Jangan Sepelekan, 7 Hal Dari Rambutmu Ini Dapat Mencerminkan Kondisi Kesehatan

Ilustrasi Ilustrasi

Muslimahdaily - Ketika sedang sakit, tubuh memberikan sinyal atau tanda melalui banyak cara, salah satunya lewat keadaan rambut. Banyak dari kita berpikir, ketika rambut kita rontok itu karena memang kondisi rambut yang sudah rusak atau perawatannya masih belum sesuai. Tapi mungkin saja ada hal lain di balik kondisi rambut rontok yang kita alami.

Melansir dari laman Everyday Health, hasil penelitian menunjukkan perubahan pada tampilan, tekstur, atau ketebalan rambut dapat menjadi sebuah tanda kondisi kesehatan kita. Dari sini kita bisa tahu, apakah perubahan rambut kita disebabkan memang ada masalah kesehatan, genetik, stres, atau kekurangan nutrisi.

1. Stress dan faktor genetik, dapat membuat rambut beruban

Studi yang diterbitkan dalam jurnal Nature yang menunjukkan bahwa stres kronis dapat menyebabkan rambut beruban. Hal ini dikarenakan adanya kerusakan DNA dan membuat pasokan sel penghasil pigmen di folikol rambut berkurang.

Jenis stres lain, yang dikenal sebagai stres oksidatif, mungkin juga berperan dalam uban. Beruban sebenarnya merupakan proses alami dari penuaan. Begitu juga dengan gen dalam tubuh kita.

2. Rambut rapuh bisa menjadi tanda Sindrom Cushing

Salah satu gejala dari sindrom cushing adalah rambut rapuh. Sindrom ini merupakan kondisi langka yang disebabkan oleh terlalu banyak kortisol, hormon stress utama pada tubuh. Paradi Mirmirani, MD, dokter kulit di The Permanente Medical Group California memberikan catatan bahwa masih ada gejala lan yang lebih jelas untuk menentukan adanya sindrom Cushing, seperti tekanan darah tinggi, kelelahan, dan nyeri punggung.

3. Penipisan rambut bisa menjadi tanda penyakit Tiroid

Mirmirani menjelaskan bahwa orang yang menderita hipotiroidisme, yakni kondisi yang terjadi ketika kelenjar tiroid tidak menghasilkan cukup hormon tiroid, mungkin akan merasakan peningkatan kerontokan rambut dan perubahan penampilan rambut.

Selain itu, gangguan tiroid juga dapat berisiko mengalami kondisi rambut rontok autoimun yang disebut alopecia areata. Ini adalah jenis kerontokan rambut yang menyebabkan bercak bulat dari rambut rontok dan disebabkan oleh sistem kekebalan yang menyerang folikel rambut.

4. Rambut rontok bisa menandakan kamu mengalami Anemia

Ketika rambut kita menjadi rontok secara berlebihan, bisa jadi ini adalah bahwa tubuh memiliki simpanan zat besi yang rendah atau anemia, dan mungkin diperlukan pengujian lebih lanjut.

Belum diketahui secara jelas mengenai zat besi yang rendah dapat menyebabkan rambut rontok, tetapi zat besi memang sangat penting untuk reaksi biologis dan kimiawi termasuk pertumbuhan rambut, jelas Rebecca Baxt, MD, seorang dokter kulit di Paramus, New Jersey. Rambut rontok juga dapat terjadi jika terdapat perubahan tiba-tiba pada tingkat estrogen dan sering terlihat setelah kehamilan atau menghentikan penggunaan pil KB.

5. Hair loss bisa menunjukkan kekurangan protein

Kesehatan dan pertumbuhan rambut sangat dipengaruhi oleh kadar protein dalam tubuh. Jika tubuh kekurangan protein maka akan menyebabkan penipisan dan kerontokan rambut.

Biasanya orang dewasa membutuhkan 0,8 gram protein per kilogram berat badan. Orang yang mengalami kesulitan dalam pencernaan atau yang baru menjalani operasi bypass lambung mungkin akan mengalami masalah dalam mencerna protein. Tapi kebanyakan rambut menipis, bahkan pada wanita, kemungkinan disebabkan oleh faktor genetik juga.

6. Serpihan putih atau kuning bisa berarti kamu memiliki ketombe

Ketika kita mendapatkan ada serpihan putih atau kuning di rambut, bahu, bahkan di alis, bisa jadi ini adalah ketombe alias kondisi kulit kepala yang kronis. Ketombe tidak menunjukkan masalah kesehatan yang serius dan bisa diobati dengan sampo khusus

Penuyebab ketombe yang paling umum adalah kondisi yang disebut sebagai dermatitis seboroik. Orang dengan dermatitis seboroik memiliki kulit merah dan berminyak yang ditutupi sisik putih atau kuning bersisik. Produk perawatan rambut yang salah dan kulit kering juga menjadi penyebab munculnya ketombe.

7. Rambut rusak dapat mencerminkan masalah kesehatan lainnya

Mirmirani mengatakan banyak orang yang mengeluh tentang kerusakan rambutnya disebabkan oleh pewarnaan dan kebanyakan menggunakan alat catok. Hal ini tentunya dapat merusak rambut dan membuat kering, rapuh serta sulit untuk dirawat.

Mewarnai rambut menggunakan pewarna rambut yang tidak jelas di rumah juga dapat memiliki efek buruk. Kita bisa menguranginya dengan menggunakan produk rambut yang tepat dan rutin merawat rambut.

Hal terpenting yang harus kita perhatikan adalah perawatan rambut dan produk yang kita gunakan agar bisa mencegah munculnya kondisi seperti di atas. Terlebih kita sebagai muslimah yang menggunakan hijab setiap saat, harus memperhatikan kondisi rambut lebih sering. Semoga bermanfaat.

Leave a Comment