Mencintai Adalah Sarat Sempurnanya Iman Seorang Muslim

Ilustrasi Ilustrasi

Muslimahdaily - Mencintai adalah sarat mutlak kebenaran iman seseorang. Iman tanpa cinta adalah kebohongan. Cinta tanpa amalan pembuktian adalah kedustaan.

Mencintai Allah dan Rasul-nya adalah sebuah hal yang penting dalam kehidupan seorang muslim. Cinta kepada Allah dan Rasul-Nya harus dibuktikan melalui perbuatan, dengan menjadikan Rasulullah Shallallahu `alaihi Wa Sallam sebagai panutan kehidupan.

“Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu". Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Katakanlah: "Taatilah Allah dan Rasul-Nya; jika kamu berpaling, maka sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir". “
( Q.S Ali Imran : 31 – 32 )

Ketika cinta kepada Allah dan Rasul-Nya telah tumbuh di hati orang – orang yang beriman, maka ia akan selalu mendahulukan Allah dalam setiap urusannya.

Kecintaanya pada Allah di wujudkan dengan mengerjakan segala amalan yang Allah perintahkan dan menjauhi segala amalan yang Allah larang.

Kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya adalah sebuah kunci untuk mencapai kebahagian yang sebenarnya, sedangkan kecintaan pada dunia hanyalah sebuah tipu muslihat bisikan setan yang mengalun dengan sangat lembut, membuat umat manusia menjadi lalai dan mengesampingkan akhiratnya.

Kecintaan akan dunia juga, sebuah ujian yang harus dilalui bagi setiap orang yang beriman, untuk mengukur kemana kecintaanya lebih condong, dunia ataukah tuhannya.

“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).

( Q.S Ali Imran : 14 )

Bagi hamba-Nya yang lulus dari ujian dan mengedepankan cintanya kepada Allah maka akan diberikan ganjaran berupa tempat kembali yang baik yaitu surga.

Marilah kita buktikan kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya dengan cara – cara yang benar, jadikan Al – Qur’an dan As – Sunah sebagai teladan dalam kehidupan. Kecintaan akan dunia hanyalah fatamorgana, dengan cinta yang tulus kepada Allah dan Rasulullah, Insya Allah kita akan dapat merasakan manisnya iman dan indahnya taqwa.

Wallahu A'lam Bishawab

Last modified on Rabu, 30 Maret 2016 11:47

Leave a Comment