Penuh Haru, Ini Doa Rasulullah untuk Umatnya

ilustrasi ilustrasi

Sudah bukan rahasia lagi bahwa Rasulullah sangat mencintai umatnya. Cintanya tersebut tulus bahkan sebelum beliau sempat melihat satu persatu wajah tiap-tiap umatnya. Semasa hidup beliau juga selalu mendoakan umatnya agar senantiasa dalam lindungan dan diberi keselamatan di akhirat kelak. Saking besar cintanya, di akhir hayat, Rasulullah bahkan masih mengkhawatirkan keselamatan umatnya. 

Melansir dari berbagai sumber, berikut doa Rasulullah untuk umatnya. 

1. Doa yang dipanjatkan setiap shalat

Setiap malam dalam shalatnya, Rasulullah tidak berhenti berdoa kepada Allah Subhanahu wa ta'ala agar memberikan ampunan pembebasan azab untuk umatnya.

Abu Dzar Radhiyallahu 'anhu mengatakan, "Aku mendengar Nabi satu malam dalam shalatnya, beliau membaca dan mengulang-ulang firman Allah di setiap ruku dan sujudnya. Doa Nabi untuk umatnya diabadikan dalam surat Al Maidah ayat 118.

إِن تُعَذِّبْهُمْ فَإِنَّهُمْ عِبَادُكَ ۖ وَإِن تَغْفِرْ لَهُمْ فَإِنَّكَ أَنتَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْحَكِيمُ

In tu'ażżib-hum fa innahum 'ibāduk, wa in tagfir lahum fa innaka antal-'azīzul-ḥakīm

Artinya: "Jika engkau mengazab mereka, sesungguhnya mereka adalah hamba-Mu. Dan jika Engkau mengampuni mereka, sesungguhnya memang Engkau maha pengampun lagi maha bijaksana."

 

 

Abu Dzar kemudian bertanya, "Wahai Rasul, sejak malam tadi engkau mengulang ayat itu di setiap ruku’ dan sujud mu, sampai waktu subuh datang. Ada apa gerangan?"

Rasulullah menjawab, "Aku memohon syafa'at kepada Allah untuk umatku. Dan itu dikabulkan oleh-Nya bagi mereka yang tidak menyekutukan-Nya". (HR Ibn Abi Syaibah dan Ahmad)

2. Doa yang disembunyikan

Selain doa di atas, Rasulullah kerap memanjatkan doa kepada Allah. Isi doanya tersebut sengaja disembunyikan sebagai syafaat untuk umatnya di akhirat kelak.

Dalam hadits shahih riwayat Bukhari, Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu, Rasulullah bersabda,

”Setiap Nabi memiliki doa yang mustajab, yang mereka memanfaatkan itu. Dan aku sembunyikan doa ku itu sebagai syafaat untuk umatku nanti di akhirat.” (HR. Bukhari).

 

Itulah beberapa contoh nyata kecintaan Rasulullah kepada umatnya yang sangat mengharukan. Untuk membalas kebaikan beliau, hendaknya kita memperbanyak shalawat kepadanya. Allahumma shalli wa sallim 'ala Sayyidina Muhammad wa 'ala Aali Sayyidina Muhammad.

Wallahu 'alam.

Leave a Comment