Setelah Viral Lawan Begal, Driver Ojol Wanita Ini Raih Penghargaan

drivel ojol wanita raih penghargaan drivel ojol wanita raih penghargaan (foto: ayojakarta.com)

Muslimahdaily - Belakangan ini, media sosial ramai oleh berita dari seorang pengemudi ojek online perempuan yang berani melawan begal. Namanya adalah iu Dwi Mulan Meilani. Berkat aksi keberaniannya, wanita berusia 32 tahun itu akhirnya mendapatkan penghargaan khusus dari Kepala Porles Metro Bekasi pada akhir bulan lalu.

Sekilas tentang kejadian

Mengutip dari Republika, Sabtu (8/8), saat insiden tersebut terjadi, Dwi hendak menuju restoran untuk mengambil orderan dari konsumen. Peristiwa tersebut terjadi di Perumahan Pondok Ungu Permai Sektor V, Kabupaten Bekasi. Kebetulan terekam CCTV hingga videonya menjadi viral di media sosial.

Dalam video tersebut, dua begal menggunakan satu motor hendak mengambil tas milik seorang wanita yang tengah mengemudi di Perumahan Pondok Ungu. Kemudian, motor yang dikendarai Dwi tersungkur.

Disanalah kejadian heroik terekam CCTV rumah salah satu warga. Satu orang pelaku langsung mengarahkan celurit ke tubuhnya. Terjadilah aksi saling dorong antara keduanya. Handphone Dwi berhasil diambil pelaku. Namun, pelaku tak berhasil mengambil motor incarannya. Korban pun berhasil mengambil celurit pelaku.

Penghargaan untuk Dwi

Kepala Polres Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan pun memberikan penghargaan khusus kepada Dwi atas keberaniannya melawan dua begal bersenjata tajam dan merebut celurit lantaran tak ingin motornya dibawa kabur.

"Ini penghargaan atas keberanian telah melawan pelaku kejahata," ujar Hendra pada Kamis, (30/7).

Kejadian ini memang menyisakan trauma untuk Dwi, tetapi ia mengaku bahwa kejadian ini tak lantas membuatnya menyerah dan tak ingin kerja lagi. Ia merasa sangat senang aksinya mendapat apresiasi dan penghargaan dari Kepolisian.

"Saya dapat penghargaan sebagai bentuk apresiasi driver ojol wanita," ujar Dwi pada Republika, Jumat (31/7).

Dwi mengaku bahwa ia juga mendapatkan sejumlah bantuan berupa uang tunai untuk keperluan keluarga. Diketahui bahwa Dwi adalah tulang punggung bagi keluarganya. Ia harus menghidupi rumah tangga setelah suaminya dipecat pada bulan Januari lalu, dilansir dari Republika, Sabtu (8/8).

Leave a Comment