Berani Berwirausaha Ala Sri Gusni, Pemilik Mix Diner & Florist

Muslimahdaily - Mix Diner & Florist, kafe yang memadukan tempat makan dan toko bunga ini cukup populer di kalangan anak muda. Kafe ini pertama kali didirikan pada 2013 di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Menu utama yang paling dicari adalah Mie Mirip, yakni mie yang dibuat mirip seperti yang digambarkan di bungkusnya. Kini, Mix Diner & Florist semakin mengembangkan sayapnya dengan membuka cabang di daerah Margonda Raya, Depok. Siapa sangka, di balik kesuksesan Mix Diner & Florist ini, ada muslimah yang penuh optimisme bernama Sri Gusni.

Ditemui Muslimahdaily di kafe Mix Diner & Florist Depok, beberapa waktu lalu, wanita yang akrab disapa Sri ini berbagi cerita tentang pengalamannya di dunia wirausaha. Sri merupakan lulusan dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia dan tidak memiliki latar belakang pendidikan di dunia bisnis apa pun. Lantas, kok bisa, ya Sri terjun ke dunia yang asing baginya? Berikut tips yang bisa dibagikan Sri untuk para muslimah yang ingin terjun ke dunia bisnis.

1. Berani Bermimpi

Sri kecil bercita-cita menjadi seorang tentara, karena tumbuh di keluarga tentara. Bertambahnya usia dan berkembangnya pengalaman, ia pun berkeinginan untuk menjadi dokter tentara. Namun saat dewasa, Sri lebih banyak aktif di organisasi kemahasiswaan yang menyuarakan suara rakyat dan menuntut keadilan serta kerja keras pemerintah. Dari sanalah, jiwa sosial dan mimpi untuk bisa bermanfaat bagi warga negara lainnya timbul.

Sebelum terjun ke dunia bisnis, Sri adalah karyawan biasa di bidang pengembangan masyarakat. Lewat pekerjaannya itu, Sri banyak berinteraksi dengan masyarakat di seluruh Indonesia. Ia pun semakin tergerak ingin melakukan hal yang lebih nyata agar bisa membantu pembangunan dan pemberdayaan sumber daya manusia negeri ini.

Keputusannya bulat. Wanita berhijab ini memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya dan membuka usaha sendiri. Cita-cita dan mimpinya satu, dapat membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain dan membantu usaha kecil menengah demi kemajuan perekonomian negara.

2. Yakini Kata Hati

Tak mudah untuk memutuskan langkah turun ke dunia bisnis. Banyak keraguan dan ketakutan yang dihadapinya. Tidak punya modal uang, takut gagal, dan lain sebagainya. Namun Sri mengungkapkan untuk menjadikan semua itu motivasi bukan rasa pesimis. Ia berkali-kali menanyakan pada hatinya sendiri tentang apa yang sebenarnya ia inginkan. Bekerja di kantor dan selamanya menjadi karyawan atau bergerak sendiri dan membuka lapangan kerja orang lain. Sri pun memantapkan hatinya untuk bisa bermanfaat bagi orang lain dengan caranya.

3. Just Do It!

Bersama 4 kawannya, Sri pun akhirnya membuka usaha kafe dan toko bunga ini. Ia dan teman-teman berusaha memadukan kebutuhan pokok manusia yang suka makan dan hobinya dalam merangkai bunga. Ditanya soal modal, Sri menegaskan, modal tak selamanya uang, tapi bisa juga berupa ide. Karena itu, setelah memiliki persiapan dan perencanaan yang matang, yang perlu dilakukan hanya tinggal mewujudkannya saja.

4. Istiqomah

Istiqomah adalah tips selanjutnya. Bagi Sri, ketika sudah memutuskan untuk terjun ke bisnis, menjaga konsistensi itu penting. Selain itu, fokus pada apa yang sudah diputuskan dan dijalankan agar hasil yang ingin dicapai bisa terlaksana. Bagian ini tentu saja banyak godaannya. Tawaran bekerja dengan gaji yang besar pun salah satunya. Tak hanya itu, jatuh bangun di dunia bisnis juga menjadi cobaan yang cukup sulit untuk bertahan. Dengan tekad mewujudkan mimpinya agar bisa mempekerjakan orang lain, Sri pun berusaha istiqomah.

5. Be Different

Banyaknya pesaing di dunia bisnis mengharuskan kita untuk berinovasi terus agar bisa berbeda. Hal tersebut yang dilakukan oleh Sri dan kawan-kawan. Selain membuka cabang di lokasi yang berbeda, konsep ruangannya pun dibuat sedikit berbeda agar pengunjung tidak bosan. Jika di Mampang konsepnya berlokasi di ruko pom bensin seperti konsep kafe perisitirahatan di luar negeri, Mix Diner & Florist Depok memilih lebih konsep lebih fresh karena lokasinya di sekitar kampus. Ke depannya, Mix berencana akan buka di daerah Cikini dan berlokasi sama dengan salah satu butik pakaian muslimah terkenal.

6. Beretika

Berbisnis juga butuh etika. Hal ini diperlukan agar tidak terjadi persinggungan dan persaingan tidak sehat di antara para pebisnis lainnya.

"Jangan takut bermimpi, karena mimpi itu gratis. Tidak perlu menunjukkan siapa kita, tapi buktikan apa karya kita dan apa yang bisa kita berikan untuk orang lain." - Sri Gusni

Last modified on Selasa, 02 Februari 2016 12:31

Leave a Comment