Tips Semangat Ibadah Agar Lebih Maksimal

Ilustrasi Ilustrasi

Muslimahdaily - Di hari-hari pertama Bulan Ramadhan, semangat masih membara bak api yang tak pernah padam. Hari berlalu, api pun makin mengecil pancarannya. Semangat ibadah makin loyo hingga pudar sudah semangat membara di awal bulan. Jika ini terjadi, maka kamu perlu melakukan tips ini agar semangat ibadah lebih maksimal dan tak lekang setiap harinya.

1. Selalu Perbarui Niat

Perbaiki niat agar keikhlasan tetap hadir setiap kali beribadah. Jika niatan ikhlas ini selalu dirasakan, tergambarlah pahala dan sifat merasa diawasi oleh-Nya. Dengannya, semangat untuk beribadah pun akan terus terjaga.

Lalu ketahuilah bahwa amalan dengan niat ikhlas mendapat ganjaran yang sangat besar. Sebagaimana sabda nabi, “Jika salah seorang dari kalian telah memperindah Islamnya, maka setiap kebaikan yang diamalkannya akan dicatat baginya dengan sepuluh kali lipat sampai tujuh ratus lipat. Dan setiap kejelekan yang ia kerjakan akan dicatat baginya satu kejelekan semisalnya.” (HR. Al Bukhari dan Muslim).

2. Mutaba’ah kepada Rasulullah

Yakni menjalankan ibadah sesuai dengan petunjuk nabi, sesuai dengan tata cara yang beliau ajarkan dan contohkan. Inilah yang dimaksud dengan mutaba’ah dan akan meningkatkan semangatmu dalam beribadah.

Mengapa? karena Rasulullah adalah seorang yang berpuasa namun beliau juga berbuka, beliau shalat malam namun juga tidur nyenyak. Tak ada sikap berlebihan dalam diri beliau sehingga dengan mengikutinya, tak ada rasa berat dan tak akan luntur semangat dalam beribadah.

Dengan mutaba’ah pula, ibadah tak akan lagi dilakukan dengan memberatkan diri atau takalluf. Nabiyullah Shallallahu‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya agama ini mudah. Tidak ada orang yang bersikap keras dengannya, kecuali akan terkalahkan.” (HR. Al Bukhari). Karena itu, ikutilah petunjuk nabi agar semangatmu tak terkalahkan rasa lelah dan bosan.

3. Kerjakan Ibadah dengan Kontinyu Meski Sedikit

Amalan yang sedikit namun dikerjakan secara konsisten, lebih utama dari amalan banyak namun tak rutin. Sebagaimana hadits dari Aisyah radhiyallahu anha, Rasulullah bersabda, “Amalan yang paling dicintai Allah adalah yang paling kontinyu dikerjakan, meskipun sedikit.” (HR. Muslim).

Dalam hadits lain, Rasulullah juga bersabda, “Wahai manusia, kerjakanlah amalan yang kalian sanggupi.” (HR. Al Bukhari dan Muslim). Imam An Nawawi menjelaskan hadits tersebut bahwasanya nabi menganjurkan agar beribadah secara terus menerus. Meski hanya sanggup mengerjakan amalan yang sedikit, jika dikerjakan secara rutin maka lebih baik dari pada amalan banyak namun ditinggalkan di tengah jalan. Dengan melanggengkan ibadah, tentu semangat pun akan lebih maksimal.

4. Meragamkan Ibadah

Tips lain agar terus semangat beribadah ialah dengan menghindari satu jenis amalan saja. Ragamkanlah ibadah dan tidak tersibukkan dengan satu jenis saja. Tidak hanya fokus shalat malam, namun juga bertadarus AL Qur’an. Bukan hanya tilawah AL Qur’an, namun juga bersedekah harian.

Ingatlah sabda nabi tentang beragamnya pintu surga. Rasulullah mengabarkan bahwa seseorang akan dipanggil sesuai ibadah yang ia tekuni. Namun kemudian Abu Bakr bertanya, “Apakah ada seseorang yang dipanggil dari seluruh pintu?”

Rasulullah menjawab, “Ya, dan aku berharap engkau termasuk mereka, wahai Abu Bakar.” (HR. Al Bukhari dan Muslim). Masya Allah, betapa bahagianya jika dipanggil di segala penjuru pintu surga, lalu berkumpul bersama Rasulullah dan Abu Bakr.

5. Utamakan yang Wajib

Kadang kala seseorang sangat bersemangat dalam suatu amalan sunnah, namun lalai dalam ibadah wajib. Hal ini tentu sebuah kekeliruan besar. Sebab dengan mengutamakan ibadah wajib, maka akan muncul semangat untuk melakukan ibadah sunnah.

Dalam hadits qudsi, Rasulullah bersabda bahwasanya Allah berfirman, “.. Dan tidaklah ada seorang hamba yang mendekatkan dirinya kepada-Ku, dengan sesuatu yang lebih Aku cintai daripada amalan yang Aku wajibkan kepadanya.” (HR. Al Bukhari).

Diriwayatkan bahwasanya Abu Bakr pernah berwasiat kepada Umar bin Khaththab, “Sesungguhnya Allah tidak akan menerima ibadah sunnah kecuali apabila amalan ibadah yang wajib telah ditunaikan.” (HR. Abu Nu’aim).

6. Pelajari Ilmu Agama

Seseorang yang berilmu, akan makin bersemangat dalam beribadah. Selain itu, ilmu agama juga akan membuat hati lebih terikat dengan Allah yang dengannya makin giatlah diri untuk melakukan suatu amalan.

Hal ini sebagaimana yang dilakukan para shahabat nabi. Ibnu Mas’ud pernah berkata kepada para tabi’in, “Kalian itu lebih banyak puasanya dibandingkan para sahabat Muhammad, tapi mereka tetap lebih baik dari kalian.”

Mereka lalu bertanya, “Mengapa demikian? Apa sebabnya?” Ibnu Mas’ud menjawab, “Mereka (para sahabat) lebih zuhud kepada dunia dan lebih berharap kepada akhirat daripada kalian.” Perasaan zuhud ini lantaran mereka lebih paham perihal agama. Dengannya, muncullah semangat untuk selalu beribadah.

Lakukanlah keenam cara tersebut agar semangat ibadah selalu maksimal. Sifat yang baik juga berpengaruh pada semangat beribadah. Sebut saja sifat sabar, memaafkan, membantu orang lain, qana’ah, zuhud, dan sebagainya.

Selain itu, pahamilah tentang kengerian neraka dan kenikmatan surga dapat menjadi cara menanamkan semangat beribadah kepada-Nya. Jangan lupa pula untuk berkumpul dengan orang-orang saleh yang giat beribadah agar tertular semangat berbuat amal saleh.

Last modified on Kamis, 16 Mei 2019 13:57