5 Alasan Mengapa Taaruf Lebih Baik Daripada Pacaran

ilustrasi ilustrasi

Muslimahdaily - Menjemput jodoh memang dapat dilakukan dengan berbagai cara. Umumnya melalui pacaran atau dikenalkan orangtua. Tapi selain itu, ada juga kiat lain yang dapat dipilih guna menjemput sang pujaan hati, yakni lewat taaruf.

Taaruf berasal dari kata ta’arafa yata’arafu yang artinya saling mengenal. Ta’aruf muncul dalam salah ayat Al Qur’an yakni Surat Al Hujarat ayat 13, Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman,

“Hai manusia sesungguhnya kami telah menciptakan kalian dari seorang pria dan seorang wanita, lalu menjadikan kalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kalian saling mengenal (li-ta’arofu)…..” (QS. Al HUjarat: 13).

Dibandingkan pacarana, ta’aruf lebih dianjurkan karena lebih menghindari perbuatan zina. Sebagaimana kita ketahui, Islam melarang keras perbuatan yang mendekat zina. Allah berfirman,

“Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al Isra’: 17).

Selain lebih menjauhi zina, berikut 5 alasan mengapa taaruf lebih baik daripada pacaran.

1. Terhindari dari fitnah

Taaruf dianjurkan karena sesuai dengan syariat agama. Proses taaruf akan melibatkan pihak ketiga seperti orangtua atau orang terdekat. Dengan adanya pihak ketiga, calon pasangan akan terhindar dari hal-hal negatif seperti fitnah.

Proses ini sangat berbeda dengan pacaran yang cenderung diisi dengan kegiatan berdua-duaan yang mendekati zina dan fitnah.

2. Perjalanan cinta kamu lebih terarah dan jelas

Taaruf dilakukan dengan tujuan untuk menikah, baik cepat atau lambat. Dengan demikian, arah hubungan kamu lebih jelas dan terarah. Sementara ketika pacaran, sering kali tujuan dari hubungan itu sendiri tidak jelas dan hanya sebagai momen saling memberi dan menerima kasih sayang.

3. Terhindari dari harapan palsu

Tak seperti pacaran, taaruf punya tahapan, mulai dari bertukar biodata, bertemu langsung, hingga prosesi lamaran atau khitbah. Ketika berada dalam tahapan tertentu, salah satu pihak merasa tidak cocok atau enggan melanjutkan, maka proses taaruf dalam segera dihentikan. Dengan cara ini juga, kamu akan terhindar dari harapan palsu yang bisa membuat kamu galau.

4. Bisa memilih kriteria pasangan yang diinginkan

Ketika menyusun CV taaruf, kamu dibebaskan untuk menuliskan kriteria calon pasangan yang kamu inginkan. Mulai dari kepribadiannya, hobi, dan pekerjaannya. Saat kamu menemui calon pasangan kamu tidak sesuai dengan kriteria pasanganmu, kamu boleh mengehentikan proses taaruf.

Walau demikian, bukan berarti kamu bisa mudah menghentikan proses taaruf tanpa pertimbangan yang matang. Ingat bahwa tak ada manusia yang sempurna dan sangat sesuai dengan kriteria kamu, ya.

5. Bisa mengenal calon pasangan dari orang terdekat

Seperti yang tadi disebutkan, taaruf akan melibatkan orang terdekat seperti orangtua atau kerabat dekat. Lewat mereka, kamu akan mendapatkan informasi yang lebih jujur dan akurat mengenai calon pasanganmu. Hal ini berbeda dengan pacaran yang cenderung memperlihatkan hanya kebaikan-kebaikan satu sama lain.

Dengan cara ini juga, pihak ketiga akan berusaha menggali informasi sebanyak-banyaknya guna meyakinkan kamu. Dengan demikian, kamu tidak memerlukan waktu lama untuk mengenal calon pasanganmu, kan?

Itu tadi 5 alasan mengapa taaruf lebih baik daripada pacaran. Ingatlah bahwa ketika kamu memilih taaruf, itu berarti kamu sudah melakukan perintah Allah dan menjauhi larangannya.