Masya Allah, Pasutri di Kolaka Memiliki 16 Anak Penghafal Al-Quran

Ilustrasi Ilustrasi ( Foto : Detikcom )

Muslimahdaily - Pasangan suami istri di Desa Katoi, Kecamatan Katoin, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Utara, saat ini tengah menyita perhatian publik. Pasalnya, mereka diketahui memiliki 16 orang anak kandung dan semua anaknya merupakan penghapal Qur’an.

Kamaruddin (56) beserta sang istri, Najrah Rasyid (48) berhasil menghantarkan putra putrinya untuk mengenyam pendidikan yang berkualitas, baik pendidikan formal maupun pendidikan agama. Diketahui anak tertua mereka telah mendapatkan gelar sarjana pada 2020 lalu, sementara anak kedua hingga kelima masih berada di bangku kuliah, demikian dengan anak keenam hingga terakhir yang merupakan seorang pelajar SD hingga SMA.

“Alhamdulillah semua sudah sekolah dari yang kecil sudah SD sampai yang tua sudah lulus uliah. Mereka juga hafal alquran, ada yang sampai 30 juz,” ucap Kamaruddin kepada detikcom, Selasa (8/3/2022).

Kamaruddin yang merupakan seorang aparatur sipil negara (ASN) pemerintahan Kolaka Utara dan sehari-harinya berprofesi sebagai seorang guru SD Negeri 1 Katoi merasa sangat bersyukur karena dapat memberikan pendidikan terbaik untuk 16 anaknya.

“Anak-anak yang kuliah semua gratis SPP dan penginapan, Alhamdulillah mereka dapat beasiswa untuk kuliah,” ujarnya melansir detiksulses.

Bahkan, anak pasangan Kamaruddin dan Najrah disebut-sebut sebagai siswa siswi berprestasi. Semua anaknya pun berhasil memperoleh beasiswa dari berbagai sumber.

Kamaruddin juga merasa bangga karena anak-anaknya tetap mendapat pendidikan agama yang baik, yaitu dapat menghafal Al-Quran. Diketahui beberapa anaknya bahkan berhasil menghafal Al-Quran hingga 30 juz.

“Saya masukkan anak-anakku di pesantren penghafal Al-Quran. Anak pertama, kedua, dan ketiga mereka 30 juz, ada 15 juz ada yang 10 juz, 5 juz,” jelas Kamaruddin pada laman detikcom.

Kamaruddin juga memaparkan bahwa cita-cita mulia anaknya penghafal Al-Quran turun dari sang istri. Ia mengatakan bahwa istrinya, Najrah Rasyid merupakan lulusan pesantren. Namun, saat Najrah masih belajar di pondok pesantren, sang istri belum berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qurannya. Karena itulah Najrah mengidamkan anak-anaknya kelak dapat menjadi pengahapl Quran.

“Istri saya anak pesantren, dulu dia sibuk urus keluarga ustadzahnya, makanya dia tidak bisa selesaikan. Dia langsung berdoa agar anak-anaknya bisa jadi hafidz,” papar Kamaruddin kepada detiksulsel.

Leave a Comment