Kunci Atur Keuangan Keluarga Lebih Terarah dan Berkah

Ilustrasi Ilustrasi

Muslimahdaily - Menjadi ibu rumah tangga tentu bukan pekerjaan yang mudah. Selain melakukan pekerjaan domestik, ibu rumah tangga juga berperan sebagai menteri keuangan keluarga agar seluruh kebutuhan bisa terpenuhi.

Sahabat Muslimah tentu ingin memberikan yang terbaik untuk keluarga, termasuk dalam memastikan seluruh kebutuhan keluarga terpenuhi. Tak jarang ditemukan banyak ibu rumah tangga yang masih kebingungan mengenai cara mengelola keuangan dengan baik sehingga sering “boncos” saat akhir bulan.

Namun, lain halnya dengan Mom Fluencer berusia 27 tahun dengan nama akun @memeroh_. Ibu satu anak sekaligus content creator yang dikenal dengan nama Nur Epiani ini memiliki trik jitu dalam mengatur keuangan agar kebutuhan keluarga, anak dan lifestyle bisa terpenuhi.

Mengatur Keuangan dengan Baik

Melalui wawancara dengan tim Muslimah Daily, Nur mengungkapkan bahwa dirinya memang punya trik jitu dalam mengelola keuangan.

Ia berusaha memetakan keuangan sesuai dengan pos-pos kebutuhan rumah tangga sehingga bisa lebih disiplin dalam menggunakan uang.

“Kalau versi aku, aku mengaturnya dengan cara memetakan keuangan sesuai dengan kebutuhan, seperti kebutuhan bulanan, kebutuhan anak, kebutuhan lifestyle, agar aku lebih disiplin dalam menggunakan uang,” ucap dia.

Cara yang digunakan oleh Nur juga mirip dengan strategi yang diungkapkan oleh senator Elizabeth Warren dalam bukunya yang berjudul “All Your Worth: The Ultimate Lifetime Money Plan.

Dalam bukunya tersebut, Elizabeth Warren menjabarkan cara mengatur keuangan dengan metode 50/30/20, di mana 50% pendapatan digunakan untuk kebutuhan, 30% untuk keinginan, dan 20% untuk tabungan.

Pembagian keuangan dengan cara tersebut sangat membantu kita mengelola keuangan agar lebih terkontrol sekaligus mencegah kita dari pemborosan.

Kesulitan dalam Mengatur Keuangan

Sama dengan para ibu lainnya, Nur juga sempat merasakan kesulitan saat mencoba mengatur keuangan dalam keluarganya. Ia bercerita bahwa kesulitan terbesar yang dialaminya datang saat ia baru saja menjadi seorang ibu.

Saat itu, Nur yang baru saja dikaruniai buah hati merasa bingung dan kewalahan dalam mengatur keuangan. Akibatnya, ia tidak membagi pos-pos keuangan alias mencampur semua biaya kebutuhan rumah tangga sehingga pengeluaran menjadi tidak terkontrol.

“Saat itu aku masih new mom. Jadi agak kewalahan dalam mengatur keuangan. Aku mencampur semua keuangan. Karena tidak mengatur keuangan sesuai kebutuhan, akhirnya menjadi tidak terkontrol dan membuat aku menjadi lebih boros,” ungkap dia.

Belajar dari kesalahan yang pernah dibuatnya itulah, Nur pun mulai membuat pos kebutuhan untuk mengontrol pengeluaran setiap bulan. Dengan cara seperti itu, ia menjadi lebih mampu berhemat dan mencegah pengeluaran yang tidak penting.

Target Keuangan yang Ingin Dicapai

Bukan tanpa sebab Nur selalu berusaha mengatur keuangan dengan sebaik mungkin. Ia juga memiliki target keuangan yang ingin dicapainya.

“Jadi, target yang ingin aku capai yaitu investasi untuk membeli properti, membeli kendaraan, dan juga merenovasi rumah untuk ibu,” ungkapnya.

Untuk meraih target keuangan tersebut, Nur harus memiliki trik khusus dalam mengelola keuangannya. Ia menggunakan Jago Syariah untuk membantunya mengatur uang sesuai kebutuhan dan lebih disiplin dalam menabung.

Jago Syariah adalah bank digital berbasis syariah dengan fitur lengkap. Selain itu, seluruh produk dan layanan Jago Syariah telah mendapatkan persetujuan dari Dewan Pengawas Syariah dan Majelis Ulama Indonesia.

“Adanya Jago Syariah ini sangat membantu karena aku lebih bisa disiplin dalam menabung dan menggunakan uang sesuai kebutuhan,” tambahnya.

Nur bercerita bahwa salah satu fitur yang paling menunjang pengelolaan keuangan di keluarganya adalah fitur kantong. Dengan adanya fitur tersebut, nasabah dapat mengatur Kantong yang berbeda-beda untuk masing-masing tujuan.Nasabah bisa membuat hingga 40 Kantong, ini seperti memiliki banyak (rekening) sekaligus tapi hanya dalam satu bank.

“Fitur kantong membuat aku tidak kepusingan lagi dalam mengatur keuangan dan lebih disiplin dalam menabung,” ucap dia.

Selain itu, dengan adanya Jago Syariah, kita tak perlu lagi menuliskan pengeluaran keuangan secara manual karena sudah ada fitur Analisis Pengeluaran yang akan otomatis mencatat setiap pengeluaran dari akun Jago Syariah dan akan ditampilkan dalam grafik setiap bulan.

Pilih Layanan Syariah Agar Lebih Berkah

Bukan hanya karena fitur yang lengkap dan sangat membantu, Nur juga memiliki alasan tersendiri mengapa dirinya memilih bank syariah.

“Kenapa aku memakai karena mau sesuai syariat Islam dan terhindar dari riba. Jadi aku merasa tenang dan lebih berkah,” ungkapnya.

Dengan berbagai pertimbangan yang matang, Nur pun akhirnya memilih Jago Syariah.

“Ketika aku tau Jago Syariah gratis biaya admin bulanan dan free admin untuk top up gopay aku memutuskan untuk pakai jago syariah karena bisa lebih hemat. Fitur kantong juga memudahkan aku untuk membagi dana sesuai kebutuhan,” tambahnya.

Selain fitur yang lengkap, Jago Syariah juga sudah terhubung dengan ekosistem Bibit dan Gopay. Untuk investasi reksadana secara rutin, Sahabat Muslimah bisa menyambungkan akun Jago Syariah ke Bibit, lalu aktifkan fitur Autodebit supaya bisa disiplin dalam berinvestasi. Sedangkan untuk transaksi harian, Sahabat Muslimah bisa menyambungkan akun Jago Syariah ke Gopay untuk menikmati gratis top up tanpa batas.

Untuk mendapatkan informasi tentang Jago Syariah, Sahabat Muslimah bisa kunjungi Instagram @jagosyariah dan website jago.com/id/syariah. Sahabat Muslimah juga bisa download aplikasi Jago Syariah di sini.

Last modified on Kamis, 27 Oktober 2022 21:11

Leave a Comment