Akhirnya Masjid Agung Cologne Diperbolehkan Mengumandangkan Adzan

Masjid raya cologne Masjid raya cologne ( Foto: EPA/ republika.co.id )

Muslimahdaily - Masjid Agung Cologne merupakan masjid terbesar yang berada di Jerman. Sejak pembangunannnya, masjid ini telah menuai banyak perdebatan. Hal ini disebabkan karena dalam pembangunannya, masjid ini menerima dana sumbangan dari Otoritas Pemerintah Turki di Jerman (DITIB).

Pada September 2018, Presiden Turki yaitu Recep Tayyip Erdogan bahkan telah meresmikan masjid tersebut selama ia melakukan kunjungan kontroversial ke Jerman lalu. Selain itu, Masjid terbesar ini telah menjadi target sentimen bagi partai sayap kanan anti muslim di Jerman.

Perdebatan-perdebatan serta isu-isu yang terjadi di Jerman, menjadikan banyak masjid tidak bisa mengumandangkan adzan nya secara besar-besaran. Masjid-masjid di Jerman dilarang untuk bisa memberikan pertanda waktu masuk sholat kepada umat muslim di Jerman. Namun kabar baik telah datang. Kini Masjid agung Cologne beserta tiga puluh lima masjid lainnnya diperbolehkan untuk mengumandangkan adzan dengan menggunakan pengeras suara.

Diizinkannya pengumandangan adzan tersebut merupakan satu bentuk kesepakatan antara Dewan Kota Cologne dengan Komunitas Muslim. Tentu saja kabar baik ini membuat masyrakat muslim Jerman sangat gembira.

Namun, tetap saja terdapat oknum-oknum yang memberikan kritik buruk nya terhadap kebijakan tersbut di media sosial. Padahal, wali kota Cologne sendiri yaitu Henriette Reker telah memberi respon yang baik dengan membela kebijakan tersebut.

Dilansir dari Ihram.co.id, Wali kota Cologne ingin memberikan kebebasan kepada keragaman masyarakat beragama di kota cologne. Terdapat banyak proyek yang ia rencanakan mengenai #Muezzin-Ruf (seruan muslim).

Perizinan pengumandangan adzan ini merupakan salah satu bentuk proyek tersebut. Terdapat 4,5 muslim yang berada di Jerman yang merupakan kelompok minoritas agama di negara tersebut. Sehingga dengan diperbolehkannya adzan, maka menurut Reker hal tersebut akan menjadi suatu tanda hormat bagi umat muslim Jerman.