Hati-Hati, Inilah 9 Hal yang Bisa Merusak Enamel Gigi

ilustrasi ilustrasi

Muslimahdaily - Gangguan atau masalah pada gigi tentu pernah dialami hampir semua orang. Apalagi melihat usia yang terus bertambah, gigi juga akan mengalami perubahan. Perubahan ini dialami bisa terjadi karena kurangnya menjaga kesehatan dan kebersihan pada gigi.

Salah satu masalah pada gigi yang banyak orang alami adalah terjadinya kerusakan pada enamel gigi. Dilansir dari laman webmd, enamel adalah lapisan luar tipis dari gigi. Cangkah keras ini adalah jaringan terberat dalam tubuh manusia. Enamel menutupi mahkota yang merupakan bagian dari gigi yang terlihat di luar gusi.

Enamel bermanfaat untuk membantu melindungi gigi ketika mengunyah, menggigit, dan menggiling makanan sebelum masuk ke dalam tubuh. Walaupun enamel adalah pelindung gigi yang keras, namun ia bisa terkikis sedikit demi sedikit.

Berikut beberapa hal yang bisa menyebabkan erosi enamel gigi:

1. Konsumsi soft drink yang berlebihan (kadar asam fosfat dan sitrat yang tinggi)

2. Konsumsi fruit drink (beberapa asam dalam fruit frink lebih bersifat erosif)

3. Mulut yang kering atau produksi saliva yang rendah

4. Diet yang tinggi gula dan pati

5. Penyakit refluks asam

6. Masalah gastrointestinal

7. Obat-obatan (aspirin dan antihistamin)

8. Genetika

9. Faktor lingkungan (gesekan, keausan, stress, dan korosi)

Melansir dari hallosehat, drg. Syifa Ayu Lestari, S.KG menjelaskan bahwa Sebagian besar enamel mengalami kerusakan karena zat asam yang mengenai enamel gigi.

Entah itu dari makanan, minuman yang mengandung zat asam, atau zat asam alami yang terdapat pada gigi. Secara umum, gigi memang memproduksi zat asam, namun zat ini akan dibersihkan oleh air liur atau saliva.

Sangat penting untuk menjaga enamel gigi karena fungsinya yang penting untuk melindungi jaringan gigi. Apabila enamel gigi rusak, maka tidak dapat digantikan oleh tubuh secara alami.

Ketika kerusakan ini terjadi, satu-satunya pengobatan adalah dengan bantuan dokter gigi. Pada kondisi kerusakan yang masih tergolong ringan, dokter biasanya akan merekomendasikan penambalan pada gigi.

Pada dasarnya, memastikan kebersihan gigi dan mulut tetap bersih adalah kunci utama dalam menjaga kesehatan gigi. drg. Syifa Ayu Lestari, S.KG menyebutkan ada enam cara agar tidak terjadi kerusakan pada enamel gigi.

1. Rutin pergi ke dokter gigi untuk mendapat fluoride (sejenis mineral) secara topical (langsung) untuk melindungi enamel. Penggunaan fluoride ini harus oleh dokter gigi, karena jika dosis dan durasinya tidak benar, maka akan menyebabkan fluorosis (garis atau bintik putih) pada gigi yang bisa merusak tampilan.

2. Menyikat gigi minimal dua kali sehari pada pagi dan malam hari dengan menggunakan pasta gigi ber-fluoride, sikat gigi dengan bulu yang lembut, serta dengan teknik menyikat gigi yang benar.

3. Flossing (menggunakan benang gigi) dan berkumur dengan obat kumur untuk membersihkan sela-sela gigi secara menyeluruh.

4. Mengonsumsi air putih yang banyak untuk menetralisir kondisi asam di dalam mulut.

5. Mengurangi makanan yang tinggi gula dan asam. Serta gunakan sedotan saat mengonsumsi minuman asam untuk meminimalisir kontak asam pada gigi.

6. Pada penderita bruxism (kebiasaan menggesekan gigi) dapat berkonsultasi dengan dokter gigi untuk pembuatan dan penggunaan mouthguard (pelindung mulut dan gigi) pada malam hari ketika tidur.

Jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan dan kesehatan gigi dan mulut setiap hari ya sahabat muslimah.

 

Leave a Comment