Baca Dzikir Ini Agar Tak Dirasuki Jin dan Syaitan

Ilustrasi Ilustrasi ( Foto : Nu.or.id )

Muslimahdaily - Salah satu kejahatan jin dan syaithan kepada manusia ialah dengan merasukinya. Mereka dengan jahatnya mengguncang tubuh dan jiwa manusia, menghempaskannya, bahkan membuatnya menjadi gila. Beruntunglah seorang muslim dapat membentengi diri dengan dzikir agar tak dirasuki jin dan syaitan ar rajiim.

Kerasukan dalam Pandangan Syariat

Peristiwa kerasukan memang benar adanya, bahkan dikabarkan dalam Al Qur’an dan hadits. Kitabullah menyebut kerasukan setan sebagai ungkapan untuk mereka yang memakan riba. Allah berfirman, “Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kerasukan setan lantaran (tekanan) penyakit gila.” (QS. Al-Baqarah : 275).

Adapun dalam hadits, Rasulullah pernah meruqyah seorang anak yang kerasukan jin. Dari Ya’la bin Murrah Radhiyallahu ‘anhu, ia mengisahkan,”Seorang ibu datang kepada Rasulullah dengan membawa anaknya yang kerasukan jin. Maka beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (kepada jin yang berada dalam tubuh anak itu),

‘Keluarlah, wahai musuh Allah. Aku adalah Rasulullah.’ Lalu, anak itu sembuh dan ibunya menghadiahkan untuk Nabi dua ekor domba, keju, dan minyak samin. Rasulullah mengambil keju dan samin serta seekor domba, dan mengembalikan seekor domba lainnya kepadanya.” (HR. Imam Ahmad).

Ibnul Qayyim dalam kitbnya, Zaadul Ma’ad menuturkan bahwasanya penyakit gila dibagi menjadi dua macam; gila karena ruh jahat yang ada di bumi, dan gila karena stres. Adapun gila jenis pertama, maka tidak ada resep kedokteran yang dapat menyembuhkannya. Penyembuhan gila akibat ruh jahat adalah dengan doa, bacaan, dan nasihat.

Dzikir untuk Perisai

Rasulullah sudah mengajarkan umatnya bagaimana cara melindungi diri dari gangguan makhluk api. Dzikir adalah cara yang ampuh untuk mengusir segala gangguan mereka. Berikut bacaan dzikir untuk membentengi diri agar tak dirasuki jin dan syaitan.

1. Dzikir Rutin

Membaca ayat Kursi dan Mu’awwidzatain, yakni Surah An Naas dan Al Falaq, serta surah Al Ikhlas, adalah benteng yang kokoh untuk menolak segala gangguan jin dan syaitan. Rutinlah membaca ayat-ayat tersebut setiap harinya, setiap seusai shalat, dan sebelum tidur.

Selain itu, baca pula dua ayat terakhir surah Al Baqarah,serta dzikir pagi dan petang sebagai perisai agar tak dirasuki para makhluk jahat. Bacalah dzikir pagi seusai shalat shubuh sebelum matahari terbit, dan bacalah dzikir petang selepas Ashar sebelu matahari tenggelam. Hanya 15-30 menit untuk membacanya, namun Allah akan melindungimu sepanjang hari dengannya, insya Allah.

2. Dzikir Saat Singgah di Suatu Tempat

Ketika bepergian, dan singgah di suatu tempat, terkadang manusia tak menyadari ada jin yang tinggal di sana. Oleh karena itu, berlindunglah kepada Allah agar tak diganggu dan tak dirasuki oleh jin dan setan yang usil.

Dari Khaulah binti Hakim radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah bersabda, “Barang siapa yang singgah di sebuah tempat dan dia membaca a’udzubikalimaatillahi-ttaammaati min syarri mas kholaq (aku berlindung dengan firman-firman Allah yang sempurna dari keburukan apapun yang telah Allah ciptakan), maka tiada satu pun dapat mencelakakannya hingga dia meninggalkan tempat tersebut.” (HR. Muslim)

Dalam riwayat lain, Rasulullah bersabda dengan perintah, “Jika salah seorang di antara kalian singgah di sebuah tempat hendaklah ia membaca, a’udzubikalimaatillahi-ttaammaati min syarri mas kholaq (aku berlindung dengan firman-firman Allah yang sempurna dari keburukan apapun yang telah Allah ciptakan)!” (HR. Muslim)

3. Doa Sehari-hari

Dalam doa sehari-hari juga dijumpai permohonan kepada Allah agar dilindungi dari setan. Bacaan tersebut membentengi manusia agar tak dirasuki si makhluk ghaib. Salah satunya yakni doa memasuki kamar mandi yang diajarkan nabi,

“Allahumma inni a’uzubika min-al-khubutsi wa-l-khobaaits (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari setan laki-laki dan setan perempuan.” (HR. Muslim).

Jangan lupa untuk selalu membaca doa tersebut sebelum masuk ke toilet atau kamar mandi. Pun doa sehari-hari yang lain seperti doa masuk rumah dan keluar rumah, doa sebelum dan sesudah makan, doa hendak dan bangun tidur, dan sebagainya.

4. Doa Mengusir Setan

Rabb Ta’ala berfirman, “Dan jika setan mengganggumu dengan suatu gangguan,maka mohonlah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha mendengar lagi Maha mengetahui.” (QS. Fushshilat: 36).

Berikut ini diantara doa perlindungan untuk mengusir setan. “Dan katakanlah: Rabbi a’udzubika min hamazaati-sy-syayaathiin, wa a’udzubika rabi an yahdhuruuni (wahai Rabb, aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan godaan setan. Dan aku berlindung (pula) kepada Engkau Ya Rabb, dari kedatangan mereka kepadaku).” (QS. Al Mukminun: 97-98).

Doa lain datang dari hadits nabi. “Aku berlindung dengan firman-firman Allah yang sempurna, yang tidak bisa ditembus oleh para hamba yang shalih apalagi yang fasik, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan yang turun dari langit atau yang naik ke atas langit, serta dari segala kejahatan makhluk di bumi. Juga dari kejahatan yang keluar dari perut bumi, dari kondisi buruk kekacauan di siang dan malam, serta dari kejahatan tamu di tengah malam, kecuali yang bermaksud baik, wahai Ar-Rahman.” (HR. Ahmad).

5. Dzikir untuk Anak

Jin dan setan yang jahat tak pandang bulu dalam mengganggu. Mereka tak segan merasuki tubuh anak kecil yang notabene belum bisa membaca dzikir sendiri. Untuk melindungi anak-anak, orang tua bisa membacakan sebuah dzikir yang dibaca Rasulullah kepada cucu beliau, Hasan dan Husain.

‘Audzubikalimaatillahi-ttammah, min kulli-syaithaani wa hammah, wa min kulli amin laammah. (Aku memohon perlindungan kepada Allah dengan firman-firman Allah yang sempurna, dari gangguan setan dan binatang, serta dari bahaya sihir ‘ain yang tajam. (HR. Al Bukhari).

Selain membentengi diri dengan dzikir dan doa, seorang muslim hendaknya meninggalkan perbuatan dosa dan maksiat. Segeralah bertaubat jika melakukan kesalahan dan berjanji untuk tak mengulanginya. Inilah cara ampuh agar tak dirasuki jin dan syaithan, biidznillah.

Last modified on Kamis, 29 Agustus 2019 15:11

Leave a Comment