Wanita Perhatikan! Ini 5 Tanda Kalau Bra Kamu Terlalu Ketat

ilustrasi ilustrasi

Muslimahdaily - Sebagai wanita kamu pasti pernah mengalami perasaan tak nyaman saat memakai bra. Entah karena bahannya, bra yang terlalu longgar atau ketat yang membuat aktivitas jadi tak nyaman. Tali pengikat dan kawat bra yang membatasi juga terakadang bisa membuat bahu dan tubuh bagian atas terasa sesak dan nyeri.

Jika bra membuatmu tidak nyaman, bisa jadi ada yang tidak pas. Tapi bagaimana cara mengetahui bahwa bramu benar-benar terlalu ketat? Berikut beberapa cara untuk mengetahuinya dan cara menyesuaikan atau menggantinya agar lebih pas.

Kulit iritasi atau lecet

Bra yang ketat dapat menyebabkan sejumlah masalah kulit, termasuk folikulitis, dermatitis, ruam panas, dan gatal-gatal.

“Saat pakaian ketat menggosok kulit, hal itu dapat menyebabkan keringat berlebih serta iritasi dan peradangan pada folikel rambut,” kata Heather Downes, MD, ahli kulit bersertifikat dan pendiri Lake Forest Dermatology.

"Tidak hanya itu, bakteri dan atau jamur di permukaan kulit bisa lebih mudah menembus ke dalam folikel rambut sehingga menyebabkan infeksi," lanjutnya.

Ruam panas terjadi ketika saluran keringat tersumbat, dan gatal-gatal dapat berkembang melalui tekanan fisik pada kulit.

Kamu akan terus-menerus membenahi posisi bra

Tanda lainnya saat bra terlalu ketat adalah saat kamu sering menyesuaikan strap atau band bra saat dia sering bergeser saat ada gerakan.

Mengalami penyakit asam lambung atau semakin parah

“Pakaian ketat, seperti Spanx, di perut dapat meningkatkan tekanan intra-abdominal hingga seseorang dapat mengalami refluks asam dari asam yang didorong dari perut ke esofagus bagian bawah,” kata Downes.

Payudara keluar dari cup

Kadang-kadang kamu mungkin merasa bra tampak pas saat di ruang ganti, tetapi saat kamu bergerak sepanjang hari, payudaramu mulai terlepas atau keluar dari cup bra bagian depan atau samping. Itu tandanya bra mu kurang pas.

“Cup yang terlalu kecil bisa menyakitkan untuk dipakai, terutama jika memiliki kawat,” kata Robynne Winchester, pemilik brand pakaian dalam Bay Area Revelation in Fit.

Payudaramu tidak pas di dalam cup atau kawat yang menempel di payudara itu sendiri juga bisa menjadi tanda bra kamu terlalu kecil.

"Kawat bawah yang dipasang dengan benar harus benar-benar menelusuri akar payudaramu, dan harus diletakkan rata di tulang rusuk," kata Winchester.

Tubuh bagian atas terasa sakit

“Masalah paling umum tentang ukuran bra adalah cup yang terlalu kecil dan tali yang terlalu longgar,” kata Winchester. "Ini menghasilkan bra yang tidak mendukung, tidak nyaman, dan menyebabkan masalah seperti nyeri bahu dan punggung."

Winchester mengatakan bahwa orang sering kali mengatasi tali yang terlalu longgar dengan mengencangkannya, yang pada akhirnya membuat bahu menjadi tegang.

Berbicara tentang tali pengikat yang ketat, Downes mengatakan masalah yang umum terjadi adalah masalah kulit yang memburuk karena pengikat yang terlalu ketat.

“Apa yang saya lihat… dalam praktik saya adalah tali bra ketat yang bergesekan pada lesi kulit jinak seperti keratosis seboroik dan tahi lalat. Lesi ini kemudian bisa membengkak atau berdarah dan bisa terasa nyeri," ujarnya.

Cara mengatasi bra yang terlalu ketat

Jika kamu mengalami beberapa tanda di atas, cobalah untuk melonggarkannya dengan mengaitkan bra pada kaitan yang paling ujung agar sedikit bisa bernafas. Ini adalah cara paling sederhana jika kamu belum mau mengganti bra, atau kamu bisa coba menggunakan bra extender, atau pengait bra tambahan.

Cara lainnya kamu bisa menyesuaikan tali pengikat bra dan yang terakhir adalah mengenakan ukuran yang berbeda. Bisa jadi itu adalah pertanda bahwa kamu harus segera mengganti ukuran bra. Karena sebenarnya ukuran bra bisa berfluktuasi.

Sekian, semoga bermanfaat.