Abu Dhabi Jadi Kota Pertama di Dunia Gunakan Obat Virus COVID-19

ilustrasi ilustrasi

Muslimahdaily - Sotrovimab atau pengobatan virus COVID-19 terbaru di dunia, kini telah tersedia di Uni Emirat Arab (UEA). Pengobatan ini tersedia menyusul kesepakatan antara Departemen Kesehatan Abu Dhabi, organisasi pembelian kelompok (GPO) terkemuka di negara itu Rafed, dan perusahaan biofarmasi global inovatif GlaxoSmithKline (GSK).

Diketahui, kedatangan pengiriman pertama obat tersebut adalah di bandara Abu Dhabi, sehingga kota ini menjadi kota pertama di dunia yang menerima obat ini.

Melansir laman di Khaleej Times, Rabu (16/6), Sotrovimab adalah pengobatan antibodi monoklonal yang diberikan melalui terapi intravena.

Sotrovimab dapat digunakan untuk mengobati orang dewasa dan anak-anak di atas usia 12 tahun yang memenuhi kriteria tertentu dan berisiko berkembang menjadi COVID-19 yang parah.

Penelitian juga menunjukkan obat ini dapat mencegah kenaikan rawat inap dan kematian pada 85 persen kasus pengobatan awal.

Selain itu, pengobatan sotrovimab ini disebut dapat bekerja pada semua variasi virus yang diketahui hingga saat ini. Kementerian Kesehatan dan Pencegahan UEA (MoHAP) mengeluarkan pengesahannya terhadap obat GSK baru ini setelah dilakukannya penelitian.

Obat sotrovimab, dari GlaxoSmithKline, disetujui oleh Departemen Kesehatan dan Perlindungan Masyarakat setelah selesainya prosedur penilaian nasional dan disetujui juga oleh Administrasi Makanan dan Obat-obatan AS serta memberinya izin penggunaan darurat.

Departemen Kesehatan dan Rafed Abu Dhabi melaksanakan perjanjiannya dengan produsen untuk memastikan pengiriman pada awal Juni dan Juli. Hal ini memungkinkan pasien di UEA menjadi salah satu yang pertama di dunia untuk mengakses terapi baru ini.

Rafed yang berbasis di Abu Dhabi diketahui akan memfasilitasi pengadaan, penyimpanan, dan distribusi Sotrovimab melalui Rafed Distribution Center, fasilitas penyimpanan dingin terbesar di Kawasan.

Pusat ini merupakan bagian dari Konsorsium Harapan sekaligus kolaborasi bersejarah oleh entitas perawatan kesehatan, logistik, dan rantai pasokan untuk memerangi pandemi secara nasional dan internasional

“Abu Dhabi terus berupaya mempertahankan posisi kota nomor satu secara global dalam hal ketahanan dan keamanan di masa Covid-19. Obat ini berada di garis depan kemajuan dan merupakan alat ampuh dalam perjuangan kita mengakhiri pandemi ini,” kata Wakil Sekretaris Departemen Kesehatan Abu Dhabi Jamal Mohamed Kaabi.

“Kami berharap dapat menerapkan kriteria kelayakan untuk penggunaan darurat Sotrovimab sebagai bagian dari komitmen Abu Dhabi memimpin respons Covid-19 yang mencakup semua dalam pencegahan, pengobatan, dan perawatan,” tambahnya.

Sementara itu, CEO Rafed, Rashed Al Qubaisi, menyebut langkah ini menjadi upaya dan terobosan besar dalam melawan pandemi Covid-19. Melalui kolaborasi erat dengan Health Abu Dhabi dan GlaxoSmithKline, mereka telah memastikan rantai pasokan properti diamankan, juga memastikan akan didistribusikan ke seluruh negeri secara efektif dan tepat waktu.

Rafid Distribution Centre terus menerapkan tujuannya untuk meningkatkan layanan bagi penduduk UEA dan menggeser pengalaman Abu Dhabi dalam menanggulangi penyakit ini ke skala yang lebih luas di seluruh dunia.