Masya Allah, Rahasia Sholat Dhuha yang Sangat Berharga

Muslimahdaily - Sholat Dhuha merupakan salah satu shalat sunnah yang memiliki beragam keutamaan, bahkan Rasulullah Shallallahu `alaihi Wa Sallam mewasiatkannya kepada umat muslim dalam sebuah hadits :

“Kekasihku (Rasulullah) memberikan pesan (wasiat) kepadaku dengan tiga hal yang tidak pernah aku tinggalkan hingga aku meninggal nanti. Yaitu puasa tiga hari setiap bulan, shalat Dhuha, dan tidur dalam keadaan sudah mengerjakan shalat witir’.”

(HR. Bukhari)

Shalat dhuha terkenal juga shalat untuk meminta rezeki pada Allah. Adapun waktu untuk mengerjakan shalat dhuha dikerjakan sejak matahari mulai terangkat naik kira-kira sepenggelah dan berakhir hingga sedikit menjelang masuknya waktu zhuhur. Selain itu menurut Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin berkata, “Awal waktu shalat dhuha adalah ketika matahari meninggi setinggi tombak ketika dilihat yaitu 15 menit setelah matahari terbit. Banyak berpendapat tepatnya jika waktu Indonesia di pagi hari tepatnya sekitar jam tujuh- jam delapan pagi hingga sebelum masuk waktu shalat wajib dzuhur.

Berikut ini beberapa keutaman luar biasa sholat dhuha :

1. Menggantikan sedekah dengan 360 persendian pada tubuh

Pada pagi hari diharuskan bagi seluruh persendian di antara kalian untuk bersedekah. Setiap bacaan tasbih (subhanallah) bisa sebagai sedekah, setiap bacaan tahmid (alhamdulillah) bisa sebagai sedekah, setiap bacaan tahlil (laa ilaha illallah) bisa sebagai sedekah, dan setiap bacaan takbir (Allahu akbar) juga bisa sebagai sedekah. Begitu pula amar ma’ruf (mengajak kepada ketaatan) dan nahi mungkar (melarang dari kemungkaran) adalah sedekah. Ini semua bisa dicukupi (diganti) dengan melaksanakan shalat Dhuha sebanyak 2 raka’at” (HR. Muslim)

2. Diampuni segala dosa-dosanya

“Barangsiapa yang selalu mengerjakan shalat Dhuha niscaya akan diampuni dosa-dosanya walaupun sebanyak buih di lautan.” (HR. Turmudzi)

3. Golongan orang yang bertaubat

“Tidaklah seseorang selalu mengerjakan shalat Dhuha kecuali ia telah tergolong sebagai orang yang bertaubat.” (HR. Hakim)

4. Dicatat sebagai ahli ibadah dan taat kepada Allah

“Barangsiapa yang shalat Dhuha dua rakaat, maka dia tidak ditulis sebagai orang yang lalai. Barangsiapa yang mengerjakannya sebanyak empat rakaat, maka dia ditulis sebagai orang yang ahli ibadah. Barangsiapa yang mengerjakannya enam rakaat, maka dia diselamatkan di hari itu. Barangsiapa mengerjakannya delapan rakaat, maka Allah tulis dia sebagai orang yang taat. Dan barangsiapa yang mengerjakannya dua belas rakaat, maka Allah akan membangun sebuah rumah di surga untuknya.” (HR. At-Thabrani)

5. Masuk surga lewat pintu khusus yaitu pintu dhuha

“Sesungguhnya di dalam surga terdapat sebuah pintu bernama pintu Dhuha. Apabila Kiamat telah tiba maka akan ada suara yang berseru, ‘Di manakah orang-orang yang semasa hidup di dunia selalu mengerjakan shalat Dhuha? Ini adalah pintu buat kalian. Masuklah dengan rahmat Allah Subhanahu Wata’ala.” (HR. At-Thabrani)

6. Allah mencukupkan rezekinya sepanjang hari

“Wahai anak Adam, janganlah kamu merasa lemah (kehilangan kesempatan) untuk beribadah kepada-Ku dengan cara mengerjakan shalat empat rakaat di awal waktu siangmu, niscaya akan Aku cukupkan untukmu di akhir harimu’.” (HR. Abu Dawud)

7. Mendapat pahala berupa pahala orang haji dan umrah

Barangsiapa shalat subuh dengan berjamaah, kemudian duduk berdizkir kepada Allah sampai matahari terbit, lalu shalat dua rakaat, dia mendapat pahala seperti haji dan umrah yang sempurna, sempurna, sempurna.” (HR. Turmudzi)

8. Shalat Dhuha merupakan Ghanimah (keuntungan) paling banyak

“Barangsiapa berwudhu kemudian pergi pada waktu pagi ke masjid untuk melaksanakan shalat dhuha, maka hal itu adalah peperangan yang paling dekat, ghanimah yang paling banyak, dan kembalinya lebih cepat” (HR. Tirmidzi)

Last modified on Senin, 11 Januari 2016 12:22