5 Penyebab Rambut Rontok yang Jarang Diketahui

Ilustrasi Ilustrasi ( Foto: Insider )

Muslimahdaily - Walau sering tertutup karena hijab, tapi rambut rontok jadi masalah. Apalagi bila rontok yang dialami sudah kian parah hingga menggangu. Akibatnya helai rambut tersebar di lantai dan kamar mandi hingga mejadi gumpalan.

Normalnya rambut akan rontok sekitar 20 hingga 100 helai per hari. Dengan 100.000 helai rambut yang tumbuh di kepala, kehilangan kurang dari 100 sebenarnya tidak telalu terasa.

Saat rambut rontok, rambut yang baru akan menggantikannya. Namun, hal ini tak selamanya berjalan lancar. Rambut rontok bisa semakin parah seiring waktu, bisa terjadi secara sementara atau permanen hingga mengalami kebotakan.

Pada umumnya, kerontok an rambut disebabkan oleh alopecia androgenetic. Laki-laki cenderung megalami rambut rontok, sementara rambut perempuan menjadi lebih tipis. Infeksi jamur, trauma, radioterapi, kemoterapi dan kekurangan gizi juga jadi salah satu penyebab rambut rontok.

Selain itu, rambut rontok sering kali jadi pertanda akan kesehatan tubuh kamu. Berikut Muslimahdaily rangkum 5 penyebab rambut rontok yang jarang diketahui:

1. Stres

kerontokan rambut dapat disebabkan oleh stres. Namun, bukan stres jangka pendek seperti tugas yang menumpuk atau karena kemacetan. Melainkan stres jangka panjang, seperti stres akibat melahirkan, kecelakaan, penyakit dan trauma akibat operasi.

Kerontokan ini disebut oleh telegon effluvium, yaitu kondisi rambut tetap dalam fase telogen (pelepasan secara alami). Hal ini menyebabkan rambut rontok yang lebih banyak dari pada biasanya. Telogen effluvium biasanya merupakan kondisi sementara yang membaik seiring waktu.

2. Gaya Rambut

Gaya rambut yang terlalu ekstrem dapat menyebabkan rambut rontok. Rambut terlalu sering diikat kuat, dikepang ketat, dan menggunakan bahan kimia keras salah satunya. Hal ini mempengaruhi kekuatan akar rambut. Untuk mengatasi hal tersebut, rutinkan memakai kondisioner setiap habis keramas. Kurangi juga penggunaan catokan yang terlalu panas.

3. Kondisi melahirkan

Selain dapat menyebabkan stres, kondisi habis melahirkan dapat jadi salah satu penyebab rambut rontok. Hal ini dikarenakan kadar estrogen menurun pasca melahirkan. kondisi ini juga termasuk pada telegon (pelepasan secara alami) yang sebenernanya rambut akan tumbuh kembali seiring waktu.

4. Keturunan

Faktor keturunan akan mempengaruhi usia saat rambut mulai rontok, tingkat kerontokan hingga tingkat kebotakan. Jenis rambut rontok juga melibatkan penipisan rambut dan miniaturisasi (rambut menjadi lembut, halus, dan pendek).

5. Pengaruh obat

Obat atau vitamin yang sedang dikonsumsi mungkin saja menjadi penyebab rambut rontok. Kandungan yang terdapat pada obat untuk kanker, arthritis, depresi, tekanan darah tinggi, dan gangguan jantung dapat menyebabkan rambut rontok yang tidak normal. Sementara itu, rambut rontok juga dapat disebabkan oleh asupan vitamin A yang terlalu banyak.

Selain itu, kerontokan rambut yang tidak normal juga disebabkan oleh penggunaan pil kb yang tidak dilanjutkan, monopouse, anemia, penurunan berat badan yang drastis, dan demam tinggi.

Jika kamu merasa mengalami rambut rontok yang parah dan tidak biasanya, hendaknya berkonsultasi dengan dokter terkait. Walaupun tertutup hijab, kesehatan rambut juga merupakan hal yang harus selalu diperhatikan.

Leave a Comment