Awalnya Penasaran, Wanita Ateis Ini Masuk Islam

Ilustrasi Ilustrasi (Foto : Balqis/Muslimahdaily.com)

Muslimahdaily - Karen Meek, wanita ateis ini terkejut ketika tunangannya mengatakan telah masuk Islam. Lima bulan sebelum pernikahannya, Karen sempat berfikir jika calon suaminya, Eric, jadi korban pencucian otak.

Karen melihat perubahan besar terjadi pada Eric setelah masuk Islam. Tiba-tiba Eric berhenti minum alkohol, makan daging babi, dan bahkan berdoa setiap harinya. Karena penasaran, Karen pun mulai mencari tahu tentang apa yang dipelajari suaminya.

Tanpa sepengetahuan Eric, Karen membaca semua buku dan menonton video milik suaminya agar berusaha mengerti keyakinannya itu. Tak pernah terpikirkan Karen untuk bisa setertarik itu terhadap Islam.

Karen Meek lahir sebagai seorang ateis, tidak percaya pada Tuhan. Selama ini ia berpikir agama adalah sesuatu yang lucu dan menggelikan. Karen tidak peduli bagaimana ia dan alam ini diciptakan. Namun saat mempelajari Islam, Karen mengaku ada logika dalam Islam yang tidak bisa ia tolak.

Berangkat dari seorang ateis, Karen mengaku lebih mudah menerima Islam dibanding mereka yang memiliki keyakinan lain sebelumnya. Setelah menikah, untuk pertama kalinya, Karen melakukan sholat saat suaminya berangkat kerja. Ia belajar gerakan-gerakan tersebut dari buku dan mempraktikannya tanpa memberitahu Eric.

"Sampai saat itu, aku melakukan semuanya secara rahasia, tanpa memberitahunya. Aku tak ingin masuk Islam hanya karena apa yang ia lakukan. Aku ingin mengungkapkannya dengan caraku sendiri," ungkap Karen dilansir Muslimconverts.com.

Setelah mengungkapkannya, pasangan suami istri ini pun belajar Al-qur'an pada rekan muslim lainnya. Saat itu pulalah, Karen mulai berani untuk menemui kedua orang tuanya sebagai seorang muslimah.

Karen mengejutkan keluarganya karena datang dengan gaun panjang serta hijab penutup kepala. Ayahnya menolak dan membuatnya seperti orang asing. Begitu pun ibu Karen yang menyesali rambut cantik anaknya harus ditutupi dengan hijab.

Wanita ini pun menunjukkan cara-cara lembut agar kedua orang tuanya bisa menerima keyakinan yang ia peluk saat itu. Selama beberapa bulan, Karena hanya pakai hijab ketika pergi ke tempat di mana tak ada seorang pun yang mengenalnya. Namun saat ini, Karen telah resmi mengenakan hijab setiap waktu, bahkan saat bekerja ke kantor.

"Dari yang tidak percaya menjadi percaya pada Tuhan, rasanya luar biasa. Islam membuka mataku terhadap banyak hal yang harus aku syukuri, terutama bahwa hidup adalah anugerah," tandas Karen Meek.