Singapura Luncurkan Layanan Bantuan untuk Muslim

Singapura Luncurkan Layanan Bantuan untuk Muslim Foto : onislam.net

Muslimahdaily - Pemerintah Singapura baru-baru ini mengumumkan telah meluncurkan sebuah layanan bantuan baru pada 1 Juli kemarin yang dikhususkan bagi Muslim yang ingin mencari jawaban atau bantuan dalam masalah berbau agama. Langkah ini dianggap perlu diambil untuk membantu meredakan kesalahpahaman atau salah tafsir tentang konsep agama Islam yang biasanya digunakan oleh grup radikal.

“Kami ingin menyelamatkan orang-orang dari kemungkinan menjadi radikal” kata Wakil Perdana Menteri, Teo Chee Hean di Masjid Khadijah, Singapura, seperti dilansir dari laman Strait Times.

“Anak muda, seperti remaja berusia 17 tahun yang baru-baru ini ditangkap karena masalah terorisme, rentan terhadap pengaruh radikal yang bersumber dari media online” kata Teo menambahkan saat peluncuran layanan bantuan tersebut, sesaat sebelum berpuka puasa bersama dengan komunitas muslim Singapura.
Layanan bantuan yang diluncurkan oleh Religious Rehabilitation Group (RRG) Singapura menargetkan orang-orang yang mencari informasi tentang ekstremis dan radikalisasi. Menawarkan penjelasan yang jelas terhadap konsep beragama dalam Islam yang seringkali diputarbalikkan oleh kelompok ekstremis. Layanan ini juga bermanfaat bagi siapa saja yang mencari nasihat atau bantuan dalam menghadapi anggota keluarga atau teman yang dicurigai telah berubah menjadi radikal.

Wakil ketua RRG Mohamed Ali mengatakan bahwa layanan bantuan ini dapat mencegah pemuda muslim Singapura mendapatkan informasi mengenai agama dari sumber yang salah. Konselor akan membantu mereka memperjelas keraguan soal ilmu agama.

Layanan bantuan tersebut, 1800-774-7747, beroperasi mulai dari pukul 9 pagi hingga 5 sore setiap Senin hingga Jumat.
Singapura sendiri diestimasikan menjadi rumah bagi 450.000 hingga 500.000 muslim yang merupakan 14-15% dari total populasi di Singapura. Meski Singapura menetapkan beberapa larangan terkait suara azan di masjid-masjid Singapura, namun Singapura tetap menjadikan islam sebagai salah satu bagian dari negaranya. Terbukti dengan banyaknya biaya yang dihabiskan untuk membangun maupun merenovasi masjid serta memberikan pelayanan bagi warga muslim di sana.

Last modified on Minggu, 05 Juli 2015 16:31