6 Sunnah Di Waktu Fajar yang Sayang Untuk Dilewatkan

ilustrasi ilustrasi

Muslimahdaily - Fajar atau subuh adalah waktu krusial dimana seseorang akan memulai hari. Maka hendaknya waktu ini dimulai dengan sesuatu yang baik, mulai dari bangun pagi shalat tahajjud hingga dzikir dan membaca Al-Quran. Namun, ada 6 sunnah dari Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam yang bisa kamu lakukan di waktu fajar.

Berikut penjelasannya, dilansir dari buku Belajar Sunnah Nabi Sehari-hari oleh Junaidi Ahmad:

1. Membaca doa saat bangun tidur

Setelah bangun tidur, Rasulullah menganjurkan kita untuk membaca doa. Sebagaimana hadist dari Hudzaifah bin AL-Yaman. Beliau mengatakan, "Biasanya Rasulullah ketika bangun dari tidurnya beliau berdoa, "Alhamdulillahilladzi ahyaana ba'da maa amaatana wa ilaihin nusyuur" (Segala puji bagi Allah yang menghidupkanku dan mematikanku dan kepada-Nya lah kita dikembalikan)." (HR. Bukhari dan Muslim).

Selain doa tersebut, hadist lain juga menyebutkan, "Dari Abu Hurairah, bahwa Nabi Muhammad bersabda, "Apabila salah seorang dari kalian bangun dari tidur, hendaknya dia mengucapkan, "Alhamdulillahilladzi afaaniy fii jasadiy, wa rodda 'alayya ruhiy, wa adzina lii bi dzikrihi (segala puji bagi Allah yang telah memberikan kesehatan pada jasadku dan telah mengembalikan ruhku serta mengizinkanku untuk berdzikir kepada-Nya." (HR. Tirmidzi).

2. Mengusap bekas tidur di wajah

Rasulullah saat bangun tidur juga mengusao bekas tidur di wajahnya dengan tangan. Sebagaimana hadist berikut, Ibnu Abbas menceritakan bahwa beliau pernah menginap di rumah bibinya, Maimunah, salah satu istri Nabi Muhammad. Kemudian ketika sudah masuk pertengahan malam, Rasulullah bangun, kemudian beliau duduk, lalu mengusap bekas kantuk yang ada di wajahnya dengan tangannya." (HR. Ahmad, Bukhari, Nasai dan Muslim).

3. Menggosok gigi dengan siwak

Saat bangun di pagi hari, Rasulullah menggosok giginya dengan siwak. Sebagaimana hadist berikut, Dari Hudzaifah, ia berkata, "Nabi shalallahu alaihi wa sallam jika beliau bangun pada malam hari, beliau menggosok giginya dengan siwak." (HR. Bukhari).

Dalam hadist lain menyebutkan, "Jika Rasulullah bangun untuk melaksanakan shalat tahajud, beliau menggosok giginya dengan siwak." (HR. Muslim).

4. Menatap langit dan membaca 10 ayat terakhir surat Ali Imran

Ibnu Abbas menceritakan, "Ia menginap pada suatu malam di rumah Maimunah, istri Nabi dan ia adalah bibinya. Aku berbaring di sisi bantal, sementara Rasulullah dan itrinya berbaring di sepanjangnya. Rasulullah tidur. Hingga pada waktu pertengahan malam, atau sedikit sebelumnya, atau sedikit setelahnya, Rasulullah bangun, duduk dan mengusap kedua matanya dengan tangannya. Lalu beliau membaca ayat-ayat penutup Ai Imran lalu bangkit dan mengambil kantong air yang tergantung, lalu berwudhu menggunakan air tersebut dan memperbagus wudhunya, lalu berdiri dan shalat." (HR. Bukhari dan Muslim).

5. Mencuci kedua tangan tiga kali

Dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah bersabda, "Jika salah seorang di antara kalian bangun dari tidurnya, maka jangan mencelupkan tangannya ke dalam bejana sebelum ia mencucinya tiga kali. Karena ia tidak mengetahui di mana letak tangannya semalam." (HR. Bukhari dan Muslim).

6. Beristintsar

Istintsar adalah mengeluarkan atau menyemburkan air dari hidung sesudah menghirupnya. Sebagaimana sabda Rasulullah, "Apabila seorang di antara kalian bangun tidurm maka beristintsarlah tiga kali, karena sesungguhnya syaitan bermalam di ujung (rongga) hidungnya." (Muttafaq 'alaih).

Sekian, semoga bermanfaat.