Fitri Aulia ‘Kivitz’: Karena tampil syar'i dan stylish bisa digabungkan

Fitri Aulia di Hijabday 2015 Fitri Aulia di Hijabday 2015 Fotografer : Balqis Afifah

Muslimahdaily - Berawal dari passion di dunia fesyen, Fitri Aulia pendiri brand Kivitz mengaku sangat bahagia karena bisa melakukan hal yang disukainya, sekaligus bisa memberi banyak manfaat bagi orang lain.

Jauh sebelum fesyen muslimah sangat booming, Fitri Aulia yang lulusan Fisip UI sudah merintis brandnya ini sejak tahun 2010. Meski awalnya kuliah di jurusan Fisip, namun kesukaannya pada dunia fesyen membuat Fitri kembali berkuliah di jurusan fashion design di Lasalle College Jakarta untuk semakin memperdalam ilmu fesyen sehingga karakter design Kivitz akan semakin kuat dan matang, bukan hanya ikut tren semata.

Fitri melihat kesukaannya pada dunia fesyen sebagai ladang dakwah dan syiar agama. Memiliki tagline stylish dan syar`I, ternyata ada makna tersendiri yang terkandung dalam tagline tersebut yang menjadi nilai busana muslim yang dihasilkannya.

“Tagline ini bukan hanya sekedar tagline, karena dari awal sudah dibentuk  kivitz ini ingin punya karakter yang syar'i dan stylish, dan ini salah satu ladang dakwah saya. Jadi  syarinya di depan karena aku pengen muslimah yang didahulukan syar’i-nya, kemudian baru dilanjutakn dengan stylish. Agar para muslimah punya inspirasi untuk bisa tampil syar’i dan stylish, karena tampil syar’i dan stylish bisa digabungkan” ujar Fitri dalam wawancara dengan Muslimahdaily.com beberapa waktu lalu.

Fitri mengaku inspirasi awal menciptakan busana muslim adalah muslimah itu sendiri. Setiap orang ingin terlihat cantik, namun harus tetap sesuai aturan berpakaian dalam Islam. Disinilah Fitri melalui brandnya, berusaha menciptakan busana muslim yang syar`i namun tetap stylish sehingga cocok dengan kebutuhan busana bagi muslimah. Menurutnya saat ini sudah banyak sekali muslimah Indonesia yang memakai jilbab, meski belum sempurna. Dirinya menganggap hal tersebut sebagai bagian dari proses belajar dan hijrah seseorang yang tidak bisa dipaksakan.

Namun dalam membangun brandnya tentu Fitri sering menghadapi banyak tantangan, seperti ada yang menjiplak katalog produknya yang kemudian diganti warna padahal belum tentu produknya sama

“Ya sedih sih ya dan kecewa pastinya karena di dalam Islam ga ada etika seperti itu. Jika kita mengaku muslim, sebaiknya kita berdagang harus mengikuti etika dari islam itu seperti apa agar tindak lanjuti.” akunya.

Nah yang lagi cari-cari baju lebaran, boleh nih diintip koleksi Kivitz. Kabarnya akan ada koleksi lebaran yang kece banget.

“Akan ada koleksi lebaran, yang limited edition cuma ada 5 model, khusus koleksi dengan ciri khas gaya yang keliatan feminim, pokonya cewe banget kaya princess” ujar fashion designer yang pernah mengikuti Jakarta Fashion Week 2013 lalu ini.

Last modified on Sabtu, 27 Jun 2015 20:24

Leave a Comment