Inilah Doa yang Dianjurkan Rasulullah untuk Pelupa

Ilustrasi Ilustrasi

Muslimahdaily - Lupa merupakan suatu hal yang tentu semua orang pernah mengalaminya. Lupa adalah suatu kondisi di mana seseorang akan kehilangan ingatan dalam jangka pendek. Biasanya kondisi ini kerap dikaitkan dengan usia tua, padahal siapa pun bisa menjadi orang yang pelupa.

Melansir dari laman islam.nu.or.id, ada seseorang yang mengeluh kepada Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa salam karena dia adalah orang yang pelupa. Kemudian Baginda Rasulullah mengajarkannya untuk membaca,

اَللَّهُمَّ اجْعَلْ نَفْسِيْ مُطْمَئِنَّةً، تُؤْمِنُ بِلِقَائِكَ، وَتَرْضَى بِقَضَائِكَ

Allâhumma ij’al nafsî muthmainnatan, tu’minu bi liqâika wa tardlâ bi qadlâika

Artinya: “Ya Allah, jadikan jiwa kami menjadi tenang, beriman akan adanya pertemuan dengan-Mu, dan rela atas garis yang Engkau tentukan”.


Untuk menghindari sifat pelupa maka bacalah,

رَبَّنَا لاَ تُؤَاخِذْنَا إِن نَّسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا

Rabbanaa la tua hidznaa innasiina awakhta’naa

Artinya: “Ya Tuhan kami, semoga engkau tidak menghukum kami jika kami lupa atau kami tersalah”. (QS. Al-Baqarah: 286)

Atau dapat pula mengamalkan doa,

عَسَىٰ أَنْ يَهْدِيَنِ رَبِّي لِأَقْرَبَ مِنْ هَٰذَا رَشَدًا

'Asā ay yahdiyani rabbī li`aqraba min hāżā rasyadā

Artinya: “Mudah-mudahan Tuhanku akan memberiku petunjuk kepada yang lebih dekat kebenarannya dari pada ini”.

Syekh Yasin juga mengajarkan doa ketika lupa dalam salat dan melaksanakan sujud Sahwi dengan membaca, 

سُبْحَانَ مَنْ لَا يَنَامُ وَلَا يَسْهُوْ

Subhaana man-laa yanaamu walaa yashuu

Artinya: “Maha Suci Allah yang tidak tidur dan tidak lupa”.

Last modified on Kamis, 26 Desember 2019 13:48