Semenanjung Balkan, Ketika Eropa dan Budaya Islam Bertemu

By July 18, 2019 0
Ilustrasi Ilustrasi

Muslimahdaily - Benua Eropa dikenal karena keindahan budaya, panorama, dan citarasa kulinernya. Tak hanya itu, sejarah, ekonomi, politik dan sosial masyarakat sangat maju, bahkan ditiru oleh negara – negara di benua lain. Namun, menggali lebih dalam dari sisi Tenggara benua Eropa, kita akan berjumpa dengan Semenanjung Balkan.

Semenanjung Balkan adalah sekelompok negara – negara di Eropa yang disatukan oleh sebuah Semenanjung yang menakjubkan. Memiliki luas wilayah dan budaya yang berbeda, tetapi dipersatukan oleh takdir.

Negara – negara yang membentuk Balkan saat ini adalah Albania, Bosnia dan Herzegovina, Bulgaria, Kroasia, Yunani, Kosovo, Republik Makedonia, Montenegro, Rumania, Serbia, Slovenia, dan sisi Eropa dari Turki.

Sejarah singkat Balkan

Kata "Balkan" berasal dari bahasa Turki yang berarti "gunung". Wilayah ini pasti menggunakan nama-nama tersebut setelah melihat dari sisi geografisnya; Pegunungan Balkan.

Sejarah suku – suku Balkan sudah ada sejak 3000 tahun yang lalu. Mereka terdiri dari berbagai negara dan bahasa seperti bahasa Latin, bahasa Yunani, bahasa Slavia, bahasa Hongaria dan berakhir setelah Kekaisaran Ottoman yang menjadi penguasa utama wilayah Semenanjung Balkan untuk jangka waktu yang lama.

Ada dua faktor historis utama yang menjadikan Balkan bisa seperti sekarang. Faktor pertama adalah pemisahan Kekaisaran Romawi yang membagi wilayah Balkan menjadi Katolik Roma dan Ortodoks Bizantium.

Faktor kedua adalah invasi Kekaisaran Ottoman, yang menandai pengaruh Islam selama lima abad yang memisahkan Balkan antara  penduduk yang beragama Kristen dan Muslim.

Dengan harapan dapat menyelamatkan diri dari penindasan karena perbedaan agama, terbentuklah Republik Yugoslavia yang terdiri dari 6 negara dan 2 provinsi.

Warga Balkan yang ramah dan berseni tinggi

Istilah Balkan tidak hanya dipakai untuk mendefinisikan wilayah geografisnya, tetapi juga warganya yang dikenal penuh kasih sayang, hangat dan benar – benar ramah.

Bahkan, dalam budaya Albania dikenal konsep bernama “Besa”. Yang berarti bahwa sekali seorang Albania menjamin Anda dengan Besa, Anda bisa mempercayai janji itu sampai kapan pun. Biasanya, Besa diterjemahkan sebagai “kehormatan” dan ini adalah kode etik tertinggi bagi orang Albania.

Tidak hanya itu, Muslim Albania juga dikenal suka menolong. Mereka bahkan pernah menyelamatkan lebih dari 2.000 orang Yahudi semasa penindasan Nazi Jerman.

Warga Balkan juga senang dan ramah kepada pendatang atau turis. Mereka akan melakukan terbaik untuk menyambut dan membuka persahabatan.

Anda hanya perlu tersenyum atau berbagi makanan dan mereka akan memberikan keramahan terbaiknya.

Benua Eropa dikenal karena keindahan budaya, panorama, dan citarasa kulinernya. Tak hanya itu, sejarah, ekonomi, politik dan sosial masyarakat sangat maju, bahkan ditiru oleh negara – negara di benua lain. Namun, menggali lebih dalam dari sisi Tenggara benua Eropa, kita akan berjumpa dengan Semenanjung Balkan.

Semenanjung Balkan adalah sekelompok negara – negara di Eropa yang disatukan oleh sebuah Semenanjung yang menakjubkan. Memiliki luas wilayah dan budaya yang berbeda, tetapi dipersatukan oleh takdir.

Negara – negara yang membentuk Balkan saat ini adalah Albania, Bosnia dan Herzegovina, Bulgaria, Kroasia, Yunani, Kosovo, Republik Makedonia, Montenegro, Rumania, Serbia, Slovenia, dan sisi Eropa dari Turki.

Sejarah singkat Balkan

Kata "Balkan" berasal dari bahasa Turki yang berarti "gunung". Wilayah ini pasti menggunakan nama-nama tersebut setelah melihat dari sisi geografisnya; Pegunungan Balkan.

Sejarah suku – suku Balkan sudah ada sejak 3000 tahun yang lalu. Mereka terdiri dari berbagai negara dan bahasa seperti bahasa Latin, bahasa Yunani, bahasa Slavia, bahasa Hongaria dan berakhir setelah Kekaisaran Ottoman yang menjadi penguasa utama wilayah Semenanjung Balkan untuk jangka waktu yang lama.

Ada dua faktor historis utama yang menjadikan Balkan bisa seperti sekarang. Faktor pertama adalah pemisahan Kekaisaran Romawi yang membagi wilayah Balkan menjadi Katolik Roma dan Ortodoks Bizantium.

Faktor kedua adalah invasi Kekaisaran Ottoman, yang menandai pengaruh Islam selama lima abad yang memisahkan Balkan antara  penduduk yang beragama Kristen dan Muslim.

Dengan harapan dapat menyelamatkan diri dari penindasan karena perbedaan agama, terbentuklah Republik Yugoslavia yang terdiri dari 6 negara dan 2 provinsi.

Warga Balkan yang ramah dan berseni tinggi

Istilah Balkan tidak hanya dipakai untuk mendefinisikan wilayah geografisnya, tetapi juga warganya yang dikenal penuh kasih sayang, hangat dan benar – benar ramah.

Bahkan, dalam budaya Albania dikenal konsep bernama “Besa”. Yang berarti bahwa sekali seorang Albania menjamin Anda dengan Besa, Anda bisa mempercayai janji itu sampai kapan pun. Biasanya, Besa diterjemahkan sebagai “kehormatan” dan ini adalah kode etik tertinggi bagi orang Albania.

Tidak hanya itu, Muslim Albania juga dikenal suka menolong. Mereka bahkan pernah menyelamatkan lebih dari 2.000 orang Yahudi semasa penindasan Nazi Jerman.

Warga Balkan juga senang dan ramah kepada pendatang atau turis. Mereka akan melakukan terbaik untuk menyambut dan membuka persahabatan.

Anda hanya perlu tersenyum atau berbagi makanan dan mereka akan memberikan keramahan terbaiknya.

 

Last modified on Tuesday, 16 July 2019 17:47

Leave a comment

© 2018 Muslimahdaily.com All Rights Reserved. Part Of Genmediautama