Tak Selalu Buruk, Ini Manfaat Cemas saat Quarter Life Crisis

ilustrasi ilustrasi

Muslimahdaily - Sahabat Muslimah, untuk kamu yang tengah berada di usia 20-30 tahun pasti sering mendengar istilah quarter life crisis. Lantas, apa sih sebenarnya quarter life crisis itu?

Quarter life crisis adalah quarter life crisis adalah suatu periode waktu ketika merasa cemas, ragu, gelisah, dan bingung terhadap tujuan hidupnya. Fase ini juga menyebabkan seseorang akan terus bertanya kepada dirinya sendiri, tentang seberapa besar pencapaiannya selama ini tapi lebih ke arah yang negatif atau pesimistik yang berlebihan.

Walaupun terkesan negatif, quarter life crisis sebenarnya cukup umum terjadi di kalangan milenial. Ada banyak orang yang terbukti mampu melalui fase quarter life crisis dengan baik. 

Di balik kesan negatifnya juga, sebenarnya fase ini tak selalu buruk. Ketika seseorang mampu melalui fase quarter life crisis dengan baik, ia akan beranjak lebih dewasa. Merangkum dari berbagai sumber, berikut manfaat cemas saat quarter life crisis.

1. Lebih mengenal diri sendiri

Sahabat Muslimah, saat berada di face quarter life crisis kamu akan cenderung membandingkan dirimu dengan orang lain. Ketika kamu melihat pencapaian orang lain di media sosial justru akan membuat dirimu menjadi khawatir dan kamu merasa tidak puas dengan apa yang sudah kamu kerjakan.

Namun, di balik itu semua kamu akan mencoba mengenali diri sendiri lebih dalam. Pasalnya, segala hal yang kita lihat di media sosial itu belum tentu benar, lho Sahabat Muslimah. Saat kamu sedang sendiri, coba lah pahami apa saja hal yang ingin kamu capai dan seberapa mampu kah kamu dalam mencapainya. Dengan demikian, kamu akan lebih bijak dalam mengambil keputusan.

2. Lebih tenang dalam menghadapi masalah

Sahabat Muslimah, berada di antara fase remaja dan fase dewasa memang tidak mudah. Kita dituntut mandiri baik secara pekerjaan maupun finansial. Kendati demikian, dalam fase quarter life crisis kita akan menyadari bahwa permasalahan memang akan selalu ada, dan kamu akan tahu bagaimana menangani masalah tersebut.

3. Menjadi pribadi yang lebih bersyukur

Saat berada pada fase quarter life crisis, kita cenderung sering mengeluh. Seiring waktu, kita akan menyadari bahwa mengeluh sama saja dengan membuang waktu dan tenaga. Saat tengah dihadapkan dengan masalah, kita akan cenderung merenung dan segera cari solusinya. Jika kita tidak menyukai situasi tertentu, kita akan segera cari jalan keluarnya.

Jika dipikir-pikir, hidup ini tak akan berjalan sempurna tanpa masalah, benar kan Sahabat Muslimah? Justru masalah adalah hal yang membuat kita tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. Kita jadi belajar untuk menghadapi masalah dengan pelan-pelan sambil terus bersyukur dan selalu fokus pada sisi positif.

4. Memotivasi diri ke arah lebih baik

Quarter life crisis dapat menjadi sebuah motivasi untuk meningkatkan perkembangan diri dan menantang diri sendiri untuk lebih baik lagi dalam menjalani hidup. Dalam kehidupan pasti kita punya rencana, tak jarang pula kita mengalami kegalalan. Akhirnya, kita akan bertanya pada diri sendiri mengapa impian tersebut belum bisa tercapai?

Menanyakan impian terbesar pada diri sendiri sama saja dengan membuat kita memikirkan masa depan. Pikirkan dan impikan segala hal yang kita inginkan, lalu buatlah rencana untuk mewujudkannya. Dengan begitu kamu akan siap untuk menerima risiko yang akan datang di kemudian hari.

Nah, itu tadi sisi lain dari cemas saat berada di quarter life crisis. Perlu Sahabat Muslimah ketahui bahwa fase quarter life crisis tak terjadi selamanya. Namun di fase inilah kita mulai mengawali kehidupan kita yang sesungguhnya. Jadi, kamu tak perlu khawatir lagi, ya Sahabat Muslimah.

Leave a Comment