Setelah Mengunjungi Berbagai Negara Mayoritas Muslim, Ellie Quinn Akhirnya Bersyahadat

ellie queen ellie queen (foto:instagram.com/_equinn)

Muslimahdaily - Kisah menggapai hidayah kali ini datang dari seorang Youtuber asal Inggris yang mencintai traveling bernama Ellie Quinn. Selama 10 tahun, Ellie sudah melakukan perjalanan ke berbagai penjuru dunia, tetapi dirinya merasakan cinta pada pandangan pertama dengan negara Islam yang akhirnya mengantarkan dia untuk bersyahadat pada 23 Agustus 2020 lalu.

Ellie membagikan semua cerita perjalanan mualafnya lewat kanal Youtube-nya. Wanita asal Inggris itu tidak pernah menyangkan bahwa perjalanan yang selama ini ia tempuh akan membawa perubahan besar dalam hidupnya. Pada tahun 2004 dan 2005, Ellie ingat dirinya pernah mengunjungi Cappadocia, Bosnia, dan Indonesia.

Disanalah pertama kalinya Ellie mendengar lantunan adzan dan langsung jatuh cinta dengan panggilan tersebut. Bahkan ia mengaku seperti benar-benar terpanggil untuk ikut ke masjid.

Kehidupan Semasa Kecil

Tumbuh besar di Inggris, Ellie merasakan banyaknya pemberitaan dan opini negatif terhadap umat muslim. Maraknya Islamophobia juga semakin membuat pemikiran Ellie akan Islam semakin buruk.

Sewaktu kecil, Ellie sempat dibaptis dan ikut aktif ke gereja bersama ayahnya. Namun, kemudian dirinya tidak mengikuti ajaran Kristen dengan maksimal dan tidak mempelajari apapun juga hingga ia tumbuh menjadi dewasa.

Setelah itu, Ellie pun disibukkan dengan perjalanannya keliling dunia, ia tak lagi memikirkan tentang agama.

Perjalanan ke Pakistan, Awal Pembuka Hati Ellie Kepada Islam

Tetapi semua itu berubah saat Ellie mengunjungi Pakistan pada Oktober 2019 lalu. Disana Ellie dan temannya menyempatkan diri untuk mengunjungi salah satu masjid, yaitu Faisal Mosque tepatnya pada hari Jumat.

Pada hari itu baik Ellie dan temannya belum tahu bahwa setiap hari Jumat umat muslim melaksanakan shalat Jumat berjamaah. Maka saat masuk ke dalam masjid, Ellie terpisah dengan temannya yang laki-laki dan dibawa ke lantai atas masjid.

Awalnya Ellie sangat bingung karena tiba-tiba banyak sekumpulan laki-laki muslim masuk ke dalam masjid. Kemudian ia melihat temannya di bawah dan mendapat penjelasan bahwa hari itu akan diadakan shalat Jumat berjamaah.

Akhirnya, Ellie dan temannya menyaksikan laki-laki muslim melaksanakan shalat Jumat. Saat itu Ellie merasakan sesuatu yang aneh dalam hatinya. Dirinya sangat takjub bisa melihat shalat berjamaah secara langsung, karena selama hidup, Ellie tak pernah menyaksikan hal seperti ini. Dari sanalah Ellie memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke negara Islam lainnya.

Memperdalam Sejarah Islam di Saudi Arabia

Setelah Pakistan, Ellie pun mengunjungi Riyadh, Saudi Arabia. Ia mengaku sempat gugup karena banyak yang beranggapan negatif akan negara satu ini. Tapi rasa penasarannya lebih besar daripada rasa gugupnya kala itu.

Keputusan yang diambilnya ternyata memang tidak salah, Ellie langsung terkesima dan takjub dengan perasaan yang ia rasakan saat melihat langsung semua café dan toko tutup untuk melakukan ibadah shalat di masjid.

“Mereka melakukan hal ini lima kali dalam sehari, itu semua sangat luar biasa. Ini yang kemudian benar-benar membuka mataku mengenai Islam,” ungkap Ellie.

Tak cukup hanya di Riyadh, Ellie melanjutkan perjalanannya ke Madinah. Disini Ellie sempat terheran-heran, bagaimana bisa ia memiliki pikiran ingin pergi mengunjungi Madinah? barulah kemudian ia sadar, bahwa semua itu adalah jalan takdir dari Allah ta’ala.

Semua tanggapan dan pandangan Ellie terhadap Islam berubah total semenjak dirinya menginjakkan kaki di Madinah. Sejak saat itu, Yutuber asal Inggris ini bertekad untuk memperdalam agama Islam.

Di Madinah Ellie memanfaatkan waktunya dengan sangat baik, ia mempelajari sejarah Islam dan melihat dengan kedua matanya sendiri tentang bagaimana muslim dan muslimah berbondong-bondong melaksanakan shalat berjamaah di Masjid Nabawi.

“Ini semua sangat menenangkan hati saya,” ujar Ellie.

Menyusuri Pedalaman India

Di bulan Maret 2020, setelah menyelesaikan perjalanannya ke Saudi Arabia, Ellie meneruskannya ke India. Sebelumnya ia tidak tahu kalau India juga merupakan negara dengan populasi muslim yang besar. Karena ia hanya mempelajari soal Hindu, Buddha, dan Sikh saat di India.

Ellie bersama rombongannya mengunjungi Akbar’s Tomb yang berada di Agra. Disini ia mendapatkan pertanyaan penting dari pemandu wisatanya, “Apakah kalian tahu arti dari akbar sendiri itu apa?” Tentu Ellie dan teman-temannya tidak tahu.

Ketika mendapatkan jawaban bahwa akbar diambil dari Allahu Akbar yang memiliki makna Allah Maha Besar dan selalu diucapkan oleh umat muslim setiap saat, Ellie langsung merasa ada dorongan dalam hatinya dan semua hal tentang Islam yang selama ini selalu ia pikirkan menjadi masuk akal.

Pengetahuan kecil ini menimbulkan efek besar dalam dunia Ellie. Bahkan sesampainya di penginapan, ia langsung mengunduh Al-Quran di dalam telfon genggamnya. Tak hanya itu, Ellie juga langsung mencari berbagai video yang menjelaskan tentang tatacara melaksanakan ibadah shalat.

Mengambil Keputusan Besar Saat Menetap di Indonesia

Datanglah pandemi COVID-19 yang membuat Ellie harus pergi dari India. Ia pun memutuskan untuk menetap dan melakukan karantian di Gili, Indonesia. Selama 4 bulan disina, Ellie semakin ditunjukkan jalan terang menuju Islam. Salah satunya adalah lokasi penginapannya yang bersebrangan dengan masjid.

Berbagai pertanda yang telah ia rasakan mengarahkan dirinya untuk mencari berbagai video pembelajaran dari Youtube. Tentang hukum islam, aturan hijab, kedudukan perempuan dalam agama Islam, dan sebagainya. Ellie bahkan mendaftarkan dirinya di Yaqeen Institute dimana ia diberikan video selama 30 hari berturut-turut mengenai Islam. Semua pengetahuan baru yang Ellie dapatkan, dicatat dengan detail olehnya dalam jurnal.

Tidak terasa, bulan Ramadhan pun tiba. Ellie awalnya tidak yakin ingin menjalani puasa saat itu, karena dirinya masih di tahap belajar bahkan ibadah shalatnya saja masih belum sempurna. Tapi kemudian hatinya berkata lain, ia yakin bahwa puasa menjadi salah satu pengalaman terbaik untuk merasakan menjadi seorang muslim.

Ellie akhirnya melaksanakan puasa makan, tapi tidak dengan minum karena ia masih merasa dirinya belum mampu. Disinilah Ellie paham mengapa semua teman muslimnya sangat mencintai bulan Ramadhan, karena Ellie pun juga merasakan hal yang sama.

Selama satu bulan, hatinya selalu dalam keadaan tenang dan nyaman. Bulan penuh suci ini juga mendorong Ellie untuk menyempurnakan pembelajaran ibadah shalatnya. Ia terus menerus memperbagus hafalan surat Al-Fatihah dan juga membaca Al-Quran setiap harinya hingga akhirnya khatam.

Kembali ke Kampung Halaman

Sepulangnya dari Indonesia, hatinya semakin yakin untuk memeluk Islam dan melakukan syahadat. Tetapi masih ada secuil keraguan yang berbekas di hatinya.

“Saya takut bahwa saya hanya terpengaruh suasana Islami di Indonesia yang memang sangat kental. Dan juga saya sempat ragu apakah saya bisa mengikuti dan mengaplikasikan semua ajaran Islam ke dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Ellie.

Tetapi sesampainya Ellie di Inggris, ia bertekad merubah pola pikirnya. Karena sebenarnya, secara tidak sadar dia sudah mempraktekkan semua ajaran Islam selayaknya muslim saat melakukan perjalanan ke berbagai negara Islam.

Ellie pun membaca buku yang dapat meyakinkannya akan jalan ini, yang berjudul Reclaim Your Heart. Setelah menyelesaikan buku tersebut, akhirnya ia merasa yakin dan keinginannya semakin kuat untuk memeluk agama perdamaian ini.

Tepat di tanggal 23 Agustus 2020 lalu, Ellie mengucap dua kalimat syahadat dan menjalankan shalat berjamaah pertama kali di London Central Mosque.

Masya Allah, sungguh besar kuasa Allah. Tidak ada yang tahu kapan dan dimana Allah akan memberikan jalan kebenaran kepada kita manusia yang diciptakannya.

Last modified on Jumat, 23 Oktober 2020 21:08

Leave a Comment