suci, tentunya menjadi impian seluruh umat muslim di dunia. Tak hanya melaksanakan ibadah haji ataupun umrah, ziarah mengunjungi masjid – masjid yang Rasulullah bangun juga menjadi aktifitas yang tak boleh dilewatkan.

1.Masjid Quba

Masjid Quba terkenal sebagai masjid pertama yang dibangun oleh Rasulullah pada tahun 1 Hijriyah. Rasulullah membangun Masjid Quba pada saat beliau sedang singgah di daerah Quba dalam perjalanan hijrahnya. Rasulullah mendapat perintah dari Allah untuk hijrah dari kota Mekkah ke kota Madinah. Quba berjarak sekitar lima kilo meter dari pusat Kota Madinah, dan masjid tersebut dibangun di tanah lapang milik Kultsum bin Hadam untuk menjemur kurma.

Masjid Quba saat ini di sudah mengalami beberapa kali renovasi. Renovasi dan perluasan pertama kali dilakukan oleh khalifah Utsman bin Affan. Saat ini Masjid Quba mampu menampung 20.000 jamaah dan memiliki 19 pintu masuk .
Dalam hadist yang diriwayatkan oleh Tirmidzi, Rasulullah bersabda bahwasannya pahala yang akan didapatkan oleh seorang muslim yang shalat di Masjid Quba sama seperti pahala ibadah umrah.

2.Masjid Nabawi

Saat Rasulullah tiba di Kota Madinah, beliau membangun sebuah masjid sebagai sarana umat muslim untuk berkumpul, belajar, dan beribadah. Awal mulanya tiang masjid dibangun dari pohon kurma, atapanya terbuat dari pelepah dan daun kurma, serta lantainya terbuat dari tanah liat.

Masjid Nabawi dibangun di tanah yang dulunya rumah Rasulullah. Masjid Nabawi terkenal dengan “kubah hijau” yang dulunya juga merupakan tanah bangunan rumah Aisyah ra. Saat ini masjid Nabawi sudah mengalami banyak pembangunan dan perubahan. Masjid Nabawi sendiri merupakan masjid yang wajib dikunjungi oleh umat muslim saat beribadah ke tanah suci.

Banyak keutamaan yang bagi umat muslim yang melakukan ibadah di masjid Nabawi. Dalam hadist Rasulullah yang diriwayatkan oleh Ahmad, pahala yang didapatkan oleh kaum muslimin yang shalat di Masjid Nabawi seribu kali lebih besar daripada shalat di masjid lain kecuali Masjidil Haram.

3.Masjid Qiblatain

( Sumber gambar : muslimobsession.com )

Dinamakan Masjid Qiblatain, karena arah kiblat masjid ini ada dua. Pada mulanya kiblat awal kaum muslim saat shalat menghadap ke arah Masjidil Aqsha, Palestina. Namun, pada saat Rasulullah sedang shalat turun wahyu dari Allah yaitu surat Al-Baqarah ayat 144 yang memerintahkan Rasulullah, untuk merubah kiblat shalat menghadap Masjidil Haram, Makkah. Hal inilah yang menyebabkan dalam masjid ini terdapat dua mihrab yang menghadap ke Masjidil Haram dan Masjidil Aqsha.

Masjid Qiblatain dibangun di atas tanah yang dulunya milik Bani Salamah, karenanya masjid ini dikenal juga sebagai Masjid Bani Salamah. Disebelah Masjid Qiblatain terdapat sumur milik Yahudi yang ditebus oleh Utsman bin Affan seharga 20.000 dirham bagi kesejahteraan umat muslimin.

4.Masjidil Haram

Masjidil Haram dibangun oleh Nabi Ibrahim dan putranya Nabi Ismail atas perintah Allah sebagai pusat umat muslim beribadah. Awal mulanya bangunan Masjidil Haram hanyalah sebuah bagunan kotak persegi panjang. Pada masa Rasulullah bangunan tersebut rusak karena terkena banjir, hingga akhirnya dilakukan renovasi dan pembangunan ulang.

Terdapat kisah unik pada saat pembangunan ulang Masjidil Haram. Para pemuka Qurays merasa merekalah yang paling berhak untuk meletakkan Hajar Aswad. Hingga Rasulullah datang untuk memberikan usulan agar menggunakan kain yang setiap ujungnya dipegang oleh setiap ketua suku, yang akhirnya mereka bersama-sama memindahkan hajar aswad.

Saat ini Masjidil Haram merupakan masjid terbesar di dunia yang mampu menampung hingga dua juta jamaah. Masjidil Haram memiliki 129 pintu masuk bagi para jamaah dan pintu masuk yang paling terkenal adalah Babus Salam.

Masjidil Haram menjadi tujuan utama umat muslim untuk beribadah haji dan umrah. Rasulullah bersabda dalam hadist yang diriwayatkan Ahmad, bahwasannya umat muslim yang melaksanakan sholat di Masjidil Haram pahalanya seratus ribu kali lebih baik dari shalat di masjid manapun.

 

Last modified on Selasa, 16 Juli 2019 17:32

Leave a Comment