Inspiratif : Cerita Elidawati Ali Oemar Bangun Binis Fashion Hijab

By November 28, 2019 0
Elidawati Ali Oemar Founder Elzatta Elidawati Ali Oemar Founder Elzatta ( Foto : Muslimahdaily.com/Balqis )

Muslimahdaily - Mode fashion hijab di Indonesia semakin hari semakin berkembang. Saat ini, banyak bisnis fashion hijab baru yang turut bersaing satu sama lain. Bisnis hijab yang sudah lama berdiri pun tidak mau kalah bersaing, banyak produk baru yang diciptakan dan menyesuaikan dengan tren mode saat ini.

Elidawati Ali Oemar, pendiri label busana Elzatta bukanlah pemain baru dalam bisnis fashion hijab. Sejak 1990 ia memulai karirnya sebagai sales manager di salah satu perusahaan ritel busana muslim. Hingga akhirnya, wanita kelahiran 6 Juni 1964 ini memutuskan melahirkan brand Elzatta di tahun 2012. Berjalan hampir delapan tahun lamanya, kini brand Elzatta memiliki lebih dari 200 gerai yang tersebar di Indonesia dengan sistem kemitraan.

Menjabat sebagai CEO Elcorps, ia pun menciptakan brand lainnya seperti DAUKY di tahun 2013 dan Zatta Men di tahun 2014. 

"Saya kan sebenernya membangun bisnis setelah 21 tahun bekerja dan di dunia (bisnis) yang sebenernya sama, fashion hijab juga. Jadi ketika saya memulai usaha itu kayaknya sih kalau dipikir mudah ya memang mudah, tapi kalau dipikir susah ya susah juga. Karena apa? Karena ketika sudah tau dunia nya maka tentu kita ingin mencapai sesuatu dengan lebih mudah dan lebih cepat," ujarnya saat ditemui Tim Muslimahdaily di bilangan Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Dalam perjalanan bisnisnya, tentu tak selalu berjalan mulus. Ia mengaku, kerap menemukan hambatan. Namun, dengan segala kemahirannya dalam menjalnin bisnis, hambatan tersebut bukan menjadi salah satu masalah besar yang dapat mengakhiri karirnya.

Ia juga mengaku, dulu nama brand-nya tersebut ialah Zatta. Namun, nama Zatta kerap disamakan atau bahkan diisukan sebagai duplikasi dari brand Zara. Hingga akirnya, berubah menjadi Elzatta gabungan namanya bersama sang anak, Zatta.

"Tapi karena itu sebuah atau semacam isu yang serius maka kami berpikir gimana nih caranya? Ya itu sih tetep kita perjuangkan, gimana Zatta itu tetap sebagai milik kami dan Alhamdulillah dua tahun kemudian jadi milik kami. Tapi kami harus menyiapkan, kalau misalnya itu tidak terjadi kan kami harus siap-siap. Nah, ternyata kemudian kita siap-siapnya langsung gimana nih Zatta supaya tidak hilang akhirnya ditambahlah nama El di depannya, jadi Elzatta," tambahnya.

Melihat persaingan dunia fashion yang semakin menggila, El memfokuskan kekuatan pada brandnya saat ini. Jika ada kelemahan, sebisa mungkin ia atas agar tidak mengganggu kekuatan dari produk yang dijualnya. Kini pun, ia memfokuskan pemasaran produknya melalui penjualan online. hal tersebut dilakukan agar masih bisa tetap bersaing dengan brand  lainnya. 

"Dulu orang promosi melalui majalah, Koran, dan lain sebagainya sekarang kan udah enggak di situ lagi. Nah, makanya sekarang ya ada media media online, terus kemudia ada influencer, ada juga artis-artis yang punya followers luar biasa. Nah, kita melakukan apa yang sejarsnya dilakukan oleh orang=orang yang lebih duluan dari kami gitu," katanya.

Selain binis fashion yang digeluti, sejak 2017 lalu, El mulai merambah bisnisnya ke dunia food and beverage. Ia membuka El n'Bread dan Two Element Cafe. Selain itu, di tahun 2018 ia juga menjalani bisni travelnya, yaitu umrah dan halal trip ke mancanegara.

"Jadi, yang melatarbelakangi kalau kita sebagai muslim kan yang penting banget itu kalau kita yakin bahwa makanan kita halal. Nah, karena itu lah saya kemudian belajar untuk masuk ke dunia makanan begitupun bisnis perjalanan," ungkapnya.

Dalam perjalanan karirnya, ia selalu memegang teguh prinsip positive thingking terhadap siapapun. Sebisa mungkin ia selalu mencari solusi terhadap masalah yang tengah dihadapinya saat ini. Dan kunci utama dari kesuksesannya, ialah terus dan selalu bersemangat dalam kondisi apa pun.

"Pertama kita harus positive thingking, jadi enggak boleh bersangka buruk sama Allah jadi apa yang kita hadapi itu sebenernya enggak ada sesuatu yang salah. Jadi bagaimana kita mencari solusi kalau itu ada hal yang misalnya mandek atau gimana, cari solusi dari permasalahan yang ada. Yang kedua, ya tebarkan semangat gitu jadi misalnya kalau orang bilang ‘bu el selalu semangat’ ya saya kan orangnya sehari-harinya begitu, jadi harus terus semangat," pungkasnya.

Last modified on Thursday, 28 November 2019 15:55

Leave a comment

© 2019 Muslimahdaily.com All Rights Reserved. Part Of Genmediautama