Jangan Sampai Terlupa! Berikut 5 Bentuk Persiapan Spiritual Sebelum Menikah

ilustrasi ilustrasi

Muslimahdaily - Dalam Islam, menikah merupakan salah satu sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam. Selain itu menikah juga merupakan bentuk ibadah kita kepada Allah, karena sejatinya pernikahan akan mendatangkan banyak keberkahan.

Ketika seseorang hendak melangsungkan pernikahan, pasti dibutuhkan beberapa persiapan sebelumnya. Mulai dari mempersiapkan tema acara yang akan diusung, pakaian pengantin, undangan, catering hingga tempat berlangsungnya ijab qabul nanti.

Tetapi sebenarnya ada yang tak kalah penting dari persiapan acara pada hari itu, yaitu persiapan ruhiyah atau spiritual sang calon pengantin. Berikut 5 hal yang musti dipersiapkan, mengutip dari Instagram #PreMarriageTalk Indonesia.

1. Luruskan Niat

Untuk memulai segala hal, niat merupakan langkah awal atau utama yang harus diluruskan terlebih dahulu. Sejatinya apa yang kita dapat nanti adalah hasil dari apa yang kita niatkan di awal.

Soal pernikahan, melalui Al-Qur'an Allah telah memerintahkan hamba-Nya untuk melakukan salah satu ibadah yaitu menikah. Maka, alangkah lebih indah apabila kita berniat menikah hanya karena Allah. Janganlah kita berniat menikah hanya untuk kepuasan duniawi saja karena sejatinya hal itu hanyalah bersifat sesaat.

2. Mengenal Tujuan Hidup

Sebelum menikah, penting untuk mengetahui tujuan hidup kita terlebih dahulu. Mengenai siapa jati diri kita sebenarnya, tujuan kita dalam hidup, visi misi kita sebagai hamba Allah, dan bagaimana suatu pernikahan menjadi pendukung tujuan hidup kita. Sangat diperlukan refleksi diri sebelum kita mantap untuk membina rumah tangga.

Perlu diingat, bahwa kehidupan di bumi ini hanyalah sesaat. Maka janganlah kita selalu mengutamakan urusan dunia dibandingkan urusan akhirat.

Sejatinya, Allah menciptakan kita di bumi bukan tanpa tujuan. Melainkan agar kita selalu mengetahui kebesaran dan selalu beribadah kepada Allah.

3. Yakin dan Tunduk Atas Ketetapan Allah

Seperti kita tahum, segala sesuatu yang ada di bumi adalah telah menjadi ketetapan dan kekuasaan Allah. Sebagai hamba-Nya kita harus percaya dan selalu menerima bahwa mati, hidup, jodoh, dan rezeki telah diatur oleh Allah.

4. Meningkatkan Ibadah

Sebelum menikah, alangkah lebih baik jika kita mulai meningkatkan kualitas ibadah. Baik wajib maupun sunnah. Hal ini dilakukan agar kita senantiasa memiliki kebiasaan baik yang konsisten dan juga sebagai bentuk mendekatkan diri kepada Allah.

Namun, jangan sampai kita hanya semangat meningkatkan ibadah sebelum menikah saja. Usahakan untuk selalau konsisten dan membiasakan hal baik bahkan sampai setelah menikah.Dengan begitu kita akan menjadi lebih dekat kepada Allah dan Insya Allah segala hal akan lebih dipermudah, termasuk kehidupan pernikahan nantinya.

5. Selalu Bersabar dan Bersyukur

Biasakanlah dirimu untuk selalu bersabar dan bersyukur atas apa yang Allah kehendaki. Karena sebenarnya kehidupan pernikahan bukanlah hal yang mudah dijalani. Terkadang di tengah perjalanan kita harus menghadapi berbagai rintangan atau masalah dalam rumah tangga. Di situlah diperlukan kesabaran ekstra dalam mengatasinya.

Seringkali juga kehidupan pernikahan tidak sesuai dengan yang kita harapkan sebelumnya. Namun, percayalah bahwa Allah telah merencanakan sesuatu yang indah di balik itu semua. Maka, kita sebagai makhluk yang lemah sudah seharusnya selalu bersyukur atas apa yang telah Allah berikan.

Sekian, semoga bermanfaat.

 

Last modified on Selasa, 09 Jun 2020 09:18