Kumandang Adzan Pertama di Hagia Sophia Setelah 85 Tahun

hagia sophia hagia sophia (twitter.com/poeticlass)

Muslimahdaily - Jumat lalu, (10/7) menjadi hari paling membahagiakan bagi umat muslim di Turki. Bagaimana tidak, suara azan kembali terdengar setelah sejak 1 Februari 1935, Hagia Sophia dijadikan museum oleh pemerintahan Kemal Ataturk.

Sebelumnya, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, menyatakan bahwa Hagia Sophia resmi beralih fungsi kembali menjadi masjid, Jumat (10/7). Keputusan besar ini ditetapkan oleh Pengadilan Tinggi Turki.

Kebijakan ini disambut baik oleh banyak warga Turki. Mereka berkumpul dan bersuka ria merayakan keputusan tersebut.

Dilansir dari Pikiran Rakyat, Senin (13/7), warga Turki beramai-ramai datang ke halaman Hagia Sophia setelah untuk pertama kalinya mendengar lantunan azan dari dalam masjid tersebut. Detik-detik azan pertama di Hagia Sophia ini disambut meriah oleh warga Turki, bahkan mereka merekam momen bersejarah tersebut.

Dari salah satu video, terlihat ratusan orang memenuhi lapangan dengan ponsel dan atribut kebanggaan mereka. Bahkan beberapa dari mereka ada yang membawa bendera Turki modern berwarna merah dara dengan lambang bulan sabit dan bintang di tengahnya. Ada pula yang membawa bendera Utsmani berwarna hitam dengan emblem kebanggaannya.

Rekaman tersebut diunggah di Twitter oleh netizen Turki, @poeticlass pada Jumat malam, (10/7). Ia menuliskan bahwa itu adalah azan pertama di Hagia Sophia.

"Azan pertama di Hagia Sophia setelah keputusan Turki mengembalikannya menjadi masjid lagi," tulisnya.

"Momen yang hebat," pungkasnya.

Masih dari @poeticlass, dalam video lain, terdengar tepukan dan teriakan meriah dari warga Turki menyambut seruan salat dari Hagia Sophia.



@poeticlass juga menuturkan bahwa biaya masuk yang mahal ketika Hagia Sophia masih menjadi museum kini digratiskan setelah beralih fungsi menjadi masjid.

"Pintu masuk Museum Hagia Sophia berbiaya 100 Lira Turki. Kini gratis. Saya tinggal di Istanbul dan hanya melihat isinya sekali ketika masih 9 tahun," jelasnya.

"Itu sangat mahal ketika saya tumbuh menjadi pelajar. Nonmuslim bisa mengunjunginya seperti ketika datang ke masjid biru yang jaraknya 3 menit saja," lanjutnya.

Ia juga menjelaskan bahwa nama museum yang tadinya Hagia Sophia kini kembali ke nama yang lama yaitu Atasofya-i Kebir Mosque.

"Namanya sekarang berubah ke nama lama ketika masih menjadi masjid. Sekarang Ayasofya-i Kebir Mosque (Masjid Besar Ayasofya)," terangnya.

"Nama itu tercatat dalam akta tahun 1936 yang dimasukkan oleh yayasan Ebulfatih Sultan Mehmet," pungkasnya.

Leave a Comment