Rencana Jahat Iblis sebelum kelahiran Nabi Muhammad

Ilustrasi Ilustrasi

Muslimahdaily - Pada 12 Rabiul Awal Tahun Gajah ( 20 April 571 Masehi ) atau bertepatan dengan kelaharin Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wassalam dipenuhi dengan kejadian yang istimewa dan menakjubkan. Dibalik kejadian-kejadian menakjubkan ternyata ada kisah iblis yang ingin mencuri kabar berita dari langit ke tujuh.

Pusat Fatwa Dar Al Ifta Mesir menjelaskan, bahwa iblis berusaha menembus pintu langit ketujuh untuk mencuri kabar berita terbaru dari langit untuk dijadikan sebagai dasar penyesatan umat manusia. Namun usaha mereka gagal untuk menembusnya.

Iblis pun berteriak memanggil rekan-rekannya yang lain agar segera berkumpul. Lalu para iblis bertanya, “Ada apa, apa yang membuat kamu ketakutan?” Lalu iblis itu menjawab,

“Celakalah kalian, aku terus gagal menembus langit dan bumi dari semalam. Ada peristiwa besar yang telah terjadi di bumi sebagaimana apa yang terjadi saat Tuhan menciptakan (Nabi) Isa, putra Maryam. Maka pergilah dan lihat apa yang terjadi.”

Para setan akhirnya berpencar untuk mencari dan memastikan hal sedang terjadi di bumi. Kemudian mereka kembali tanpa membawa satupun petunjuk dari informasi di bumi, dan berkata, “Kami tidak menemukan apa-apa.”

Karena tidak mendapatkan infomasi apapun, Iblis akhirnya turun ke bumi untuk mencari tahu apa yang sebenarnya sedang terjadi, ia mengelilingi bumi hingga sampailah pada Al-Haram, tempat suci yang dikelilingi malaikat.

Iblis kembali berusaha untuk masuk, namun ia tetap tidak berhasil. Tidak berhenti, ia berubah menjadi burung kutilang, hingga akhirnya berhasil masuk dan menemui Jibril,

“Apa yang sedang terjadi di bumi ini?,” tanya iblis,

“Muhammad lahir,” jawab Jibril.

“Apakah saya dapat bagian di dalamnya?” tanya iblis lagi.

“Tentu tidak” jawab Jibril.

Iblis yang memiliki rencana jahat akan melancarkan serangan tapi pada akhirnya ia harus menerima hukuman dengan dikurung selama 40 hari dan tahtanya di tenggelamkan juga selama 40 hari. Bahkan, semua patung berhala menjerit-jerit. Mereka mendengar suara, yaitu

“Wahai keluarga Quraisy, kabar gembira telah datang kepada kalian. Pemberi peringatan telah datang. Ia bersama kemuliaan abadi dan merupakan penutup para nabi dan rasul…”