Dokter di Saudi Menangis dan Menolak Dipeluk Anaknya

Seorang dokter menolak dipeluk anaknya Seorang dokter menolak dipeluk anaknya ( Foto: Twitter/@Doranimated )

Muslimahdaily - Di media sosial, baru-baru ini viral sebuah video seorang dokter yang menolak dipeluk sang anak ketika pulang ke rumah. Sang dokter melakukan hal tersebut lantaran takut menyebarkan virus corona ke anaknya.

Video ini pertama kali diunggah di media sosial oleh akun Twitter analis Amerika tentang politik internasional di Timur Tengah, Michael Scott Doran.

Akun dengan username @doranimated tersebut mengunggah video berdurasi 6 detik yang berisikan seorang dokter yang hendak dipeluk oleh anaknya. Sang dokter yang masih berpakaian medis itu menolak sang anak memeluk dirinya. Ia kemudian berlutut dan terlihat menangis karena takut menyebarkan virus ke anaknya.

“Seorang dokter Saudi pulang ke rumahnya setelah dari rumah sakit, (ia) meminta anaknya untuk menjaga jarak, tapi kemudian menangis (karena harus menyuruh anaknya menjaga jarak),” tulis Michael dalam bahasa Inggris pada cuitannya pada Jumat (27/3) lalu.

Melansir dari Gulf News Saudi, dokter yang bernama Nasser Ali Al Shahrani tersebut mengatakan tindaknya tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarkat tentang penyakit yang sangat menular.

“Tujuan dari klip itu adalah untuk membuat masyarakat sadar akan bahaya virus corona dan untuk mematuhi peraturan dan instruksi dari Kementrian Kesehatan,” katanya kepada Saudi Okaz.

Biasanya ia meminta istrinya untuk membukakan pintu setelah memisahkan anaknya terlebih dahulu. Kemudian barulah ia mengganti pakaian medisnya dan mandi.

Dokter yang bekerja di Rumah Sakit King Salman di Riyadh tersebut juga berusaha untuk menyoroti kehidupan keluarga para profesi kesehatan setelah mereka menyelesaikan tugasnya dan kembali ke rumah.

“Mereka harus menghindari anak-anak dan keluarga mereka sampai mereka mencuci tangan dan membersihkan diri,” katanya.

Leave a Comment