Kasus Positif Covid-19 Omicron di Arab Saudi Meningkat

Ilustrasi Ilustrasi

Muslimahdaily - Kasus Covid-19 Omicron yang terkonfirmasi positif di Arab Saudi mengalami peningkatan yang sangat pesat. Dilaporkan bahwa lebih dari dua kali lipat kasus Omicron yang tercatat dalam sepekan ini.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Saudi, Dr. Mohammed Al-Abd Al-Aly mengatakan bahwa banyak negara yang telah menyaksikan lonjakan kasus Covid-19, termasuk Arab Saudi, melalui sebuah konferensi pers pada Minggu (26/12).

Dikutip dari Republika melalui Arab News, kasus Covid-19 baru yang terkonfirmasi oleh Kemenkes Saudi adalah 389 kasus dan terdapat satu kematian baru terkait Covid-19 tersebut, serta sebanyak 124 pasien lainnya telah sembuh dari Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Al-Aly pun mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran virus corona, seperti menggunakan masker, mencuci tangan, dan melakukan karantina mandiri bagi kelompok yang menunjukkan gejala Covid-19.

Tindak pencegahan ini juga meliputi penerimaan dosis vaksin yang penting untuk dilakukan bagi mereka yang belum mendapatkan vaksinasi dan penerimaan suntikan booster Covid-19.

Al-Aly juga menambahkan bahwa vaksinasi Covid-19 ini juga penting dan harus segera dilakukan bagi anak-anak yang memenuhi syarat untuk mendapatkan vaksinasi.

Sebelumnya, otoritas kesehatan Saudi telah mulai memberikan vaksin Covid-19 kepada anak-anak yang berusia 5 sampai 11 tahun. Vaksin ini diprioritaskan diberikan kepada anak-anak yang dianggap rentan dan berisiko tinggi tertular virus corona. Diketahui bahwa Kemenkes Saudi sudah memiliki 587 pusat vaksin di seluruh Kerajaan.

Pada konferensi pers tersebut, Juru Bicara Kementerian Perdagangan Saudi, Abdulrahman Al-Hussain juga menyampaikan langkah-langkah yang diperlukan dari bisnis komersial untuk membantu mengatasi dan mengendalikan penyebaran Covid-19 tersebut.

Langkah-langkah tersebut, seperti menerapkan pemindaian barcode oleh para pelanggan melalui aplikasi Tawakkalna yang disetujui oleh pemerintah sebelum memasuki sebuah tempat usaha dan memeriksa status vaksinasi para pelanggan melalui aplikasi tersebut.

Aplikasi Tawakkalna ini telah diluncurkan sejak tahun lalu yang berfungsi untuk membantu melacak infeksi Covid-19.