Hitam Manis, Bidadari Impian Umar bin Khattab

Ilustrasi Ilustrasi

Muslimahdaily - Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu merupakan salah satu sahabat Rasulullah yang mendapatkan jaminan masuk syurga. Ia bukan bagian orang-orang yang pertama masuk Islam, bahkan Umar bin Khattab masuk Islam atas do’a Rasulullah. Tatkala hidayah Allah menyentuh hatinya dengan mendengarkan lantunan ayat suci Al-Qur’an, ia pun tak pernah ingkar dari apa yang diperintahkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasulullah. Senantiasa melakukan amar ma’ruf dan nahi mungkar.

Umar bin Khattab memiliki kedudukan yang tinggi di kaum Quraisy sehingga keislamannya turut membawa serta orang-orang quraisy pada saat itu. Umar dianugrahi hati yang keras, tetapi luluh tatkala mengingat masa jahilyahnya, masa yang kerap membuatnya meneteskan air mata. Keras hatinya selalu tertuju pada kemungkaran, dan hal inilah yang membuat setan takut dan lari terbirit-birit jika melihat Umar bin Khattab.

Pada suatu hari, Rasulullah bercerita mengenai pedihnya neraka dan nikmatnya surga, Rasulullah bercerita tentang bidadari-bidadari yang ada di surga kepada para sahabat. Adapun peristiwa yang menunjukan Rasulullah melihat surga dan neraka dikisahkan dari Isra Mi’raj.

Dalam kisahnya, Rasulullah melihat para bidadari yang sedang bergembira, sedang di antara bidadari itu ada yang terduduk malu. Rasulullah pun bertanya kepada Jibril ‘Allaihissalam, “Wahai Jibril, mengapa bidadari siapakah itu?” Jibril pun menjawab, “Bidadari itu adalah diperuntukkan bagi sahabatmu Umar radhiyallahu ‘anhu".

Dari kisah Rasulullah tentang keberadaan para bidadari di surga, Umar pun memilki impian bahwa kelak ia ingin mendapatkan bidadari surga yang memiliki kulit hitam manis, dahinya tinggi, bahagian atas matanya berwarna merah dan bahagian bawahnya berwarna biru serta memiliki sifat sangat pemalu.

Tak ada yang mempu menghalangi kuasa Allah. Atas ketakwaan Umar bin Khattab mampu menemukan bidadari impiannya di surga sebagai nikmat dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.