Kisah Bilal Bin Rabah, Masuk Surga Karena Gemar Menjaga Wudhu

Ilustrasi Ilustrasi

Muslimahdaily - Bilal bin Rabah merupakan seorang budak yang terkenal dengan keimanan dan ketauhidannya. Dalam sejarah islam sendiri, Ia dikenal sebagai seseorang yang pertama kali mengumandangkan azan. Meskipun dulunya ia menganut agama nenek moyangnya yang menyembah berhala, namun ketika ia mendengar bahwa Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wassalam membawa ajaran islam, ia pun merasa kagum terhadap ajaran tersebut. Sampai akhirnya ia berkesempatan untuk menjumpai Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam.

Saat bertemu dengan Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam, Bilal pun menyatakan dirinya untuk masuk kedalam islam. Sehingga Bilal bin Rabah termasuk kedalam golongan orang yang pertama kali masuk dan memeluk agama islam(Assabiqunal Awwalun).

Seiring dengan berjalannya waktu Bilal memeluk islam, dirinya sangat menjaga keimanannya dan kebersihannya. Dalam suatu hadis dari Abu Buraidah, pada suatu pagi hari Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam memanggil Bilal untuk menanyakan suatu hal yang tak terduga. Nabi pun bertanya mangapa Bilal mendahului Nabi untuk masuk surga. Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam mengatakan ini, karena beliau mendengar suara sandal Bilal di hadapannya ketika memasuki surga.

“Wahai Bilal, mengapa engkau mendahuluiku masuk surga? Aku tidaklah masuk surga sama sekali melainkan aku mendengar suara sandalmu di hadapanku. Aku memasuki surga di malam hari dan aku dengar suara sandalmu di hadapanku.” , ucap Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam kepada bilal.

Lalu Bilal bin Rabah pun menjawab pertanyaan Rasulullah tersebut. Ia mengatakan bahwa dirinya tidak pernah sedikitpun untuk meninggalkan shalat dua rakaat. Selain itu, setiap dia merasa bahwa dirinya berhadas, maka ia akan berwudhu yang kemudian akan membebankan dirinya untuk melaksanakan shalat dua rakaat tersebut.

“Wahai Rasulullah, aku biasa tidak meninggalkan shalat dua rakaat sedikitpun. Setiap kali aku berhadas, aku lantas berwudhu dan aku membebani diriku dengan shalat dua rakaat setelah itu.” (HR. Tirmidzi dan Ahmad), jawab Bilal bin Rabah kepada Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam.

Dari kisah dalam hadis diatas, bisa diambil kesimpulan bahwa ternyata amalan untuk berwudhu tidaklah main-main. Karena dengan menjaga diri dari hadas dengan berwudhu, seseorang pun bisa masuk kedalam surga.

Dan hal ini telah membawa Bilal bin Rabah untuk masuk surga. Menurut beberapa sumber, setiap kali Bilal bin Rabah batal, ia akan langsung berwudhu. Bilal bin Rabah merupakan seseorang yang sangat menjaga kebersihan dan wudhu nya. Dalam hadis Riwayat lainnya, jika seseorang berwudhu semasa hidupnya maka niscaya pada hari kiamat kondisi wajah hingga kakinya akan bercahaya.

Dalam hadis tersebut dikatakan, “Sejatinya umatku pada hari kiamat akan datang dalam kondisi wajah dan ujung-ujung tangan dan kakinya bercahaya yang menjadi pertanda bahwa mereka berwudu semasa hidupnya di dunia.” (HR. Bukhari dan Muslim).