Waxing atau Mencukur, Mana yang Lebih Baik?

Ilustrasi Ilustrasi ( Foto: Pinterest )

Muslimahdaily - Bulu halus yang tumbuh di tubuh membuat kita jadi kurang percaya diri. Walaupun nggak selalu terlihat, bulu halus sering kali menggangu. Untuk itu, beragam cara dilakukan untuk menghilangkan bulu halus ini.

Waxing dan shaving atau mencukur adalah dua cara yang paling sering dipilih. Di antara keduanya, sebenarnya mana yang lebih baik? Berikut ini Muslimahdaily rangkum penjelasannya. Yuk simak!

Teknik

Waxing mencampurkan cairan lilin hangat yang dioleskan pada kulit, kemudian menutupnya dengan kain atau kertas waxing. Ada dua jenis lilin yang biasa digunakan, lilin cair dan keras.

Lilin cair biasanya terbuat dari rosin, minyak, dan zat aditif. Semantara lilin keras biasanya terbuat dari lilin lebah (bee’s wax), resin dan minyak. Teknik waxing dengan lilin cair membutuhkan kertas waxing untuk mengangkat bulu halus yang ada kulit, sedangkan lilin keras tidak membuthkan kertas waxing.

Tak seperti waxing yang rumit, mencukur cenderung lebih mudah dilakukan. Kamu dapat menggunakan pisau cukur biasa atau pisau cukur elektrik. Beberapa orang menggunakan krim atau gel sebelum mencukur untuk mencegah luka dan infeksi.

Proses waxing biasanya berlangsung selama 30 menit tergantung luas area yang di-waxing. Sementara mencukur cenderung lebih cepat, biasanya 10 menit tergantung dari lebatnya bulu.

Berdasrkan teknik yang digunakan, waxing cendrung lebih menyakitkan daripada mencukur. Sedangkan teknik mencukur tidak akan menimbulkan sakit apabila kamu melakukannya dengan benar. Gunakan pisau cukur yang cukup tajam, krim yang lembut, dan oleskan pelembab setelah mencukur.

Lama bulu tumbuh kembali

Setelah melakukan waxing, biasanya bulu kembali tumbuh dalam waktu 3-4 minggu. Sedangkan ketika mencukur, bulu akan tumbuh dalam waktu 1-3 hari. Agar bulu benar-benar tak terlihat, biasanya seseorang mencukur area yang diinginkan setiap hari. Namun, perlu diingat bahwa terlalu sering mencukur dapat menyebabkan iritasi pada kulit sensitif.

Area sasaran

Baik waxing dan mencukur, keduanya dapat diaplikasikan di area kaki, lengan, ketiak, wajah, hingga area kewanitaan. Namun, mencukur sebaiknya tidak dilakukan di area kewanitaan untuk menghindari iritasi akibat gesekan langsung dari alat cukur dan kulit.

Biaya

Untuk melakukan waxing di salon, kamu harus mengeluarkan biaya mulai dari Rp 20 ribu hingga Rp 1,5 juta tergantung salon yang dipilih dan area yang akan di-waxing. Namun, akan lebih irit jika melakukannya di rumah. Peralatan waxing atau home waxing kit dijual mulai dari harga Rp 85 ribu hingga Rp 150 ribu.

Sementara mencukur cenderung lebih murah dan dapat dilakukan di rumah. Kamu cukup membeli pisau cukur dan krim atau gel cukur. Biaya yang biasanya dikeluarkan mulai dari Rp 17 ribu hingga Rp 100 ribu.

Efek samping

Waxing beresiko menyebabkan kemerahan, ruam, benjolan, alergi, infeksi. Hal tersebut tergantung pada sensitivitas kulit, siapa yang melakukan, dan seberapa berpengalaman mereka.

Sementara, mencukur dapat menyebabkan gatal, luka akibat pisau cukur, infeksi, dan rambut yang tumbuh ke dalam. Hal tersebut tergantung pada sensitivitas kulit, ketajaman pisau cukur, dan seberapa basah kulit saat mencukur.

Pada akhirnya, baik waxing dan mencukur sama-sama aman untuk menghilangkan bulu di tubuh. kamu dapat mempertimbangkannya dengan melihat kebutuhan dan kondisi kulit kamu. Efek samping dari kedua teknik ini juga dapat diminimalisir jika dilakukan dengan tepat.

Leave a Comment