Heboh Illuminati, Ketahui Sejarah Simbol Segitiga Mata Satu dan Bahayanya untuk Muslimin

By June 21, 2019 0
Ilustrasi Ilustrasi ( Foto : viva.co.id )

Muslimahdaily - Beberapa waktu terakhir, netizen dihebohkan dengan pernyataan seorang ustadz yang menduga adanya simbol illuminati di Masjid Al Safar rancangan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Meski kedua belah pihak sudah menjelaskan dan mengakhiri kontroversi tersebut, warganet masih bertanya-tanya tentangnya. Apa makna simbol segi tiga mata satu, benarkah itu illuminati, lalu apa bahayanya bagi umat Islam?

Makna Simbol Mata Satu

Terdapat berbagai tanggapan yang memaknai simbol segi tiga dengan mata satu di tengahnya. Ada yang memaknai simbol dajjal, yang lain mengatakan simbol illuminati, ada pula pendapat bahwasanya itu adalah simbol zionis Yahudi ataupun freemasonry.

Simbol ini sering kali ditemui pada arsitektur ataupun logo tertentu di negeri Barat. Bahkan di Amerika Serikat, simbol tersebut ada ada di lambang negara bagian belakang dan di lembar mata uang kertas satu dolar.

Di Indonesia, simbol mata satu selalu mengarah pada sesuatu yang menakutkan hingga tak sedikit warga yang menduga-duga setiap gambar segi tiga mengarah padanya. Entah motif pada furniture, asesoris, pakaian, logo, arsitektur, lambang, dan sebagainya, dianggap sebagai simbol illuminati, simbol dajjal, dan sebagainya.

Simbol Mata Satu bukan Dajjal

Tidak dijumpai dalil dari Al Qur’an ataupun Al Hadits yang menyatakan bahwasanya Dajjal memiliki simbol segi tiga mata satu. Fisik Dajjal memang bermata satu, namun bukan berarti ia memiliki simbol sebagaimana yang menjadi dugaan banyak orang. Rasulullah hanyalah menyebut ciri Dajjal dan tidak menyebutkan simbolnya.

Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sesungguhnya Allah tidak buta sebelah. Ingatlah bahwa Al Masih Ad Dajjal buta sebelah kanan, seakan matanya seperti buah anggur yang menjorok.” (HR. Al Bukhari dan Muslim).

Jika tidak ada dalil tentang simbol Dajjal, maka seorang muslim hendaknya tidak mengada-adakannya ataupun menyamakannya dengan simbol lain. Mengingat Dajjal termasuk perkara ghaib yang hanya perlu diyakini berdasarkan dalil dan hanya Allah lah yang mengetahui perkara ghaib secara rinci. Rabb Ta’ala berfirman,

“Katakanlah, ‘Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib kecuali Allah,’ dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan.” (QS. An Naml: 65).

Sejarah Simbol Segitiga Mata Satu

Simbol tersebut dikenal sebagai all-seeing eye atau eye of providence, yakni sebuah simbol mata yang dikelilingi cahaya dan biasanya berupa segitiga. Ternyata, simbol ini telah dikenal sejak masa kuno. Dalam mitologi Mesir, simbol ini dikenal sebagai Mata Horus. Lalu dalam sejarah agama Buddha, simbol ini juga dikenal dalam kitab suci agama tersebut.

Pun dalam agama Hindu yang mengaitkan simbol itu dengan dewa. Adapun di negeri Barat pada masa Renaisans, simbol mata satu dengan segi tiga digunakan sebagai lambang trinitas, paham Kristiani.

Di masa modern, AS menjadi negara yang memopulerkan lambang tersebut. Negeri Paman Sam menggunakannya di bagian belakang lambang negara pada tahun 1776. Lambang mata segi tiga tersebut dimaknai sebagai kejayaan.
Munculnya teori konspirasi kemudian meyakini bahwasanya lambang tersebut berkaitan dengan Freemasonry atau Freemason. Lambang all-seeing eye memang menjadi bagian dari ikon organisasi illuminati tersebut, sejak tahun 1797.

Illuminati atau Freemasonry?

Sejarah historis, Illuminati merupakan sebuah gerakan di Ingolstadt, Bavaria (sekarang Jerman) yang menyuarakan kebebasan atau paham sekuler. Gerakan ini sangat mirip dengan Freemasonry, bahkan ada yang menyebut Illuminati meniru pergerakan Freemason.

Di era modern, illuminati kemudian memiliki makna yang luas dan bukan sekedar merujuk pada Illuminati Bavaria. Setiap gerakan ataupun organisasi yang mendalangi sebuah peristiwa besar di dunia, maka disebut Illuminati. Apapun nama organisasi konspirasi tersebut,di manapun lokasinya, maka disebut illuminati.

Karena itulah Freemasonry kemudian sering kali disebut illuminati. Pasalnya, Freemason diyakini menjadi dalang dibalik peristiwa besar dunia. Sebut saja revolusi Perancis dan konspirasi pembunuhan Presiden AS, John F. Kennedy.

Termasuk konspirasi mereka yakni kemunculan zionis Yahudi yang memporak porandakan Palestina kemudian mendirikan negara Israel.

Bahaya Illuminati bagi Umat Islam

Meski banyak dibantah oleh dunia Barat, Freemasonry sejatinya otak dibalik pendirian negara Israel. Organisasi yang sebagian besar beranggotakan Yahudi itu merupakan cikal bakal munculnya zionis, yakni gerakan para penganut Yahudi untuk kembali ke “Tanah yang dijanjikan” (yakni Palestina) dan mendukung berdirinya negara Israel.

Dalam teori konspirasi, sebagian besar anggota Freemasonry illuminati merupakan para “pembesar” dunia dari kalangan Yahudi. Mereka merupakan politikus yang mengatur negara, juga pengusaha raksasa yang mengendalikan ekonomi dunia. Kekuatan mereka sangat besar, bahkan menguasai negara adidaya, Amerika Serikat. Mereka lah penguasa bank AS dan mengendalikan US Dolar yang digunakan secara luas di seluruh dunia.

Maka sangat mudah bagi mereka untuk mengendalikan dunia agar mendukung pendirian negara Israel. Mereka memunculkan paham zionisme yang kemudian dengan semen-mena melakukan eksodus ke Palestina. Perang Palestina-Israel yang tak berujung hingga kini, dan entah sampai kapan, merupakan hasil kinerja mereka; illuminati Freemasonry.

Selain menghancurkan Palestina, mereka juga berkonspirasi untuk menghancurkan agama Samawi, kecuali Yahudi. Tak pelak incaran mereka adalah Nasrani dan Muslimin dengan merusak akhlak para pemudanya. Melalui pop culture, misi merusak moral pun digalakkan.

Mengincar Pemuda Muslim

Dalam sebuah fatwa ulama besar Syekh Dr. Nashir bin Abdil Karim Al ‘Aql, disebutkan bahwasanya illuminati Freemason sangat berbahaya bagi umat, terutama dalam merusak akhlak umat. Dilansir ar.islamway.net yang diterjemahkan muslim.or.id, syaikh berfatwa,

“Freemason adalah organisasi underground orang Yahudi. Organisasi ini memiliki peranan penting terhadap banyak peristiwa tragis di dunia secara keseluruhan, dan juga dunia Islam secara khusus. Mereka menggunakan berbagai macam cara untuk mewujudkan misi-misi mereka. Di antaranya dengan merusak kaum muda dan menebarkan moral bobrok di antara mereka.

Juga menjadikan ambisi para pemuda berupa syahwat dan kesenangan, sehingga kontrol terhadap kaum muda ada di tangan orang Yahudi, dan akhirnya mereka bisa mengarahkan kaum muda sesuai keinginan mereka.

Mereka pula senantiasa mengendalikan media agar dapat diarahkan untuk melayani tujuan-tujuan mereka sebagaimana mereka juga berusaha mengendalikan ekonomi internasional. Oleh karena itu, Anda dapati bahwa orang-orang terkaya di dunia dan para pemilik perusahaan-perusahaan raksasa itu berasal dari kaum Yahudi.

Mereka telah menghancurkan perekonomian banyak negara dan menyebabkan ditutupnya banyak perusahaan dengan cara mereka yang licik dan culas, sebagaimana yang terjadi di Indonesia dan negara lainnya.”

Dilansir Republika, Ustadz Bachtiar Nasir juga memperingatkan adanya bahaya illuminati bagi umat ini. Muslimin, terutama kaum muda, hendaknya waspada akan bahaya tersebut.

“Umat Islam harus menyadari bahaya menjadikan artis dan penyanyi Hollywood sebagai idola dan role model dalam perilaku, fashion, dan gaya hidup, karena kebanyakan mereka membawa dan menyisipkan ajaran serta gaya hidup yang diinginkan oleh kaum Zionis bagi masyarakat dunia sehingga bisa mereka kuasai.

Mereka kerap menggunakan selebritas untuk memengaruhi masyarakat dunia dengan musik, aksi panggung, dan gaya hidupnya yang mengumbar seks dan pornografi serta gaya hidup bebas nilai dan agama. Kalau umat Islam tidak waspada tentu akan sangat berbahaya terhadap generasi muda kita, yang sekarang ini kita lihat sudah begitu jauh dari ajaran Islam.”

Demikianlah penjelasan tentang simbol illuminati, atau freemasonry, atau segitiga mata satu. Dibalik simbol tersebut, muslimin hendaknya mengambil pelajaran akan bahaya konspirasi organisasi pengguna simbol tersebut.

Yang perlu kita lakukan bukanlah mencari-cari gambar yang mirip dengan simbol tersebut, melainkan waspada dan menolak setiap hal yang dapat merusak akhlak dan moral. Hal-hal tersebut, bisa jadi sangat erat dengan kehidupan kita, dan tanpa sadar, kita lihat dan dengar setiap hari setiap waktu. Hanya kepada Allah kita memohon perlindungan dan keselamatan. Wallahu a’lam.

Sumber: The Telegraph, The Guardian, The History Channel, detik.com republika.co.id, kumparan.com, hidayatullah.com, eramuslim.com. Sumber dalil & fatwa: muslim.or.id, rumaysho.com.

Last modified on Friday, 21 June 2019 20:31

Leave a comment

© 2018 Muslimahdaily.com All Rights Reserved. Part Of Genmediautama