Mahsyar, Tempat Berkumpulnya Manusia Setelah Kematian

By February 15, 2020 0
Ilustrasi Ilustrasi

Muslimahdaily - Akan tiba masa ketika manusia yang pertama kali Allah hidupkan hingga manusia terakhir yang Allah matikan, akan dibangkitkan kembali untuk mempertanggungjawabkan tiap perbuatannya semasa hidup.

Padang Mahsyar, itulah padang lapang tempat dimana setiap mahluk akan berkumpul ketika hari kebangkitan kelak.

Rasulullah menjelaskan, bahwa Padang Mahsyar adalah tanah lapang yang sangat luas dan tidak satu makhluk pun pernah menempatinya. Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam bersabda:

“Pada hari kiamat, manusia dikumpulkan di atas tanah yang rata seperti roti putih yang bundar dan pipih, tidak ada tanda untuk seorang pun.” (HR. Muslim).

MANUSIA PERTAMA YANG DIBANGKITKAN

Manusia pertama yang Allah bangkitkan kelak adalah sang penghulu anbiya, Nabi Muhammad Shallallahu'alaihi wa sallam.

“Aku adalah penghulu dari seluruh anak adam di hari kiamat. Aku orang pertama yang dibelah kuburnya.” (HR. Muslim).

DIDAMPINGI DUA MALAIKAT

Lalu setiap manusia akan didampingi dua malaikat yang bertugas untuk menggiring dan menjadi saksi atas segala perbuatannya di dunia.

Allah berfirman, “Setiap orang akan datang bersama (malaikat) penggiring dan (malaikat) saksi." (QS. Qaf: 21).

KONDISI PADANG MAHSYAR

Tangisan histeris orang kafir

Di Padang Mahsyar, manusia akan mengalami kondisi yang sangat mencekam dan mengerikan. Setiap insan merasakan ketakutan luar biasa, orang-orang kafir akan menangis histeris menyesal karena keingkarannya kepada Allah.

“Dan seandainya kamu melihat ketika mereka dihadapkan kepada Tuhannya (tentulah kamu melihat peristiwa yang mengharukan). Allah berfirman, “Bukankah (kebangkitan) ini benar?” Mereka menjawab, “Sungguh benar, demi Tuhan kami.” Allah berfirman, “Karena itu rasakanlah adzab ini, disebabkan kamu mengingkari(nya).” (QS. Al-An’am: 30).

Matahari tepat di atas kepala

Allah akan mendekatkan matahari hingga panasnya serasa tepat diatas kepala manusia, dalam sebuah hadits Rasulullah bersabda,

“Pada hari kiamat, matahari didekatkan jaraknya terhadap makhluk, hingga tinggal sejauh satu mil.” (HR. Muslim).

Bila dikonveriskan 1 mil sama dengan 1,6 km atau 1600 m. Saat ini jarak matahari dengan bumi adalah 96 juta kilo meter, namun teriknya sangat menyengat. Tentunya panas matahari di padang Mahsyar kelak, dengan jarak 1,6 km akan sangat menyiksa.

Tenggelam dalam keringat sendiri

Teriknya matahari membut keringat manusia bercucuran membanjiri Padang Mahsyar, setiap orang tenggelam dengan keringatnya sendiri, ada yang setinggi mata kaki, lutut, pinggang, mulut hingga melebihi kepala. Kondisi mengerikan tersebut akan berbeda sesuai dengan amal seseorang samasa hidup.

Hal ini ditegaskan oleh Rasulullah dalam sebuah hadits.

"Pada hari kiamat nanti, manusia akan mengeluarkan keringat hingga mengalir terus di Padang Mahsyar. Keringat tersebut mencapai 70 hasta dan mengekang (membenamkan) mereka, hingga mencapai telinga mereka." (HR. Bukhari dan Muslim).

Masya Allah sungguh mengerikan keadaan di Padang Mahsyar, semoga Allah memberikan rahmat dan maghfirah-Nya, agar kita termasuk kedalam golongan orang - orang yang selamat dari segala azab baik di dunia maupun akhirat kelak. Wallahua’lam.

Last modified on Saturday, 15 February 2020 19:10

Leave a comment

© 2019 Muslimahdaily.com All Rights Reserved. Part Of Genmediautama