Tim Pemahat Salju Indonesia Menang Best Skill dan Excellent di Harbin

Tim Indonesia pertama berhasil menjadi juara pada kategori Best Skill dengan hasil patung salju bertema “Bali Bride” Tim Indonesia pertama berhasil menjadi juara pada kategori Best Skill dengan hasil patung salju bertema “Bali Bride” ( Foto: thejakartapost )

Muslimahdaily - Kabar baik datang dari dua tim pemahat muda Bali. Mereka baru saja memenangkan dua kategori pada ajang Harbin International Ice dan Snow Sculpture Festival yang ke-25 yang digelar di Harbin, China mulai dari 10 hingga 13 Januari lalu.

Tim pertama yang yang diketuai oleh I Nyoman Sungada dan beranggotakan I Putu Andre Putra Yoga, Eka Budi Adiadee dan I Made Sumerta Yasa, berhasil menjadi juara pada kategori Best Skill dengan hasil patung salju bertema “Bali Bride”.

Sedangkan tim kedua yang diketuai oleh I Ketut Suaryana dan beranggotakan I Made Mardiawan, I Komang Karim dan I Kadek Arya Undiyana berhasil membawa piala dari kategori Excellent berkat karya patung bertema “Frog Surfing”.

Kedua tim berkompetisi membuat karya patung salju berukuran 3x4 meter. Setiap tim diberi waktu kurang lebih 3,5 hari untuk menyelesaikan karya mereka.

“Kami berangkat dari hotel jam 08.30, sampai lokasi jam 09.00 lalu langsung bekerja sampai jam 12.00 untuk istirahat makan siang. Jam 13.00 lanjut hingg jam 19.00. Waktu pengerjaannya 3,5 hari,” kata I Ketut Suaryana seperti dilansir dari Kompas (17/1).

Bagi kedua tim suhu dingin yang ekstream menjadi tantangan tersendiri. Selain itu, mereka juga mengaku mengalami kejadian-kejadian menarik saat proses pembuatan patung. Salah satu anggota tim, Nyoman mengaku merasakan keram di bagian perut dan kaki saat ia masuk ke dalam salju untuk membuat lubang. Nyoman juga pernah kejatuhan alat pahat hingga darah mengucur dari kakinya.

Sebelumnya, Nyoman dan Ketut sudah beberapa kali memenangkan kompetisi memahat patung internasional baik individu maupun bersama tim. Ketut berhasil mendapatnya penghargaan Best People Choice di ajang internasional di Nayoro, Jepang pada tahun 2018. Sementara Nyoman sempat menyabet beberapa juara di Harbin dan Sapporo.

Last modified on Selasa, 21 Januari 2020 10:43

Leave a Comment