Hai Bunda, Lindungi Anak Dari Gadget Dan Media Sosial

Anak - anak sedang membaca Al - Qur'an Anak - anak sedang membaca Al - Qur'an Foto : islamic-center.or.id

Muslimahdaily - Dalam era digital, anak-anak telah terobsesi dengan perangkat komunikasi modern seperti gadget. Mereka secara kejiwaan benar-benar terpengaruh menggunakan setiap jenis gadget yang ada. Sebut saja komputer, tablet, smartphone, dan perangkat teknologi komunikasi lainnya, dan kita sebagai orang tua kehilangan pengawasan pada mereka. Sisi lain dari situasi ini adalah ada sebagian kita yang mendorong anak-anak menggunakan gadget. Kita memberikan perangkat ini kepada mereka sebagai kado ulang tahun, atau sebagai hadiah kenaikan kelas atau lulus ujian.

Perlunya melindungi anak-anak dari penyalahgunaan gadget dan dari sisi gelap internet yang menyajikan beragam konten negatif. Membiarkan mereka mengakses internet tanpa diawasi sama saja artinya memberi mereka undangan terbuka untuk melihat konten yang tidak semestinya seperti, Pornografi, Adegan kekerasan, dll. Ini akan berdampak buruk karena menjadi ancaman utama terhadap akhlaq mereka kelak. Kita sebagi orangtua harus memahami bahwa anak-anak belum siap untuk membedakan antara yang hak dan yang bathil.

Facebook, Twitter, Instagram dan jejaring sosial lainnya, adalah tempat menakutkan yang tidak boleh dikunjungi anak-anak. Mereka bisa dengan mudah terpengaruh dengan konten – konten negatif, yang banyak beradar melalui jejaring sosial

10 Alasan Tidak Boleh Memberikan  Telepon Pintar Kepada Anak Anda

Teknolgi telah berperan besar membuat hidup kita lebih mudah dan efisien. Namun sebagai orangtua, Anda harus peduli mengenai dampak smartphone pada anak. Pada suatu waktu saat gadget telah menjadi hal biasa untuk dimiliki anak-anak, tidakkah anda mengkhawatirakan bagaimana dampak negatifnya pada pertumbuhan sang buah hati?

-Telepon  pintar mengubah pola hubungan orangtua dan anak.

-Telepon pintar akan membatasi pikiran kreatif anak

-Menyebabkan jam tidur mereka berkurang

-Tidak membuat anak punya waktu untuk berefleksi atau belajar tentang konsekuensi tindakan mereka.

-Menghambat kemampuan mereka belajar

-Menyebabkan kecanduan

-Punya dampak negatif pada kesehatan mental anak

-Secara tidak langsung menyebabkan kegemukan

-Menyebabkan masalah perilaku

-Mempengaruhi anak melakukan tindakan kekerasan

Melalui Smartphone, anak-anak dapa terpengaruj adegan kekerasan lewat games dan lewat cyberbully. Ini akan mempengaruhi dan mendorong mereka menerima kalau tindak kekerasan adalah cara yang biasa untuk menyelesaikan masalah.

Tidakkah sebagai Muslim kita harus lebih sensitif dengan persoalan ini?

Last modified on Selasa, 10 November 2015 10:46