Muslimah Wajib Tahu! Berikut 6 Perawatan Tubuh yang Disunnahkan

ilustrasi ilustrasi

Muslimahdaily - Wanita merupakan salah satu makhluk Allah yang diciptakan dengan banyak kemuliaan. Bahkan dalam beberapa hadist, Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam menganjurkan para lelaki untuk memuliakan wanita, sebagaimana hadist berikut,

“Aku wasiatkan kepada kalian untuk berbuat baik kepada para wanita.” (HR Muslim)

“Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap istrinya, dan aku adalah yang paling baik terhadap istriku.” (HR Tirmidzi)

Salah satu bentuk kemuliaan yang Islam berikan kepada wanita adalah dengan adanya 6 sunnah yang bisa dilakukan oleh para wanita sebagaimana dijelaskan oleh Akram Ridha dalam buku Kecantikan Surgawi berikut:

1. Memangkas Bulu atau Rambut

Salah satu fitrah yang disunnahkan Rasulullah bagi wanita adalah memangkas bulu atau rambut. Sebagaimana hadist dari Anas bin Malik, Rasulullah bersabda,

"Telah ditentukan batas waktu bagi kita untuk mencukur kumis, memotong kuku, mencabut bulu ketiak, dan memangkas bulu kemaluan; jangan sampai kita membiarkannya lebih dari empat puluh malam (hari)" (HR. Muslim).

Bulu atau rambut yang dimaksud di sini adalah bulu atau rambut yang berlebih. Hadist tersebut menunjuk pada dua area dalam tubuh yaitu ketiak dan kemaluan.

Membersihkan bulu ketiak tak terbatas hanya dengan cara mencabut, tetapi juga bisa dengan mencukur atau memangkasnya. Kegiatan ini merupakan salah satu hal yang dianjurkan khususnya bagi para wanita yang sudah menikah.

Dengan melakukan ini, ia akan mendapatkan pahala apabila menyimpan niat untuk membuat suaminya bahagia dan tampil cantik dihadapannya. Selain itu, ia juga akan mendapat pahala dengan niat membersihkan diri dan melaksanakan sunnah fitrah.

Selain mencukur bulu ketiak, sunnah lainnya adalah mencukur bulu kemaluan. Selain merupakan sunnah yang dianjurkan, mencukur bulu kemaluan memiliki banyak manfaat, diantaranya adalah agar terhindar dari berbagai macam penyakit dan infeksi di bagian kemaluan serta mencegah dari bau yang tak sedap.

2. Membersihkan Diri dengan Air

Membersihkan diri dengan air merupakan hal kedua dari sunnah-sunnah fitrah yang dianjurkan. Bagian ini dibagi menjadi tiga pembahasan
sebagai berikut:

Menghirup air ke hidung dan berkumur

Meskipun kedua hal ini masuk ke dalam sunnah wudhu, ternyata menghirup air dan berkumur juga dianjurkan saat hidung terasa kotor akibat debu-debu jalanan atau saat bau mulut mulai muncul.

Membasuh sela-sela jari

Kegiatan ini mungkin terlihat sangat sederhana, tetapi sesungguhnya memiliki nilai yang sangat penting, khususnya bagi muslimah. Jika sela-sela jari tangan dan kaki terlupakan saat mandi atau wudhu, maka ia akan menimbulkan bau tak sedap. Bau ini tentu akan mengganggu orang yang ada di sekitarmu.

Istinja setelah buang air

Istinja atau membersihkan kemaluan dengan air setelah buang air adalah hal yang juga penting. Ada baiknya kamu menyiapkan handuk kecil untuk mengelap bekas sisa istinja agar bersih seutuhnya dan tidak menimbulkan bau atau infeksi pada alat kelamin.

3. Menggosok Gigi (siwak)

Diriwayatkan dari Aisyah, Rasulullah bersabda, "Siwak membersihkan mulut dan menyenangkan Tuhan (HR. Nasa'i dan Bukhari dengan status mu'allaq).

Orang bijak mengatakan bahwa kesehatan tubuh semua berawal dari gigi. Bahkan, para dokter sepakat bahwa sebagian besar gangguan pada gigi berasal dari sisa-sisa makanan.

Imam Nawawi mengatakan bahwa siwak disunnahkan setiap waktu, tetapi lebih dianjurkan lagi pada lima waktu berikut, diantaranya adalah saat hendak shalat, berwudhu, membaca Al-Quran, bangun tidur dan saat terjadi perubahan bau mulut akibat makan, puasa, bicara atau hal lainnya.

4. Memotong Kuku

Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Abu Washil yang menuturkan, "Aku pernah berjumpa dengan Abu Ayyub Al-Anshari dan ia menyalamiku. Saat melihat kuku-kuku yang panjang, ia langsung berkata bahwa Rasulullah pernah bersabda,

'Salah seorang dari kalian akan ditanya mengenai kabar langit karena ia membiarkan kuku-kukunya (memanjang) seperti kuku-kuku burung hingga menggumpal di dalamnya bekas-bekas junub, benda-benda busuk dan daki kotoran."

Salah satu sunnah yang dianjurkan Rasulullah adalah memotong kuku di hari jumat.

Memotong kuku dapat menghindari kita dari penumpukan kotoran di dalam kuku, menyakiti orang lain saat berinteraksi dengan orang lain dan terhindar dari kesan menjijikan.

5. Khitan

Terdapat perbedaan pendapat tentang kewajiban khitan bagi perempuan. Beberapa ulama tidak mewajibkan, namun Imam Syafi'i mewajibkannya. Sebagaimana penuturan di bawah ini:

An-Nawawi salah satu ulama dalam mazhab Asy-Syafi'iyah di dalam kitabnya Minhaj At-Thalibin wa Umdatu Al-Muftiin fi Al-Fiqh menuliskan
sebagai berikut:

"Wajib bagi perempuan berkhitan, dengan memotong sebagian daging kecil yang berada di bagian atas kemaluan, dan bagi laki-laki dengan menghilangkan sebagian kulit penutup bagian depan dari kemaluan, dan disunnahkan bagi laki-laki untuk menyegerakan khitan di umur tujuh
tahun."

6. Merawat Rambut

Diriwayatkan dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah bersabda, "Barang siapa yang memiliki rambut, hendaklah ia memuliakannya." (HR. Abu Daud).

Seringkali kita mendengar bahwa rambut perempuan adalah mahkota. Oleh karena itu, wanita sangat dianjurkan untuk menjaga dan dan memuliakannya.

Salah satu cara untuk memuliakannya adalah dengan selalu menjaga kebersihan rambut dan kesehatannya. Seperti melakukan creambath, keramas, hingga memberi vitamin pada rambut.

Hal ini sangat penting bagi wanita, jangan sampai karena memakai hijab kamu jadi mengabaikan keindahan dan kebersihan rambut hingga bisa menimbulkan bau dan mengganggu orang lain. Niatkanlah untuk merawat pemberian dari Allah dan menjalankan sunnah Rasulullah.

Semoga bermanfaat.

Leave a Comment