Kenali 4 Makanan Khas Maroko Untuk Merayakan Maulid Nabi

Rfissa, makanan khas Maroko Rfissa, makanan khas Maroko ( Foto : Tasteofmaroc.com )

Muslimahdaily - Dalam memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wassalam, banyak umat muslim yang bersiap ikut merayakan hari besar ini. Sama seperti hari besar islam lainnya, dalam merayakan maulid nabi, umat muslim juga mempersiapkan sejumlah kebutuhan, salah satunya yaitu makanan.

Berbagai macam negara memiliki menu khas-nya masing-masing. Salah satu negara yang memiliki menu khas yang menjadi tradisi perayaan yaitu Maroko. Mari simak selengkapnya beberapa menu yang menjadi ciri khas perayaan maulid nabi di Maroko.

1. Assida

( Foto : Treatshomemade.com )

Assida merupakan menu wajib untuk sarapan saat perayaan maulid nabi. Makanan ini merupakan bubur semolina yang dapat dicampur dengan madu dan mentega untuk menambah kelezatan. Assida menjadi menu utama yang dimakan oleh hampir seluruh keluarga di negara-negara Arab dan Negara Maghreb seperti Tunisia dan Aljazair. Menu ini menjadi wajib karena dikatakan bahwa Assida merupakan hidangan favorit Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wassalam sehingga penyajiannya sering ditempatkan menjadi menu utama di tengah meja.

2. Harira Ouarguia

( Foto : hmoroccoworldnews.com )

Kudapan kedua yang menjadi ciri khas negara Maroko adalah Harira Ouarguia. Makanan ini juga berbahan dasar tepung semolina yang diracik dengan beberapa bumbu khas seperti merica, bawang merah, minyak dan seledri. Menu satu ini Sebagian besar dapat ditemukan dan disajikan di wilayah Draa-Tafilelt di Maroko timur. Sementara di wilayah lain terdapat jenis sup harira lainnya yang lebih bervariasi. Seperti sup daging harira dan juga sup sayur harira.

3.Sup Hssaoua Barley Grits

( Foto : moroccan-recipe.blogspot.com )

Maroko juga memiliki jenis sup lainnya seperti sup Hssaoua ini yang sering disajikan dengan campuran susu. Sup ini berbahan dasar “belboula”, yaitu biji-bijian dari Maghreb yang dicampur dengan mentega serta susu evaporasi untuk memberikan tekstur krim yang kental.

Sup ini juga biasa dimakan untuk sarapan, terutama saat musim dingin datang. Tidak hanya menjadi menu khas saat perayaan maulid nabi, namun sup hssaoua juga sering disantap saat perayaan idul fitri dan idul adha.

4. Rfissa

( Foto : Tasteofmaroc.com )

Menu terakhir yang menjadi ciri khas umat muslim maroko yaitu Rfissa. Rfissa merupakan makanan yang disajikan dengan roti melwi atau roti suwir khas maroko dengan lauk ayam, lentil, dan biji funegreek.

kaldu yang menjadi teman makan bersama Rfissa juga memiliki bumbu yang unik yang terbuat dari berbagai macam rempah-rempah seperti kunyit, Ras el Hanout, dan juga biji funegreek. Hidangan ini sangat populer di maroko terutama wilayah Tharid karena menjadi menu utama dalam merayakan hari hari besar islam.

Maroko memiliki sejumlah menu khas yang siap untuk disantap Bersama saat hari raya maulid nabi.