Romantis,Kakek ini Membangun Replika Taj Mahal untuk Istrinya

Muslimahdaily - Seorang mantan pimpinan kantor pos memegang teguh janji kepada mendiang istrinya, dengan menghabiskan sisa hidup dan semua uang yang ia punya membangun makam megah untuk istrinya - sebuah replika Taj Mahal - sehingga mendiang istrinya tak akan pernah dilupakan.

Faizul Hassan Qadri, kakek tua berusia 80 tahun telah mengerjakan sebuah monumen semenjak istrinya, Tajammuli, meninggal dunia pada tahun 2011 lalu. Banyak orang-orang yang datang dari berbagai penjuru melihat miniatur Taj Mahal di desanya. Jasad mendiang istrinya dikebumikan di dalam makam itu, dan Qadri berencana dikebumikan disamping istrinya saat ia meninggal nanti.

Taj Mahal yang asli dibangun oleh raja Mughal sebagai mausoleum untuk permaisurinya di abad 17. Qadri tidak punya sumber keuangan laksana raja, terpaksa menghentikan pembangunan setiap kali ia kehabisan uang. Ia hanya bisa menjual tanah miliknya atau perhiasan istrinya untuk melanjutkan pembangunan. Ia sudah menghabiskan sekitar 17 ribu dolar atau setara 230 juta rupiah untuk proyek ini.

Qadri telah menolak bantuan berupa sumbangan, bahkan sebuah tawaran dari mentri utama wilayah, dengan alasan ia ingin menyelesaikan monumen setinggi 8,1 meter itu dengan tangannya sendiri sebagai bukti cintanya kepada sang istri selama 58 tahun hidup bersama.

Mereka tidak mempunyai anak dan istrinya sering khawatir akan nasib mereka, tak akan ada seorangpun yang akan mengingat dan mengenang mereka bila mereka berdua tiada. Qadri berjanji orang-orang akan mengenang mereka, dan memastikan hal itu.

Taj Mahal memang merupakan perlambang cinta yang agung. Makam megah yang di bangun oleh Shah Jahan raja kekaisaran Mughal dan berada berada di kota Agra, adalah makam sekaligus monumen untuk mengenang permaisuri yang sangat ia sayangi, Mumtaz Mahal.

Kisah cintanya berawal ketika ia masih menjadi seorang pangeran. Ketika berjalan menyusuri Meena Bazaar, ia melihat seorang gadis sedang menjajakan kain sutera dan manik-manik kaca. Shah Jahan jatuh hati pada pandangan pertama. Gadis itu adalah Mumtaz ul Zamani, cucu dari bangsawan Persia. Tapi Shah jahan harus menunggu 5 tahun untuk menikahinya tahun 1612.

Pada tahun 1628, Shah Jahan naik menjadi raja dan Mumtaz ul Zamani diberi julukan Mumtaz Mahal, yang artinya “Permata di Istana”. Meskipun sebelumnya sudah memiliki dua istri, tapi Mumtaz Mahal adalah yang paling disayanginya. Saat Mumtaz Mahal melahirkan anak ke 14, ia meninggal karena komplikasi. Shah Jahan berjanji tidak akan menikah lagi dan akan membangun makam termegah di atas kuburannya.

Ia mengumpulkan 20 ribu pekerja yang terdiri dari tukang batu, tukang emas, dan pengukir yang termasyur dari seluruh dunia. Kubah dan menara yang terbuat dari pualam putih, mozaik yang indah, menjadikan Taj Mahal salah satu dari Tujuh keajaiban Dunia. Sebanyak 43 jenis batu permata termasuk berlian, jade, kristal, nilam, dan topaz digunakan untuk memperindah Taj Mahal. Taj Mahal dibangun dengan simetris, dan makam Mumtaz Mahal berada tepat di tengah bangunan Taj Mahal.

Last modified on Senin, 26 Oktober 2015 03:05

Leave a Comment