Mengenal Umm Zakiyyah, Novelis Muslimah Terkemuka AS

Muslimahdaily - Umm Zakiyyah lahir tahun 1975 di Long Island, New York dengan orang tua awalnya beragama Kristen. Orangtuanya itu, Clark dan Delores Moore masuk Islam pada tahun ia dilahirkan, dengan demikian Umm Zakiyyah menjadi anak pertama dalam keluarga terlahir Islam. Saat Clark dan Delores mengubah nama mereka dan nama anak-anak mereka menjadi nama Islami satu tahun berikutnya, mereka memilih nama “Baiyinah” untuk Umm Zakiyyah, karena arti nama tersebut adalah “Bukti Nyata” dan kelahiran anaknya mewakili kelahiran spiritual mereka.

Umm Zakiyyah menghabiskan sebagian besar masa kecilnya di Indianapolis, di mana ia menulis artikel untuk koran lokal, esai dan puisi untuk publikasi kampus. Di Perguruan tinggi sebagai seorang mahasisiwa di Emory University yang prestisius di Atlanta, Georgia ia menulis artikel untuk surat kabar kampus dan ia menerima banyak penghargaan atas kepemimpinan dan pencapaian akademik.

Tahun 1997 ia lulus dari Emory University dengan gelar BA dalam pendidikan dasar, kemudian melanjutkan karir sebagai penulis, guru dan motivator. 

Tahun 2001 ia merilis novel perdana yang berjudul “If I Should Speak”  langsung mendapat perhatian Internasional dan segera menjadi buku bestseller di AS. Novel tersebut memperoleh pengakuan dari para profesor, penulis, majalah dan surat kabar.

Dr. Robert D. Crane, penasehat mantan Presiden Nixon, memberikan komentar pada novel perdana Umm Zakiyyah “Aku tidak bisa berhenti membaca sampai selesai… aku senang tidak hanya dengan alur novel, tapi khususnya kehebatan penulisan. Sebagai seorang penulis dan editor profesional sepanjang hidup, aku bisa mengatakan tidak pernah bertemu dengan orang-orang sekaliber Umm Zakiyyah. Ia contoh nyata orang yang berbakat alami. Seseorang bisa dilatih menulis dengan baik, tapi tak ada pelatihan yang bisa membuat seseorang tanpa kehebatan, bakat alami untuk memikat pembaca karena dia mengerahkan kecerdasan yang permanen yang ia miliki...”

Novel-novel Umm Zakiyyah selanjutnya dipilih untuk kajian universitas dalam literatur multikultural di perguruan tinggi seperti Indiana University, Bloomington; Howard University, dan University of DC, Georgetown University dan dalam publikasi Perspektif Multikultural di Saint Cloud State University dan University of Saint Thomas. Profesor K. Bryant dari Howard University mengatakan novel “If I Should Speak” adalah jenis novel yang memiliki nilai keilmuan.

Tahun 2008, Umm Zakiyyah mendapat penghargaan “The Muslim Girls Unity Conference Distinguished Author.”

Leave a Comment